Yes I Want You

Yes I Want You
Cinta Ema


__ADS_3

Siang hari yang lumayan terik itu Dara menuju ke dapur untuk membuat minuman dingin untuk dirinya dan Karl,tentu saja disana ada Ema yang sedang menyiapkan makan siang.Dara jadi teringat dengan kata-kata Karl tadi pagi tentang perasaan Jhon pada Ema.


"Hai Ema....


"Hai Dara,kau butuh sesuatu.


"Ya...udara lumayan panas jadi aku ingin minuman dingin,tapi tak apa kau lanjutkan saja pekerjaanmu aku akan membuatnya sendiri.


Sambil mengeluarkan buah-buahan Dari kulkas Dara memikirkan cara agar dapat informasi tentang kehidupan percintaan Ema.Akhirnya Dara memutuskan untuk membicarakan dirinya dulu untuk memulai pembicaraan baru bertanya tentang Ema.


"Ema sejujurnya aku merasa lega telah berbaikan dengan Karl,aku merasa senang.


"Bukan hanya kau yang merasa lega Dara,tapi semua orang disini juga merasakan hal yang sama.


Kami semua bergembira sekarang melihat kau dan tuan muda akur kembali.Kami semua menyayangi kalian berdua.


Kata Ema dengan senyumnya yang merekah.


"Benarkah, terimakasih ya kalian sudah menyayangiku.Aku sempat berfikir kalau aku hanya sendirian disini,tapi ternyata aku memiliki kalian juga.


"Jangan pernah merasa sendiri Dara,kami semua ada bersamamu.Rumah ini terasa mati saat kalian berdua sama-sama sedang bersedih kemarin.


mereka berdua saling menatap dan tersenyum.


"Oh ya Ema selama ini kau selalu mendengarkan semua curhatan ku,tapi kenapa kau tidak pernah bercerita denganku,kau kan sahabatku aku juga ingin berguna untukmu.


"Hmmm aku baik-baik saja Dara.


Kata Ema ragu-ragu seperti menimbang-nimbang akan bercerita atau tidak.


"Apa.....kau tidak punya orang yang kau sukai diluar sana?


"Aku jarang sekali keluar mansion Dara, bagaimana aku bisa menyukai orang lain diluar sana.


"Oh....Jadi orang yang kau sukai ada di mansion ini?


Dara berusaha menjebak Ema dengan kata-katanya.

__ADS_1


"Aku....


"tidak...kau ini berkata apa sih?


Hampir saja Ema keceplosan,lalu dia buru-buru memalingkan wajahnya karena malu.


"Jadi kau belum cukup percaya padaku ya,makanya kau tidak mau bercerita.


Kata Dara dengan nada merajuk.


"Bukan begitu Dara hanya saja aku.....


Ema masih mempertimbangkan untuk bercerita


"Aku tidak punya cerita apa-apa.


Akhirnya Ema memutuskan untuk memendam lagi curahan hatinya yang sebenarnya ingin sekali dia katakan pada Dara tapi Ema merasa ini tidak pantas.


"Baiklah Ema,kapanpun kau ingin menceritakan sesuatu aku akan selalu siap mendengar mu.


Kata Dara kemudian pergi meninggalkan dapur dengan membawa 2 mangkuk es buah yang baru saja dia buat.


Teriak Ema saat dia sadar Dara sudah membuat sesuatu yang belum pernah dia temui sebelumnya.


(Es buah Indonesia sekali...)


Dara kemudian menuju ke ruang kerja Karl,meskipun dia tidak ke kantor tapi dia tetap memantau urusan pekerjaannya dari rumah.


"Sayang.....aku membuatkan sesuatu untukmu.Ah...untukku juga sih.


"kau membuat apa?


"ini namanya Es buah.


"Es buah....apa itu?


"Sudah nikmati saja nanti kau juga mengeri,malas aku menjelaskan.

__ADS_1


Karl kemudian menikmati es buah buatan Dara,terasa sangat segar dan nikmat sangat cocok dinikmati dihari yang sedang panas seperti ini, terlebih Dara membuatnya tidak terlalu manis,sangat cocok dengan selera Karl.


"Oh ya sayang aku tadi berbicara dengan Ema.


"Lalu....?


"Dia seperti ingin mengatakan sesuatu tapi masih ragu.


"Memangnya kau bertanya apa?


"Ya aku bertanya tentang apakah dia punya seseorang yang dia sukai.


"Sejak kejadian tragis Ema bertahun-tahun yang lalu itu,dia memang jadi lebih pendiam,padahal dulu dia seorang gadis yang ceria,dia dulu mudah percaya dan mudah bercerita.Mungkin kejadian itu membuatnya trauma.


"Kau berkata seperti itu seperti aku tau saja kejadian tragis yang pernah dialami Ema.


"Ema sudah menceritakan padamu kan waktu kau mogok makan dulu.


"Hah.... bagaimana kau tau?


"Kau tidak sadar ya kalau dikamar kita ada CCTV ?


"Oh.... jadi kau selama ini selalu mengawasi ku ya.


"Tentu saja,aku juga tau kau suka menari-nari tidak jelas dan menyanyi lagu India.


Kata Karl sambil menahan tawanya.


Dara yang merasa malu kemudian mendekat dan berusaha mencubit pinggang Karl,tapi Karl malah menarik tubuh Dara mengakibatkan dara terduduk diatas pangkuan Karl.


"Sekarang kau menggodaku ya....jadi jangan salahkan aku kalau aku bertingkah....


"Ah.... aku mau ke dapur bantu Ema memasak.


Karl kemudian menekan satu tombol dibawah meja kerjanya,pintu dan jendela otomatis terkunci dari dalam.Dara hanya bisa tersenyum dan pasrah dengan tingkah Karl,karena sejujurnya Dara menikmatinya juga.


Disisi lain di mansion Karl,Ema yang telah selesai dengan pekerjaannya sedang duduk di ranjang kamarnya,memegangi buku diary miliknya sendiri sambil memegangi foto seorang remaja laki-laki yang terlihat sangat ceria sedang bermain basket,setelah tersenyum kemudian Ema mendekap erat foto itu.Setelah puas mendekapnya Ema kemudian mengecup foto itu kemudian berkata

__ADS_1


"I LOVE YOU.


__ADS_2