(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 13 (S 2)


__ADS_3

"bukankah nak ernest seorang muslim?"tanya ustad faisal dengan penuh kesabaran


karna batu,mulia sudah pernah pecah jadi vampire setengah manusia tidak terlalu bisa berbaur atau melakukan ibadah layaknya manusia biasa lagi


"iya pak"jawab ernest


"panggil saya abi,biar sama seperti rachel"kata ustad faisal


"baik lah"sahut ernest


"jujur saja aku sudah lama tidak sholat"kata ernest jujur,semejak dirinya berubah menjadi vampire,ernest tidak pernah lagi sholat


ustad faisal tersenyum mendengarnya


"sekarang cepat lah berwudhu"suruh ustad faisal


"baik bi"jawab ernest


ernest berjalan menuju masjid yang berada tak jauh dari rumah sakit diikuti oleh rachel


didepan masjid..


"cepat masuk"ernest menyuruh rachel masuk kedalam masjid


"lah elo?"tanya rachel


"kamu saja yang pergi,aku merasa haus"ernest pergi begitu saja


"ck,gue aduin ke abi baru tau rasa"gerutu rachel,rachel langsung masuk kedalam masjid


ustad faisal fausal memilih pulang hari itu juga karna dia merasa tubuhnya sudah baikan


ernest terpaksa ikut pulang ke pesantren


"haish! tempat ini membuat ku merasa terkurung"gerutu ernest dalam hati


saat ini mereka sedang duduk di dalam masjid yang berada di area pesantren


ernest merasa mual..


"ada dengan mu?"tanya fajri


ernestmenjawab dengan gelengan


ernest bergegas bangun dan berlari ketoilet..


byur!!


lagi lagi ernest memuntahkan darah yang di konsumsi nya tadi pagi


setelah memuntahkan semuanya ernest kembali kedalam lagi


dia duduk di sebelah ustad faisal


ustad faisal memperkenalkan ernest sebagai keponakannya kepada para santri santrinya agar tidak menimbulkan konflik yang pada akhirnya akan menjadi fitnah


delia dan azmi yang mengetahui kebenarannya hanya bisa diam membisu


"apa bagusnya bocah berandalan ini?"tanya azmi dalam hati


sudah satu jam berlalu..


sekarang ernest harus duduk bersama para santri lainnya


ernest merasakan tubuhnya semakin melemah karna perutnya kosong


"sangat haus dan lapar"keluh ernest dalam hati


krucuk!


perut ernest berbunyi


"silahkan di makan a'a"naya,salah satu santri di pesantren itu memberikan makanan kepada ernest


wajah ernest terliihat sangat senang melihat makanan didepannya(sebaliknya ya😅😅😊)


"i ini makanan apa?"tanya ernest


"itu getuk"jawab fajri

__ADS_1


"getuk ini makanan apa sih? kok warna nya warna warni kayak bunga?"tanya ernest dalam hati


"repot amat ngasih dia"rachel langsung mengambil milik ernest


"untung saja si rakus ini mengambilnya"gumam ernest


"apa lo liat liat?"tanya rachel


"heran aja,ternyata ada perempuan yang makannya b 2"jawab ernest


"b 2 ?"rachel tidak tahu


"ba bi"jawab ernest


"elo kurang ajar banget sih!"rajuk rachel


ernest memutar matanya..


"ck,bisa ngambek juga ternyata lo"sindir ernest


para santri lainnya melongo melihat keributan diantara rachel dan ernest


"awas lo ya!"teriak rachel


ataghfirullah ada apa lagi ini!"ustad faisal bergegas datang


rachel menarik baju ernest disaat ernest ingin pergi dari sana


"rachel!!"teriak ustad faisal


para santri langsung berbaris rapi


rachel melepas tarikannya pada baju ernest


"kalian berdua ikut abi sekarang" kata ustad faisal


"maaf,aku harus pulang kerumah,besok mau sekolah"tolak ernest


"kalau kamu mau pergi,sekalian ajak rachel"kata ustad faisal


ernest memejamkan matanya sejenak,lalu membuka matanya lagi


ernest menelpon bastian


"pa,abi mau ngomong"ernest malah memberikan ponselnya kepada ustad faisal


ustad faisal membawa ponsel keluar,setelah berbincang cukup lama,ustad faisal kembali lagi kedalam


"kami berdua sudah sepakat,kamu harus tinggal disini selama seminggu"kata ustad faisal


deg!!


