
keesokan hari...
rachel ernest steven haikal jack azka dan raihan pergi ke kampung halaman naya,mereka mengikuti GPS yang ada di ponsel mereka
seluruh penduduk desa terbengong melihat beberapa kendaraan mewah memasuki kampung mereka
"ayah!!"veka,anak rahul berteriak memanggil rahul
"ada apa ce?! "tanya rahul.
"lihat mobil mobil mewah itu berhenti dirumahnya naya! "ujar veka
tangis naya pecah saat melihat rachel
naya terkejut karna azka juga ikut datang kerumahnya
rahul buru buru datang kekediaman kediaman sang kakak ipar
"wah tamu dari kota ya!?"tanya rahul
veka buru buru ikut sang ayah,mata veka tidak berkedip saat melihat azka, dia jatuh cinta pada pandangan pertama kepada azka
mereka terpaksa duduk diluar karna rumah naya sangat kecil,tidak cukup menampung orang sebanyak itu
"kenapa di sini sangat panas?!"ernest merasa kulit nya seperti terbakar saat terkena sinar matahari, begitu juga dengan azka dan raihan, kulit mereka memerah saat terkena matahari
"aahh!! sakit banget! "ucap raihan sambil meniup tangannya yang melepuh akibat terkena sinar matahari
mereka bertiga lari berhamburan mencari tempat teduh
"enakkan jadi serigala kan?! "jack meledek ernest
"cih! nggak sudi gue!"jawab ernest
"cincin ku mana?! "tanya raihan,sambil merogoh kantong celana nya siapa tau ada
deg!
Ernest sangat terkejut karna cincin milik nya juga tidak ada,azka juga melihat jari manisnya
"kita lupa memakainya"ucpa azka
"mampus kita"raihan panik bukan main
para warga berkerumunan untuk melihat tamu di rumah naya
"mereka ganteng banget! "ucap salah satu gadis di sana
entah karna terlalu ramai atau karna lelah sedari tadi menangis terus naya tiba tiba saja lemas
"naya! "gumam azka,dia langsung berlari kearah naya
Azka berhasil menangkap tubuh naya
"calon pengantinnya pingsan!! "para warga langsung heboh
salah sat dari mereka langsung memanggil bidan agar segera datang
calon suami dan calon mertua naya juga datang setelah mendapat kabar bahwa naya pingsan
azka terlihat sangat cemas, dia terus menggenggam tangan naya
calon suami naya bernama fauzan
rahul,veka,yudi fauzan dan para bibi naya berada didalam rumah,mereka menunggu kabar dari bidan yang sedang memeriksa naya
tubuh nya sangat dingin"ujar bidan tersebut
Azka menggosok gosok telapak tangan naya,sementara rachel dan haikal menggosok telapak kaki naya
__ADS_1
"apa yang sebenarnya terjadi? kenapa naya tiba tiba jadi seperti ini?! "tanya yudi
"ayah,pokok nya kami harus menikah hari lusa"fauzan tidak ingin menunda lagi
"om azka!! "di saat sedang menggigil tiba tiba naya memanggil nama azka
sontak saja hal itu membuat semua orang bertanya tanya
mereka jadi penasaran siapa yang dipanggil om oleh naya karna di antara rombongan dari kota itu tidak ada yang seperti om om
rachel dan yang lain langsung menatap azka dengan tatapan penuh curiga
Azka lebih gencar lagi menggosok telapak tangan naya
"hiks! om dingin!! "ucap naya lagi
karna tidak tega melihat naya menangis karna kedinginan azka langsung menarik naya lalu memeluknya
veka menggaruk garuk tangannya sampai terluka karna melihat naya dipeluk oleh orang yang dia suka
"om azka!! "naya terus memanggil nama azka
"iya saya di sini"jawab azka dalam hati
"ambil kan kain! "azka meminta kain untuk menyelimuti tubuh naya
ibu naya segera mengambilkan kain kemudian memberikannya nya kepada azka
naya menyusupkan wajahnya diceruk leher azka semua orang yang melihat dibuat menganga
"hiks! dingin!! "naya terus saja merengek
bu bidan segera memeriksa suhu tubuh naya
"agak mending "ucap nya
"cepat jauhi calon menantu saya!"ucap yudi
naya kembali menggigil,suhu tubuhnya kembali sedingin tadi
"nay, naya! "azka menepuk nepuk pipi naya agar dia segera terbangun
perlahan naya membuka mata nya
saat melihat wajah azka berada tepat didepan matanya naya malah menangis
"peluk!!! "
permintaan naya membuat semua orang terkejut
"baiklah"azka menuruti permintaan naya,dia langsung memeluk naya
gerakan aneh diperut naya membuat azka terkejut
"ada satu lagi yang mau saya beritahu"ucap bu bidan
"katakan! "suruh nur, ibu nya naya
"di perut dek naya ada suatu benjolan"jelas bu bidan
keluarga calon suami naya sangat terkejut mendengarnya
" sepertinya dia sedang hamil"ujar bu bidan
jder!!
