(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 60 (S2)


__ADS_3

"ernest mana ernest !?"tanya rachel kepada haikal


"tu!! "haikal menunjuk menggunakan mulu


Ernest sedang menarik jack


"ayo pulang!"ucap ernest


"masuk! "ernest menyuruh jack masuk ke dalam mobil,dengan perasaan kesal jack langsung masuk ke dalam mobil


mereka semua pulang, hanya azka dan raihan yang tinggal di rumah naya


esok hari nya...


"kakak kamu mana dek?!"tanya azka kepada A fei


"kak naya tadi pergi ke warung"jawab A fei


salah satu warga berlari datang ke rumah


"dek! Naya di paksa fauzan pergi bersama dengannya"orang itu mengadu kepada A fei


"apa!! "A fei stok mendengar berita itu


"ayo kita cari"azka mengajak A fei


"tunggu! "raihan ikut mengejar


mereka semua pergi mengikuti orang tadi


"ini seperti nya tidak sesederhana itu"gumam azka


dia juga melihat orang yang menuntun mereka membawa senjata api rakitan di pinggang nya


sesampai nya di lokasi orang itu menyuruh azka,A fei dan raihan masuk kedalam


tanpa dia sadari tiba tiba raihan sudah berada di belakangnya


"ayo masuk! "raihan mencekal leher orang itu kemudian mengambil senjata api yang terselip di pinggangnya


mereka langsung masuk kedalam gudang itu


"mana naya?! "tanya azka l, ekspresi wajahnya yang datar membuat orang tadi merinding


*prok


prok


prok*


yudi dan beberapa anak buah nya keluar dari tempat persembunyian mereka


"cih!! "azka berdecih


surprise!!!


bukan nya mereka yang mengatakan surprise tapi malah raihan yang mengatakan nya


azka memperhatikan sekitarnya"itu dia! "azka menemukan ruangan tempat naya di sekap


"sepertinya kita akan mendapat mangsa baru dikampung ini!!"seru raihan


"mangsa?! "tanya A fei


raihan memutar matanya mendengar pertanyaan A fei


di ruangan tertutup naya berusaha melepaskan tali pengikat di tubuhnya

__ADS_1


"om azka!!! "teriak naya dalam hati karena mulutnya di tutup lakban


bukannya berhasil melepas kan diri naya justru malah pingsan karna kehabisan tenaga


"bawa dia pergi!!"azka berteriak kepada raihan


raihan mengangguk


"ayo! "raihan menarik A fei keluar dari tempat itu


"tapi kak nay! "A fei tidak ingin pergi tapi raihan memaksanya


"biar abang gue yang urus! "jawab raihan


di dalam sana azka menunjukkan seringaian tipisnya kemudian azka menunjukkan wujud vampire nha dihadapan semua orang disana


hanya dalam beberapa menit azka sudah berhasil menghabisi mereka,lalu azka dengan cepat berlari menuju ruang tertutup tempat naya disekap


setelah azka keluar bersama naya raihan langsung membakar tempat itu untuk menghilangkan jejak


A fei heran bagaimana bisa tubuh azka tidak terluka sedikitpun sedangkan lawannya terluka sangat parah


setibanya di rumah mereka tidak ada yang memberitahu ibu mereka


di kota...


rac


rachel memilih belajar di ponpes dengan cara di antar jemput oleh ernest,dia sudah tidak mau lagi tinggal bersama inayah dan adelia,ernest membeli sebuah rumah cukup besar untuk ditempati dirinya dan rachel,lokasi rumah mereka tidak jauh dari ponpes, itu ernest lakukan agar dia lebih mudah menjemput rachel saat malam


di ponpes...


rachel menangis dalam diam karna sejujurnya dia sangat merindukan umi nya


"aku akan bertahan sampai lulus,abi juga menginginkan hal yang sama"rachel bertekat untuk lulus sekolah pesantren, almarhum ustad faisal sangat ingin rachel menamatkan sekolah pesantren nya


setiap hari rachel harus bertahan disana karna adelia makin hari semakin semena mena, rachel tidak berani memberitahu ernest


sementara itu ernest disekolahnya..


