
"ampun om!"ucap ernest
bruk!
Azka menghempas tubuh ernest dan jack kelantai
rachel dkk langsung menutup mulut mereka
"aah!"eluh ernest sambil berusaha bangun
buk!
Raihan memukul jack hingga membuat jack tersungkur kelantai
"gue mau kesana!"ucap rachel
"jangan!"rayyan menahan rachel
"kami hanya ingin sedikit bersenang senang,kenapa kalian bersikap berlebihan!"ucap ernest marah,dia tidak mengerti kenapa azka begitu marah
"bersenang senang?"tanya azka,azka tidak habis pikir dengan pola pikit ernest,dia mendekat lalu kembali mencengkram leher ernest
"klan kita sudah hampir punah,aku tidak mau hanya karna kecerobohan kamu kita diburu oleh para manusia!"ucap azka dengan suara pelan sehingga tidak terdengar oleh rachel dkk
Azka melepas cengkraman tangannya
"lain kali jangan lakukan lagi!"azka memperingat kan ernest agar tidak berbuat hal yang sama lagi
"raihan!"panggil azka
Raihan langsung berhenti memukuli jack
Mereka berdua langsung pergi meninggalkan ernest dan jack yang masih tergeletak dilantai
"mereka pergi"ucap naya
Ernest dan jack berusaha bangun
*Uhuk!
Hhuek*!
Ernest memuntahkan Darah segar yang diminumnya tadi
"ah sakit banget!"ucap ernest sambil memegang dadanya
"woy lo kenapa masih tiduran disana?"tanya ernest kepada jack
"usus gue rasanya seperti remuk"jawab jack sambil berusaha bangun
"haha ini belum seberapa"ucap jack,padahal dia sudah sempoyongan akibat pukulan raihan tadi
"gue juga"sahut ernest
Uhuk!
Darah segar menyembur dari mulut ernest
"ernest!"teriak rachel
alis ernest terangkat saat mendengar suara rachel
"lo nggak apa apa?"tanya rachel sambil memeriksa tubuh ernest
"aneh,kok nggak ada luka sedikitpun?"tanya rachel dalam hati
ernest hanya diam saja"apa mereka melihat semuanya?"tanya nya dalam hati
disisi lain valentine dan beberapa serigala lainnya terus mengawasi gerak gerik ernest dan jack
"anak anak ayo pulang!"ucap ustad fajri
Mereka semua akhirnya pergi pulang
Dijalan mobil mereka dihadang oleh beberapa orang,seperti mereka ingin merampok karna saat ini sudah jam satu malam
mereka langsung keluar dari mobil
__ADS_1
Ternyata orang orang itu membawa senjata api
tidak ada yang berani melawan
berbeda dengan jack dan ernest,mereka berdua langsung melompat masuk ke dlaam semak semak,para penjahat itu langsung menghujani nya dengan peluru
"hiks,kenapa perasaan itu sepertinya pernah terjadi? Tapi kapan?"tanya rachel dalam hati
Tanpa mereka sadari ternyata ernest dan jack sudah berada dibelakang mereka
Ditengah kegelapan ernest dan jack langsung melibas habis para penjahat itu
Saat mendengar suara perkelahian ustad fajri langsung mengajak yang ainnya masuk kedalam mobil lalu ustad fajri menghidupkam lampu mobil
Deg!
Semua orang sangat terkejut melihat ernest dan jack berlumuran darah sambil menatap tajam kearah mobil
Sudut bibir ernest tertarik keatas sambil menjilat darah yang menempel dibibirnya,mata merah nya perlahan berubah menjadi normal kembali
rrrrrr!!
Jack menggeram
tiba tiba tubuh keduanya lemas dan jatuh
Rayyan langsung keluar dari mobil
"woy!.bantuin!"teriak rayyan
yang lain juga ikut turun untuk membantu mengangkat ernest dan jack
Diponpes...
"bagaimana ini bisa terjadi?"tanya inayah
"ernest kayak orang kerasukan mi"jawab rachel
"jack juga,dia menggeram seperti serigala,kalau ernest malah lebih mirip sama vampire atau sicopat"ujar haikal
Sementara itu dikamar..