perkataan bu bidan membuat semua orang terkejut
Azka semakin mengeratkan pelukannya
__ADS_1
"ternyata kamu sedang hamil,maaf aku tidak mengetahuinya"gumam azka
gumaman azka membuat ernest dan raihan membulatkan mata mereka
keributan pun terjadi..
yudi marah besar! dia meminta rahul dan ibu nya naya segera membayar hutang sebanyak empat puluh juta rupiah
"apa?! jadi pernikahan ini karna untuk membayar hutang?!"tanya rachel
"ayah! aku mau menerima naya kok! pokok nya kami harus menikah!sudah lama aku menantikan pernikahan ini! "fauzan meminta agar pernikahan tidak dibatalkan
"pernikahan ini tidak akan di batalkan, hanya saja pengantin pria nya akan diganti!! "perkataan ernest membuat semua orang bertambah terkejut
"apa yang kamu katakan! aku yang akan menikahi naya!!"fauzan berteriak dihadapan ernest
"jika kalian mampu membayar hutang mereka saya dengan senang hati akan membiarkan naya menikah dengan orang lain"yudi meremehkan ernest
"oke"sahut ernest
"bang!"ernest memanggil steven
"lain kali bawa ATM atau uang kes sendiri! "gerutu steven karna dirinya selalu dimintai uang oleh ernest
ernest tersenyum menanggapi omelan steven
dengan santai nya steven pergi ke mobil kemudian mengambil beberapa gepok uang lalu masuk ke dalam rumah lagi
"nih! "steven melempar gepokan uang kearah ernest
sudut bibir ernest terangkat "ambil! "dia memberikan uang itu kepada yudi
"saya sudah menggenapkan nya menjadi lima puluh juta"ucap ernest,seringaian jahat ernest membuat yudi meradang
"sekarang om azka harus menikahi naya"ucap ernest
espektasi para warga menjadi buyar
mereka berharap ernest akan berkata(saya akan menikahi naya! )
author pov:tentu saja itu tidak akan terjadi karna judul novel nya (identitas tersembunyi)bukan(istriku hamil anak om ku) 🙄🙄🙄
"baiklah"jawab azka karna rasa gengsi nya dia berpura pura pasrah, padahal dalam hati nya azka sangat senang bisa menikahi naya
"ayah!! "fauzan meneriaki yudi
"diam dulu!"yudi membentak fauzan
"kalian jangan senang dulu, uang ini hanya untuk membayar hutang beserta bunganya, kalian harus membayar tiga kali lipat dari uang yang sudah kami serahkan"ujar yudi
"katakan berapa?"tanya ernest
"dua puluh juta di kali tiga"jawab yudi, yudi mengira ernest tidak akan mampu membayarkan uang sebanyak itu
Ernest tersenyum remeh...
"om! sebagai calon mempelai pria om harus bantu bayar juga! "kata ernest
azka merogoh sakunya kemudian menyerahkan dompetnya kepada ernest
Ernest berdecak kesal karna hanya ada dua lembar uang pecahan seratus ribuan,sisanya adalah black card,gold card dan beberapa kartu ATM bank lokal
ernest melihat kearah steven
"aku sudah seperti ATM berjalan saja! "gerutu nya
steven kembali mengambil uang di mobil kemudian masuk kedalam rumah lagi
"nih"steven menyerahkan uang itu kepada ernest
__ADS_1
veka mencakar tangannya sendiri hingga terluka"bagaimana dia bisa seberuntung itu?! "veka bertanya di dalam hati