
axel mengalihkan tatapan nya kearah nisa
deg!!
nisa semakin ketar ketir di buatnya
keringat dingin bercucuran saking takutnya
axel menggetakkan leher nya lalu berjalan kearah nisa
"stop!!! "stella menghadang axel"mau ngapain?! "tanya nya,tatapan tajam axel tidak membuat stella takut sedikitpun
"minggir!"suruh axel
stella tetap kekeh berdiri dihadapan axel"jangan apa apakan mereka!! "serunya
karna kesal axel langsung mengangkat tangan nya ingin menampar stella
"aa!! "stella langsung menutup wajah nya menggunakan kedua tangannya
"eh tapi kok gue nggak kenapa napa?! "tanya nya dalam hati
perlahan stella membuka matanya,stella melongo melihat apa yang terjadi
ars mencekal tangan axel. kedua nya saling melempar tatapan tajam
brak!!!
axel terpental membentur lemari kaca hingga membuat kacanya hancur
"ahh!! "eluh axel
semuq orqng dibuat terkejut olrh dltindakan yang dilakukan oleh ars
"beraninya kamu!! "teriak ars marah
"hehe! "axel bangun sambil terkekeh"ah ternyata sakit juga! "axel mencabut kaca yang menancap di pipinya
"kenapa tidak boleh?! bukan kah seharusnya kita membunuh para manusia yang mengetahui identitas kita?? harusnya identitas kita itu tersembunyi!!! bukannya malah jadi konsumsi publik"tekan axel
"ya seharus nya memang begitu! tapi apa gunanya kitq hidup lama kalau kita tidak punya keluarga dan teman?! "tanya ars"bukankah akan sangat membosankan jika jika kita mengikuti tradisi leluhur kita?! "lanjutnya
axel terdiam...
"aku minta maaf atas semua yang terjadi kepada om bimo, arsy dan arvin! aku juga minta maaf karna kebodohan rayhan mereka semua jadi musnah! tapi tolong jangan terlalu sensitif! tidak masalah jika kamu menyukai wanita lain! arsy adikku juga sudah tidak ada"ujar ars,matanya berair menahan sedih
__ADS_1
kepergian raihan membuat ars sangat terpukul
ars berjongkok sambil menutup wajahnya"maafkan papap nak! "ucapnya pelan
axel terdiam...
"aish!! "umpatnya,lalu axel pergi dari sana
geby mendekati ars"em ars! "panggilnya
ars langsung menengadah untuk melihat siapa yang memanggil nya
air mata mengalir di pipi ars
"eh! "geby langsung menyeka air mata di pipi ars
"bangun! "geby menarik ars tangan ars
"kenapa aku harus kehilangan semua yang ku sayang?!! mereka semua satu persatu meninggalkan ku!! seharusnya azka tidak membangkitkan ku lagi! harusnya dia membiarkanku mati bersama mereka!! "ucap ars sambil terisak, beban di hati ars begitu berat
geby langsung menarik ars kedalam pelukannya"siapa bilang kamu kehilangan semuanya? kan ada aku dan"geby menarik tangan ars dan menempelkan di perut
"kamu benar! aku masih punya kamu"ucapnya ars
geby hanya menjawab dengan anggukan
"oh my good!! "seru stella
tanpa mereka sadari dari arah dapur lyora membawa pisau di punggungnya, entah apa yang dia pikirkan
ars mendengar suara langkah kaki seseorang berjalan kearah ernest dan rachel
"ernest hati hati! "seru ars
ernest langsung menarik rachel dan melmpat kesisi lain
lyora yang sejak tadi sudah mengincar mereka berdua langsung Mencoba membunuh ernest dan rachel menggunakan pisau
clara mendorong lyora hingga membuat lyora tersungkur dilantai
"karna ajaran kamu sendiri anak kamu jadi hancur!! jangan menyalahkan orang lain atas kegagalan dan kematian nya karna dia pantas mendapatkan semua itu!! "seru clara, bibir clara bergetar saking emosionalnya
lyora bersusah payah bangun lalu berjalan mendekati clara"kalau aku tidak bisa membalas nya kepada mereka berdua maka saya akan membalasnya sama kamu!! "ucap lyora sambil tersenyum miring
tanpa clara sadari pisau sudah bersarang di perutnya
__ADS_1
"hahaha kita harus mati bersama! "seru lyora
deg!
