
"ernest mana ernest !?"tanya rachel kepada haikal
"tu!! "haikal menunjuk menggunakan mulu
Ernest sedang menarik jack
"ayo pulang!"ucap ernest
"masuk! "ernest menyuruh jack masuk ke dalam mobil,dengan perasaan kesal jack langsung masuk ke dalam mobil
mereka semua pulang, hanya azka dan raihan yang tinggal di rumah naya
esok hari nya...
"kakak kamu mana dek?!"tanya azka kepada A fei
"kak naya tadi pergi ke warung"jawab A fei
salah satu warga berlari datang ke rumah
"dek! Naya di paksa fauzan pergi bersama dengannya"orang itu mengadu kepada A fei
"apa!! "A fei stok mendengar berita itu
"ayo kita cari"azka mengajak A fei
"tunggu! "raihan ikut mengejar
mereka semua pergi mengikuti orang tadi
"ini seperti nya tidak sesederhana itu"gumam azka
dia juga melihat orang yang menuntun mereka membawa senjata api rakitan di pinggang nya
sesampai nya di lokasi orang itu menyuruh azka,A fei dan raihan masuk kedalam
tanpa dia sadari tiba tiba raihan sudah berada di belakangnya
"ayo masuk! "raihan mencekal leher orang itu kemudian mengambil senjata api yang terselip di pinggangnya
mereka langsung masuk kedalam gudang itu
"mana naya?! "tanya azka l, ekspresi wajahnya yang datar membuat orang tadi merinding
*prok
prok
prok*
yudi dan beberapa anak buah nya keluar dari tempat persembunyian mereka
"cih!! "azka berdecih
surprise!!!
bukan nya mereka yang mengatakan surprise tapi malah raihan yang mengatakan nya
azka memperhatikan sekitarnya"itu dia! "azka menemukan ruangan tempat naya di sekap
"sepertinya kita akan mendapat mangsa baru dikampung ini!!"seru raihan
"mangsa?! "tanya A fei
raihan memutar matanya mendengar pertanyaan A fei
di ruangan tertutup naya berusaha melepaskan tali pengikat di tubuhnya
__ADS_1
"om azka!!! "teriak naya dalam hati karena mulutnya di tutup lakban
bukannya berhasil melepas kan diri naya justru malah pingsan karna kehabisan tenaga
"bawa dia pergi!!"azka berteriak kepada raihan
raihan mengangguk
"ayo! "raihan menarik A fei keluar dari tempat itu
"tapi kak nay! "A fei tidak ingin pergi tapi raihan memaksanya
"biar abang gue yang urus! "jawab raihan
di dalam sana azka menunjukkan seringaian tipisnya kemudian azka menunjukkan wujud vampire nha dihadapan semua orang disana
hanya dalam beberapa menit azka sudah berhasil menghabisi mereka,lalu azka dengan cepat berlari menuju ruang tertutup tempat naya disekap
setelah azka keluar bersama naya raihan langsung membakar tempat itu untuk menghilangkan jejak
A fei heran bagaimana bisa tubuh azka tidak terluka sedikitpun sedangkan lawannya terluka sangat parah
setibanya di rumah mereka tidak ada yang memberitahu ibu mereka
di kota...
rac
rachel memilih belajar di ponpes dengan cara di antar jemput oleh ernest,dia sudah tidak mau lagi tinggal bersama inayah dan adelia,ernest membeli sebuah rumah cukup besar untuk ditempati dirinya dan rachel,lokasi rumah mereka tidak jauh dari ponpes, itu ernest lakukan agar dia lebih mudah menjemput rachel saat malam
di ponpes...
rachel menangis dalam diam karna sejujurnya dia sangat merindukan umi nya
"aku akan bertahan sampai lulus,abi juga menginginkan hal yang sama"rachel bertekat untuk lulus sekolah pesantren, almarhum ustad faisal sangat ingin rachel menamatkan sekolah pesantren nya
setiap hari rachel harus bertahan disana karna adelia makin hari semakin semena mena, rachel tidak berani memberitahu ernest
sementara itu ernest disekolahnya..
