
Karena ini juga masih hari minggu jadi Karl juga masih tidak pergi bekerja.Karl ingin menghabiskan waktunya bersenang-senang bersama Dara hari ini.
"Hei..kau bilang kemarin kau tidak menikmati kencan kita.Bagaimana kalau aku mengajakmu berkencan lagi,apa kau mau?
"Hmmm tapi saya tidak mau kencan ala konglomerat seperti kemarin sama sekali tidak seru.
"Kadi kau mau yang bagaimana.
"Biar saya yang atur,oke
"Tidak perlu menyiapkan apapun cukup berpakaian se casual mungkin.Kita kencan ala rakyat jelata oke.
"Yah... terserah kau saja.
*haha ku tunjukkan padamu serunya kencan kaum ekonomi lemah.Dara
setelah mereka bersiap
Dara berdandan sangat santai dengan blouse putih sedikit longgar,dan celana jeans navy dengan sobekan di lutut sebelah kanan,rambut diikat atas namun longgar.Sepatu sneaker putih dan ransel kecil warna hitam.
Sedangkan Karl mengenakan kemeja biru muda dan celana bahan warna putih.
"Hmmm tuan apa tuan tidak punya baju yang lebih santai dari ini?
"Memangnya kita mau kemana?
"Jalan-jalan santai,punya kan baju yang lebih santai?
"Iya ada,tapi sudah lama aku tidak memakainya.
Lalu Karl mengganti pakaiannya seperti yang diinginkan Dara.Karl memang inggin membuat Dara senang hari ini.Makanya dia menuruti saja apa yang Dara katakan.
Setelah ganti pakaian.
Karl memakai celana jeans warna hitam,kaos putih polos,topi putih dengan tulisan merah dibagian depan,dan sepatu kets putih.Dan akhirnya mereka terlihat serasi.
"Bagaimana dengan ini.kau suka?
"Iyaa bagus anda terlihat lebih santai,persis seperti yang saya harapkan.
__ADS_1
"Ayo kita berangkat sekarang..
"Tunggu Jhon belum datang.
"Apa...memangnya dia akan ikut?Yang namanya kencan itu ya berdua,kenapa dia harus ikut?
"Lagipula kenapa dia harus ikut kemanapun anda pergi sih?
"Kau tau pekerjaan ku,aku punya banyak musuh.Akan sangat berbahaya kalau aku keluar sendirian.
"hah... yasudah....yasudah...
Dara tidak tau saja kemanapun mereka pergi ada sekelompok pengawal yang diam-diam mengikuti.
"Anda jangan khawatir nona,anda bahkan tidak akan menyadari keberadaan saya hari ini.
Jhon tiba-tiba datang seperti hantu.
Mengenakan celana jeans, Hoodie warna hitam,dan sepatu sneaker warna merah navy.
"Bagaimana mungkin tidak menyadari keberadaan mu,kau sebesar itu.
"Sudah berhenti berdebat,kita berangkat sekarang.
"Ehh siapa bilang kita akan naik mobil.
"Lalu kita akan benar-benar berjalan kaki maksudmu?
"Hmmm saya melihat ada banyak motor di garasi belakang dekat asrama pelayan.Kita bisa menggunakannya.
"Tidak....kita tidak akan menggunakan motor.
Karl langsung saja menolak dengan keras.
"Ayolah saya sudah lama tidak naik motor.Saya bisa mengendarainya sendiri kalau tuan tidak mau membonceng saya.
"Apalagi kalau kau mau mengendarainya sendiri.Sudah pasti ku larang.
"Ya sudah kita pergi naik bus saja.
__ADS_1
"Apa..kau sudah gila ya mengajakku pergi naik bus?
"Ini kencan ala kaum kasta rendah tuan.
"Iyaa...iyaa...oke.Tapi jangan panggil aku tuan.Panggil aku seperti kemarin saja.
"Ah.... iya sayangku....
"Memang kita mau kemana sih.
Dara lalu menunjukkan foto sebuah foto pasar raya,yang Karl sendiri tidak tau kalau tempat seperti itu ada di kota tempat dia tinggal.
"Kau tau darimana ada tempat seperti ini.
"Meskipun handphoneku tidak sebagus milikmu tapi aplikasi google aku punya kok.
Ucap Dara sambil menjulurkan lidahnya.
*Ah.... menggemaskan sekali...aku ingin memakan mu sekarang...Karl
*Tunggu dulu,apa pasar raya??,Naik bus kota??Tuan anda sungguh turun level karena gadis ini.Kenapa anda menurut saja.Siapa yang kelinci sekarang.Jhon
Mereka berjalan menuju halte bus terdekat,yang tetap saja agak jauh.Tapi Karl sangat menikmati karena Dara terlihat sangat senang,dia bercerita tentang banyak hal.Cerita-cerita receh tapi Karl merasa justru itulah yang membuat mereka semakin dekat.
Sedangkan Jhon berjalan sendiri dibelakang mereka,berjarak sekitar 20 meter jadi tidak terlalu terasa jika mereka sedang diikuti.
*Ah... sialan dua hari ini aku seperti sedang mengawal remaja yang sedang jatuh cinta.Dan aku seperti orang bodoh sekarang berjalan sendirian seperti ini.Jhon
Sampai tiba di halte bus.
Karl melihat sekelompok orang yang dia kenali,semuanya lebih dari 10 orang.Berpakaian santai seperti dirinya.rupanya mereka adalah para pengawal Karl yang memang bertugas mengawal kemanapun Karl pergi.Semenjak kejadian penyerangan waktu itu,pengawalan untuk Karl memang lebih diperketat.
Dara tidak menyadari kalau semua orang dihalte ini saling kenal.
"Wah hari ini ramai sekali haltenya.
"Ini hari Minggu jadi kurasa banyak orang yang ingin bepergian juga.
Saat bus telah sampai dihalte Dara memilih duduk di bangku tengah,dan Karl duduk disampingnya.Karl menyilang kan tangannya melewati belakang punggung Dara,seperti sepasang kekasih mereka bercanda sepanjang perjalanan.
__ADS_1
Bus telah sampai dihalte dekat pasar raya.Karl dan Dara berjalan beriringan,memasuki area pasar raya suasana cukup ramai,Karl yang tidak pernah pergi ke pasar raya awalnya pesimis kalau ini akan jadi menyenangkan.Berbeda dengan Karl, Dara sudah terlihat sangat bersemangat sekarang.Dara menggandeng tangan Karl,sambil tersenyum Dara berkata.
"Ayo aku jamin ini akan jadi sangat menyenangkan.