"hampir sajak ketahuan!"ucap jack
"kita harus tetap purap pura kerasukan biar mereka nggak curiga"lanjut jack
"terus kalau diruqiah gimana?"tanya ernest
Jack menggaruk tengkuknya
"iya juga,bisa bisa kita langsunblg berubah jadi abu kemudian menghilang"jawab jack
*tap
Tap
tap*
suara langkah kaki beberapa orang membuat mereka berdua langsung berbaring lagi
ternyata rachel dan naya yang datang,mereka berdua ingin meliahat keadaan ernest dan jack
"gue takut kalau pas tidur malam malam ernest tibat tiba kerasukan"ucap rachel sambil mengelus tengkuknya
"masih mending kalau setan nya setan yang kemarin chel,kalau pas setan mesum kan brabe jadi brabe"naya sengaja menakut nakuti rachel
Jack setengah mati menahan tawa mendengar celotehan mereka berdua
"mereka kira gue apaan"ernest merutuk dalam hati
di sisi lain azka,raihan dan steven datang untuk melihat keadaan ernest
mereka berdua langsung bangun"kenapa lagi om azka datang kesini"gerutu ernest
Saat azka dan yang lainnya datang kekamar tempat ernest dan jack terbaring mereka terkejut ternyata kedua nya sudah tidak ada disana
Azka berdecak kesal,dirinya terburu buru datang karna ustad fajri menelfon memberitahu bahwa ernest kerasukan
__ADS_1
"dimana anak itu?!"azka begitu kesal
"jangan jangan mereka kerasukan lagi!"pekik naya
"tak!
Azka menjitak jidat naya
"auw!"
"sakit tau nggak"gerutu naya sambil mengelus jidat nya
"jadi orang kok kasar banget sih,ponakan sendiri aja dicekik,apa lagi orang lain"ucap naya penuh kesal
Deg!
Azka menaikkan alisnya
"apa kamu bilang?"tanya azka sambil mendekatkan wajah nya kearah naya sehingga membuat naya sangat terkejut
naya sontak memundurkan tubuhnya
"eitsh!"
Steven menarik azka agar menjauh dari naya
"ini ponpes om"steven memperingatkan agar tidak melakukan hal aneh
sementara itu disisi lain ernest dan jack sedang asik memakan ayam milik tetangga
"aaaa!! Setan!!!"teriak seseorang
"setan? Mana setan?!"tanya jack
"kita yang dia bilang setan!"ucap ernest
"benarkah?!"jack langsung berubah jadi serigala lalu menerkam orang itu karna orang itu sudah melihat wajah nya dan ernest
"maaf!"ucap ernest
Mereka berdua langsung menghabisi orang itu
Saat warga dan orang ponpes datang ernest dan jack sudah pergi dari sana
azka membulatkan matanya melihat itu
"anak itu!"geram azka
azka menepuk jidat melihat raihan mengendus ngendus aroma darah dari mayat itu,dengan perasaan kesal azka langsung menarik baju raihan dan menyeretnya pergi
ternyata ernest sudah kembali kekamarnya
Rachel sangat terkejut melihat tubuh ernest penuh darah
"e elo!"
Rachel tidak dapat meneruskan ucapannya saking terkejutnya
"kenap!"adelia terkesiap melihat apa yang ada didepan matanya
Ernest langsung mecengkram leher
"ernest tolong lepasin kak delia!"teriak rachel
"kakak?"sudut bibir ernest terangkat
"kakak yang mana yang tega mencelakai adik nya? Dan kakak mana yang tega membunuh calon keponakan nya sendiri!"kemarahan ernest tidak bisa terkendali lagi
"maksud lo apasih?! Gue nggak ngerti mending lo lepasin kak delia dulu!"pinta rachel
"aaaa!!!"teriak rachel
bukannya melepaskan adelia ernest justru semakin mengerat kan cengkraman tangan nya pada leher adelia
"ma af!"ucap delia terbata bata
"allahuakbar!!"pekik inayah
__ADS_1
semua santri datang untuk melihat apa yang terjadi