(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 51 (S2)


__ADS_3

"ampun om!"ucap ernest


bruk!


Azka menghempas tubuh ernest dan jack kelantai


rachel dkk langsung menutup mulut mereka


"aah!"eluh ernest sambil berusaha bangun


buk!


Raihan memukul jack hingga membuat jack tersungkur kelantai


"gue mau kesana!"ucap rachel


"jangan!"rayyan menahan rachel


"kami hanya ingin sedikit bersenang senang,kenapa kalian bersikap berlebihan!"ucap ernest marah,dia tidak mengerti kenapa azka begitu marah


"bersenang senang?"tanya azka,azka tidak habis pikir dengan pola pikit ernest,dia mendekat lalu kembali mencengkram leher ernest


"klan kita sudah hampir punah,aku tidak mau hanya karna kecerobohan kamu kita diburu oleh para manusia!"ucap azka dengan suara pelan sehingga tidak terdengar oleh rachel dkk


Azka melepas cengkraman tangannya


"lain kali jangan lakukan lagi!"azka memperingat kan ernest agar tidak berbuat hal yang sama lagi


"raihan!"panggil azka


Raihan langsung berhenti memukuli jack


Mereka berdua langsung pergi meninggalkan ernest dan jack yang masih tergeletak dilantai


"mereka pergi"ucap naya


Ernest dan jack berusaha bangun


*Uhuk!


Hhuek*!


Ernest memuntahkan Darah segar yang diminumnya tadi


"ah sakit banget!"ucap ernest sambil memegang dadanya


"woy lo kenapa masih tiduran disana?"tanya ernest kepada jack


"usus gue rasanya seperti remuk"jawab jack sambil berusaha bangun


"haha ini belum seberapa"ucap jack,padahal dia sudah sempoyongan akibat pukulan raihan tadi


"gue juga"sahut ernest


Uhuk!


Darah segar menyembur dari mulut ernest


"ernest!"teriak rachel


alis ernest terangkat saat mendengar suara rachel


"lo nggak apa apa?"tanya rachel sambil memeriksa tubuh ernest


"aneh,kok nggak ada luka sedikitpun?"tanya rachel dalam hati


ernest hanya diam saja"apa mereka melihat semuanya?"tanya nya dalam hati


disisi lain valentine dan beberapa serigala lainnya terus mengawasi gerak gerik ernest dan jack


"anak anak ayo pulang!"ucap ustad fajri


Mereka semua akhirnya pergi pulang


Dijalan mobil mereka dihadang oleh beberapa orang,seperti mereka ingin merampok karna saat ini sudah jam satu malam


mereka langsung keluar dari mobil

__ADS_1


Ternyata orang orang itu membawa senjata api


tidak ada yang berani melawan


berbeda dengan jack dan ernest,mereka berdua langsung melompat masuk ke dlaam semak semak,para penjahat itu langsung menghujani nya dengan peluru


"hiks,kenapa perasaan itu sepertinya pernah terjadi? Tapi kapan?"tanya rachel dalam hati


Tanpa mereka sadari ternyata ernest dan jack sudah berada dibelakang mereka


Ditengah kegelapan ernest dan jack langsung melibas habis para penjahat itu


Saat mendengar suara perkelahian ustad fajri langsung mengajak yang ainnya masuk kedalam mobil lalu ustad fajri menghidupkam lampu mobil


Deg!


Semua orang sangat terkejut melihat ernest dan jack berlumuran darah sambil menatap tajam kearah mobil


Sudut bibir ernest tertarik keatas sambil menjilat darah yang menempel dibibirnya,mata merah nya perlahan berubah menjadi normal kembali


rrrrrr!!


Jack menggeram


tiba tiba tubuh keduanya lemas dan jatuh


Rayyan langsung keluar dari mobil


"woy!.bantuin!"teriak rayyan


yang lain juga ikut turun untuk membantu mengangkat ernest dan jack


Diponpes...


"bagaimana ini bisa terjadi?"tanya inayah


"ernest kayak orang kerasukan mi"jawab rachel


"jack juga,dia menggeram seperti serigala,kalau ernest malah lebih mirip sama vampire atau sicopat"ujar haikal


Sementara itu dikamar..