"bagaimana aku bisa bertahan selama itu disini?,papa benar benar keterlaluan"gerutu ernest dalam hati


tiba tiba ernest mencium bau aneh,bau yang sangat mirip dengan bau binatang yang disebut serigala


matanya mulai menyala nyala mencari keberadaan binatang tersebut.


dia melihat seorang remaja laki laki seusianya tengah menatapnya penuh dendam


"siapa dia bi?"tanya ernest kepada ustad faisal


"dia jack anderson,dia baru menjadi mualaf dan menjadi santri disini"jawab ustad faisal


mata ernest memicing kearah jack


"mereka sudah bergerak sampai sejauh ini"dalam hatinya


"aku akan tinggal disini lebih lama dan bersekolah dari sini"kata ernest,tatapannya terus kearah jack


"bagus"sahut ustad faisal


"kenapa aku cemburu melihat dia bersama rachel?"tanya haikal dalam hati


di kediaman ustad faisal


"ini kamar kalian berdua"inayah menunnjukkan kamar yang biasanya hanya menjadi tempat para tamu tidur sekarang dibuat menjadi kamar rachel dan ernest


kedua remaja itu melongo mendengar apa yang dikatakan inayah

__ADS_1


"ibu yakin nyuruh chel satu kamar sama dia?"tanya rachel


"iya"jawab inayah,lalu inayah pergi kedapur


di dalam kamar..


rachel membuka hijabnya"beginilah gue,gue terpaksa pakai hijab karna abi seorang ustad faisal"kata rachel


"hm"sahut ernest.


dia sudah sangat kelaparan


mereka berdua selalu saja bertengkar dan membuat ustad faisal dan inayah kewalahan


saat malam tiba steven dan azka datang berkunjung,tapi azka hanya sebatas pagar pesantren saja


ernest menceritakan semua yang dia lihat kepada azka


"kamu harus lebih berhati hati ernest"kata azka


"iya om"sahut ernest


ernest masuk kedalam pesantren bersama steven


"mana teman kamu yang satu lagi?"tanya ustad faisal


"om azka sedang ada urusan lain"jawab ernest


"ini pakaian kamu"steven membawakan dua buah koper


"pakaian sekolahku mana bang?"tanya ernest


"dikoper yang ini kayaknya"jawab steven


"kamu tahu tidak,bang glen sedang mengamuk dirumah,dia tidak terima dilangkahi oleh kamu"kata steven


"oh"ernest hanya menjawab dengan oh


"ini dimakan" inayah membawakan teh hangat dan sedikit camilan


"terimakasih mi"ucap ernest


"sama sama"sahut inayah


tak lama kemudian steven pulang dari sana


didalam kamar ernest membuka koper nya


"ini dia"taring ernest langsung keluar,dalam sekejap satu kantong darah dan satu potong hati mentah habis dilahap ernest


sementara itu rachel sedang membuat camilan bersama beberapa santri wati,


beberapa santri laki laki sibuk membantu ustad faisal diruang tengah rumah itu


ernest menyembunyikan kantong berisi darah didalam koper lalu menaruhnya diatas lemari


di dapur pondok..


ernest mencari keberadaan rachel


"rachel!"panggilnya


"apa?"tanya rachel


"ikut gue"ernest menarik tangan rachel agar ikut dengannya


para santriwati yang berada disana melongo melihat itu


"mereka berdua terlihat sedikit mirip"kata naya


"ya iyalah,orang mereka sepupu"sahut santri lainnya


"benar juga"ucap naya,sambil nyengir


berbeda dengan mereka,delia tampak murung karna sebenarnya dirinya menyukai ernest,tapi sayangnya ernest sekarang sudah menjadi suami rachel


"eh kok itu!"haikal langsung berdiri saat melihat ernest menarik tangan rachel masuk kedalam kamar


"knapa?"tanya azmi

__ADS_1


"tidak ada"jawab haikal karna disana ada ustad faisal


__ADS_2