"nest jalan yuk! "rayyan mengajak ernest jalan jalan


"lo ajak aja tu si cleo! "jawab ernest


"nggak seru kalau cuma dia"ucap rayyan


"sudah lo cari orang lain buat gabung"sahut ernest


Ernest sibuk dengan bukunya


"ernest tidak mau bermalas malasan lagi, karna nanti nya dia harus bekerja untuk menghidupi anak istrinya


sepulang dari sekolah ernest pulang kerumah,beres beres rumah,memasak untuk rachel saat malam ernest bru pergi ke ponpes dengan untuk menjemput sang istri


ernest menunggu rachel diluar gerbang karna rachel tidak mengizinkan dia masuk kedalam ponpes


jack sudah tidak bersekolah di ponpes lagi, dia memilih pergi ketempat lain karna sudah waktunya untuk serigala berhibernasi


sudah satu minggu ini ernest melihat setiap kali rachel keluar dari area ponpes dia selalu murung,setiap kali ditanya rachel pasti menjawab karna capek,karna pms dll


"ada apa sebenarnya?! "tanya ernest dalam hati


"aku akan mengetahui nya besok"ernest berencana menyelidiki esok hari


sesampai nya dirumah rachel mandi kemudian mereka berdua makan malam bersama, walaupun yang mereka berdua makan tidak sama akan terasa nikmat bila ada yang menemani


"masih nggak mau masih tau?! "tanya ernest

__ADS_1


rachel menggeleng...


Ernest menghela nafas panjang, kemudian pergi kek ruang TV


setelah ernest pergi rachel diam diam menangis


"sakit banget rasanya pura pura kuat"ucap nya pelan


setelah mencuci piring bekas makan rachel pergi ke kamar untuk menggosok baju


"umi! sebenarnya aku ini anak kandung umi apa bukan sih? kenapa umi nggak peduli sama perasaan ku? kenapa umi lebih peduli sama perempuan jahat itu?!! "ingi sekali rachel bertetiak namun dia tahan karna dia tidak mau ernest tahu


keesokan harinya ernest berpura pura mengantar rachel kemudian pergi ber sekolah seperti biasanya


tanpa sepengetahuan rachel ernest menyelinap masuk dengan cara menaiki pagar ponpes


tangan ernest terkepal kuat saat melihat rachel diperlakukan tidak adil oleh adelia


"oh jadi ini?! "ernest menggeram dalam hati


"bangsaaaattt!!!! "Ernest berlari kearah mereka


dalam sekejap adelia sudah berada dalam celengkraman ernest


"nest lepas!! "teriak rachel


semua orang termasuk inayah dan fajri juga datang untuk membujuk ernest


"kali ini aku tidak akan melepaskan ****** ini!"ucap ernest


ernest menatap wajah delia


"bukankah kamu menyukai?! "tanya ernest,perlahan ernest mendekatkan wajah nya kearah delia


"ernest jangan!!! "rachel sangat putus asa karna tidak bisa menghentikan ernest


taring ernest langsung menancap di leher adelia


akh!


suara delia tertahan bersama menurun kesadaran nya,kondisi halaman pesantren yang remang remang membuat penglihatan semua orang tidak terlalu jelas


setelah menghisap darah adelia hingga habis ernest langsung melepaskannya


tubuh delia tergeletak di tanah..


semua orang tercengang melihat nya


Ernest mengeluarkan pisau yang sebelum nya sudah dia siapkan


jangan!!!!!


semua orang berteriak namun tidak didengarkan oleh ernest


jleb!


Ernest menusuk di mana jantung adelia berada


yang di lakukan oleh ernest membuat semua orang syok


"gila lo ernest !!"teriak haikal


"gila?"ernest berdiri


"yang gila itu perempuan disebelah lo! "ucap ernest


tatapan semua orang mengarah ke inayah yang berada di sebelah haikal

__ADS_1


"dia yang gila! kematian delia juga karna dia! karna dia selalu nyakitin rachel!"ucap ernest


Ernest menjawabnya dengan sangat santai


__ADS_2