"hampir sajak ketahuan!"ucap jack


"kita harus tetap purap pura kerasukan biar mereka nggak curiga"lanjut jack


"terus kalau diruqiah gimana?"tanya ernest


Jack menggaruk tengkuknya


"iya juga,bisa bisa kita langsunblg berubah jadi abu kemudian menghilang"jawab jack


*tap


Tap


tap*


suara langkah kaki beberapa orang membuat mereka berdua langsung berbaring lagi


ternyata rachel dan naya yang datang,mereka berdua ingin meliahat keadaan ernest dan jack


"gue takut kalau pas tidur malam malam ernest tibat tiba kerasukan"ucap rachel sambil mengelus tengkuknya


"masih mending kalau setan nya setan yang kemarin chel,kalau pas setan mesum kan brabe jadi brabe"naya sengaja menakut nakuti rachel


Jack setengah mati menahan tawa mendengar celotehan mereka berdua


"mereka kira gue apaan"ernest merutuk dalam hati


di sisi lain azka,raihan dan steven datang untuk melihat keadaan ernest


mereka berdua langsung bangun"kenapa lagi om azka datang kesini"gerutu ernest


Saat azka dan yang lainnya datang kekamar tempat ernest dan jack terbaring mereka terkejut ternyata kedua nya sudah tidak ada disana


Azka berdecak kesal,dirinya terburu buru datang karna ustad fajri menelfon memberitahu bahwa ernest kerasukan

__ADS_1


"dimana anak itu?!"azka begitu kesal


"jangan jangan mereka kerasukan lagi!"pekik naya


"tak!


Azka menjitak jidat naya


"auw!"


"sakit tau nggak"gerutu naya sambil mengelus jidat nya


"jadi orang kok kasar banget sih,ponakan sendiri aja dicekik,apa lagi orang lain"ucap naya penuh kesal


Deg!


Azka menaikkan alisnya


"apa kamu bilang?"tanya azka sambil mendekatkan wajah nya kearah naya sehingga membuat naya sangat terkejut


naya sontak memundurkan tubuhnya


"eitsh!"


Steven menarik azka agar menjauh dari naya


"ini ponpes om"steven memperingatkan agar tidak melakukan hal aneh


sementara itu disisi lain ernest dan jack sedang asik memakan ayam milik tetangga


"aaaa!! Setan!!!"teriak seseorang


"setan? Mana setan?!"tanya jack


"kita yang dia bilang setan!"ucap ernest


"benarkah?!"jack langsung berubah jadi serigala lalu menerkam orang itu karna orang itu sudah melihat wajah nya dan ernest


"maaf!"ucap ernest


Mereka berdua langsung menghabisi orang itu


Saat warga dan orang ponpes datang ernest dan jack sudah pergi dari sana


azka membulatkan matanya melihat itu


"anak itu!"geram azka


azka menepuk jidat melihat raihan mengendus ngendus aroma darah dari mayat itu,dengan perasaan kesal azka langsung menarik baju raihan dan menyeretnya pergi


ternyata ernest sudah kembali kekamarnya


Rachel sangat terkejut melihat tubuh ernest penuh darah


"e elo!"


Rachel tidak dapat meneruskan ucapannya saking terkejutnya


"kenap!"adelia terkesiap melihat apa yang ada didepan matanya


Ernest langsung mecengkram leher


"ernest tolong lepasin kak delia!"teriak rachel


"kakak?"sudut bibir ernest terangkat


"kakak yang mana yang tega mencelakai adik nya? Dan kakak mana yang tega membunuh calon keponakan nya sendiri!"kemarahan ernest tidak bisa terkendali lagi


"maksud lo apasih?! Gue nggak ngerti mending lo lepasin kak delia dulu!"pinta rachel


"aaaa!!!"teriak rachel


bukannya melepaskan adelia ernest justru semakin mengerat kan cengkraman tangan nya pada leher adelia


"ma af!"ucap delia terbata bata


"allahuakbar!!"pekik inayah

__ADS_1


semua santri datang untuk melihat apa yang terjadi


__ADS_2