"nest jalan yuk! "rayyan mengajak ernest jalan jalan
"lo ajak aja tu si cleo! "jawab ernest
"nggak seru kalau cuma dia"ucap rayyan
"sudah lo cari orang lain buat gabung"sahut ernest
Ernest sibuk dengan bukunya
"ernest tidak mau bermalas malasan lagi, karna nanti nya dia harus bekerja untuk menghidupi anak istrinya
sepulang dari sekolah ernest pulang kerumah,beres beres rumah,memasak untuk rachel saat malam ernest bru pergi ke ponpes dengan untuk menjemput sang istri
ernest menunggu rachel diluar gerbang karna rachel tidak mengizinkan dia masuk kedalam ponpes
jack sudah tidak bersekolah di ponpes lagi, dia memilih pergi ketempat lain karna sudah waktunya untuk serigala berhibernasi
sudah satu minggu ini ernest melihat setiap kali rachel keluar dari area ponpes dia selalu murung,setiap kali ditanya rachel pasti menjawab karna capek,karna pms dll
"ada apa sebenarnya?! "tanya ernest dalam hati
"aku akan mengetahui nya besok"ernest berencana menyelidiki esok hari
sesampai nya dirumah rachel mandi kemudian mereka berdua makan malam bersama, walaupun yang mereka berdua makan tidak sama akan terasa nikmat bila ada yang menemani
"masih nggak mau masih tau?! "tanya ernest
__ADS_1
rachel menggeleng...
Ernest menghela nafas panjang, kemudian pergi kek ruang TV
setelah ernest pergi rachel diam diam menangis
"sakit banget rasanya pura pura kuat"ucap nya pelan
setelah mencuci piring bekas makan rachel pergi ke kamar untuk menggosok baju
"umi! sebenarnya aku ini anak kandung umi apa bukan sih? kenapa umi nggak peduli sama perasaan ku? kenapa umi lebih peduli sama perempuan jahat itu?!! "ingi sekali rachel bertetiak namun dia tahan karna dia tidak mau ernest tahu
keesokan harinya ernest berpura pura mengantar rachel kemudian pergi ber sekolah seperti biasanya
tanpa sepengetahuan rachel ernest menyelinap masuk dengan cara menaiki pagar ponpes
tangan ernest terkepal kuat saat melihat rachel diperlakukan tidak adil oleh adelia
"oh jadi ini?! "ernest menggeram dalam hati
"bangsaaaattt!!!! "Ernest berlari kearah mereka
dalam sekejap adelia sudah berada dalam celengkraman ernest
"nest lepas!! "teriak rachel
semua orang termasuk inayah dan fajri juga datang untuk membujuk ernest
"kali ini aku tidak akan melepaskan ****** ini!"ucap ernest
ernest menatap wajah delia
"bukankah kamu menyukai?! "tanya ernest,perlahan ernest mendekatkan wajah nya kearah delia
"ernest jangan!!! "rachel sangat putus asa karna tidak bisa menghentikan ernest
taring ernest langsung menancap di leher adelia
akh!
suara delia tertahan bersama menurun kesadaran nya,kondisi halaman pesantren yang remang remang membuat penglihatan semua orang tidak terlalu jelas
setelah menghisap darah adelia hingga habis ernest langsung melepaskannya
tubuh delia tergeletak di tanah..
semua orang tercengang melihat nya
Ernest mengeluarkan pisau yang sebelum nya sudah dia siapkan
jangan!!!!!
semua orang berteriak namun tidak didengarkan oleh ernest
jleb!
Ernest menusuk di mana jantung adelia berada
yang di lakukan oleh ernest membuat semua orang syok
"gila lo ernest !!"teriak haikal
"gila?"ernest berdiri
"yang gila itu perempuan disebelah lo! "ucap ernest
tatapan semua orang mengarah ke inayah yang berada di sebelah haikal
__ADS_1
"dia yang gila! kematian delia juga karna dia! karna dia selalu nyakitin rachel!"ucap ernest
Ernest menjawabnya dengan sangat santai