clara melihat krarah perutnya
"mama!!! "teriak ernest
ernest langsung melesat dan mendorong lyora sehingga terpental membentur tembok
"ma!! "ernest menangkap tubuh clara
"mama nggak apa apa kok"jawab clara, clara bahkan masih bisa tersenyum
"mungkin sudah saat nya mama menyusul papa kamu! mama sangat bahagia di saat saat terakhir mama mama bisa berada di pelukan kamu! "ujar clara
"mama jangan banyak bicara! aku akan membawa mama kerumah sakit! mama akan sembuh seperti sedia kalah! "ucap ernest
"nggak perlu! "clara menolak untuk dibawa ke rumah sakit"mama sudah lelah nak! mama hanya mau berkumpul bersama papa dan kedua orang tua mama! kamu harus hidup dengan baik bersama rachel! jangan bertengkar"pesan clara untuk sang anak
ernest menangis sejadi jadinya"apa mama nggak sayang sama aku? kenapa mama mau ninggalin aku?! aku butuh mama!!!! "ucap ernest sambil disela tangisnya
clara tersenyum. tangan clara perlahan terangkat kemudian membelai pipi ernest"ma ma sayang ka mu! "setelah mengatakan itu tiab tiba tangan clara langsung melemas
"mama!!!! "teriak ernest saat melihat mata clara mulai menutup
ernest menoleh kearah azka"om tolong selamatin mama!! "pintanya
wajah azka muram"bukan saya tidak mau! yang pertama karna di tubuhnya hanya ada sedikit darah vampire jadi dia hanyalah manusia biasa,karna dia manusia biasa saya tidak bisa melanggar aturan yang sudah diberikan oleh pencipta mereka"jelas azka
"katakan saja om nggak mau membantu!! "ernest akhirnya marah
"kita dan mereka itu berbeda ernest !!! mereka manusia biasa sedangkan kita hanyalah setengahnya! kita ini ibarat kan berada antara ambang kehidupan dan kematian! kita manusia dan juga bagian dari iblis!! "seru azka marah"papa saya sudah menanggung konsekuensi atas perbuatannya yang membuat papa soni berubah menjadi vampire! jika mengubah manusia biasa menjadi vampire maka saya harus membayarnya dengan cara menukar kehidupan saya dengan kehidupan manusia itu barulah manusia itu bisa berubah menjadi vampire!"lanjutnya, azka begitu marah saat mendengar permintaan ernest
"kalau bisa maka aku sudah mengubah alya jadi vampire agar dia selalu bersama dengan ku, tapi apa gunanya kalau setelah itu aku mati? bukankah aku hanya akan membuat dia menderita karna kesepian?"dalam hati azka
ernest langsung terdiam..
"jangan berpikir untuk merubahnya menjadi vampire! kamu hanya akan membuat dia menderita karna setelah dia jadi vampire akmu akan mati dalam hitungan bulan"ujar azka
"bagaimana om azka bisa tau?!"tanya ernest dalam hati"tidak ku sangka kemampuan ku yidak berguna sama sekali! untuk menolong orang yang ku sayangi saja tidak bisa"gumamnya,ernest sangat kecewa pada dirinay sendiri
akhirnya ernest hanya bisa mengikhlaskan kepergian clara
"aku tidak mungkin mengatakan kalau ars bisa melakukan nya tapi ars harus mempelajari mantra yang pernah di kuasai oleh raja vampire terlebih dahulu, masalah nya aku saja tidak tahu apakah raja vampire pernah menyalin bacaan mantra itu kedalam buku atau tidak,jika tidak maka ars tidak akan bisa mempelajarinya"dalam hati azka
__ADS_1