
"lantas apa lagi yang kamu lihat di dasar sumur itu nak?! "tanya bapaknya iwan kepada noah karna iwan ya g seharusnya di tanyai sudha tidak sadarkan diri sejak keluar dari dalam sumur
"mayat"jawab noah jujur
keempat orang itu memucat mendengarnya
"sepertinya mereka siswa siswi yang menghilang secara misterius"kata noah
deri meraih leher baju noah "kenapa lo nggak bilang dari tadi!! "teriak deri
"aku tidak mau kalian panik"jawab noah
"aaa!! "deri melepas genggaman tangannya pada baju noah
"tunggu dulu"afan menghadap noah
"noah udah dua hari dengar suara misterius manggil namanya tapi noah nggak hilang"ucap afan
derrt!!
ponsel afan berbunyi..
"mama"gumam afan
"ya ada apa ma?! "tanya afan
"syukurlah kamu nggak kenapa papa nak!! "ucap ibu nya afan di semarang telfon
afan mengerutkan dahi mendengarnya ucapan ibunya"lah emangnya ada apa ma?! "tanya afan
"jangan kembali ke rumah sekolah,banyak siswa dan siswi kerasukan"jawab ibu nya
"apa!! "pekik afan
"ya uda dulu ya ma! "afan langsung mematikan sambungan telepon
"banyak siswa siswi yang kerasukan disekolah kita"kata afan
"mungkin karna kita mengambil tumbal yang seharusnya di persembahkan untuk setan itu"ucap noah dengan suara pelan
deg!
"kita harus bagaimana?!"tanya afan panik
noah mengacak ngacak rambutnya"ck,bisa bisa aku terlibat dalam hal rumit seperti ini"gerutunya
"kita pergi ke sekolah sekarang! "noah bangun dari tempat duduknya
"tapi nyokap gue bilang jangan kembali ke sekolah dulu"ucap afan
raut wajah noah berubah datar"terus gimana nasib teman teman yang lain?! "tanya noah
"iya juga"sahut afan
"ayo der! "ajak afan
mau tidak mau deri harua ikut..
"pak, bu! panggil ustad dan suruh dia ngeruqiyah anak bapak sebelum semuanya terlambat"kata noah kepada orang tua iwan
"iya nak saya akan segera pergi ke rumah pak ustad"jawab bapak nya iwan."teriamakasih sudah menolong iwan"ucap nya
"sama sama"jawab noah .
noah,afan dan deri bergegas pergi ke sekolah
sesampainya disana ternyata sudah ada siswi yang kesurupan meninggal dunia karna mengalami henti jantung
seorang dukun terlihat hilir mudik memeriksa siswa san siswi yang sedang kerasukan
"firman!!"pekik afan
__ADS_1
mereka bertiga bergegas menghampiri firman
"siapa dia?! "tanya noah karna mereka tidak satu kelas
"dia firman, sepupunya afan"jawab deri
"oh"sahut noah
firman adalah salah satu siswa yang kesurupan
firman berteriak ketakutan saat noah mendekatinya
"tolong ampuni saya! saya akan pergi sekarang juga! "teriaknya
"pergi aja! "sahut noah
tiba tiba mata firman terpejam
"firman! firman! "afan menepuk nepuk pipi firman
perlahan firman membuka matanya"lo kenapa meluk gue fan?"tanya firman bingung
"akhirnya lo sadar juga! "ucap afan senang
dukun yang sejak tadi sibuk mengobati siswa siswi yang kesurupan tiba tuan mendekati noah
"noah! "dari menoel noah agar melihat kebelakang
noah menoleh kemudian memperhatikan dukun itu dari atas sampai bawah
"ada apa ya kek?! "tanya noah dengan nada sopan
"tidak ada"jawabnya ketus
Noah menjengatkan alisnya
"nggak jelas banget ni kakek kakek"rutuk nya dalam hati
diam diam dukun itu merapat mantra untuk menyakiti noah deri dan afan agar mereka tidak bisa memberitahu orang lain tentang yang mereka lihat
mereka bertiga langsung tersungkur di lantai
"afan! deri!! "teriak firman
noah perlahan kehilangan kesadarannya
dukun itu berjongkok di hadapan mereka bertiga"kalian harus mati agar rahasia yang selama ini susah payah aku simpan akan selalu tersimpan sebagai mana mestinya
"aku akan mulai dari kamu! "dukun itu melihat kearah noah
tiba tiba mata noah terbuka lebar,retina matanya perlahan berubah menjadi merah
"berani berani nya!! "teriak noah
dalam sekejap nyawa dukun itu sudah berada dalam genggaman noah
"kamu pikir kamu siapa? dengan tubuh fana kamu kamu mau melawan ku! "bentak noah
dukun itu panik bukan main karna noah mencengkram lehernya dengan sangat kuat
"noah!! "teriak steven sambil berlari kearah noah
"lepaskan!!"steven menarik tangan noah namun tidak bisa.
"bisa bisa nya keturunan om soni tunduk di hadapan musuh besar leluhurnya! "ucap noah
deg!
Steven terkesiap..
"ka kamu tuan ars?!"tanya steven
__ADS_1
sudut bibir noah tertarik..
"a aku terpaksa,dia mengancam akan menghabisi seluruh keluarga ku kalau aku tidak menuruti keinginannya"jelas steven
noah melempar dukun itu hingga terpental jauh kemudian dia mendekati steven
"abang bilang terpaksa?! "tanya nya
ekspresi wajah noah membuat steven merinding
"dengar dulu dek"steven mencoba meredam amarah noah
"aku bahkan hampir seumuran dengan kakek mu beraninya kamu memanggil ku adek"ucap nya
"maaf! "akhirnya steven berlutut di hadapan noah yang raganya sudah sepenuhnya di kuasai oleh jiwa ernest dan ars
ditempat lain..
azka menangis dalam diam"selamat datang pangeran"ucapnya sambil menyeka air mata yang menganak di sudut matanya"maafkan papa nak"ucap azka penuh sedih"aku harap kamu bisa menjaganya sampai akhir stev"ucap nya
sementara itu..
"aku harus bagaimana?"steven meremas tangannya sendiri
bruk!
tiba tiba noah pingsan
"noah! "steven bergegas menghampiri noah
"ah! kenapa kepala ku sakit sekali?! "tanya noah sambil memegang kepalanya yang terasa sakit
"akhirnya kamu sadar juga"ucap steven
"emangnya aku kenapa om? "tanya noah karna dirinya benar benar tidak ingat apapun
"tadi kamu kerasukan"jawab steven"maaf aku terpaksa membohongimu"gumam steven
"oh iya,apa sebenarnya tujuan abang memasukan ku ke sekolah bermasalah ini!! "noah agak meninggikan nada bicara nya di hadapan steven
"ka karna menurut saya ini sekolah paling bagus di kota ini,te tentu saja saya akan memasukkan kamu disekolah yang terbaik"jawab steven dengan suara bergetar
"oh"noah ber oh ria
orang orang berkerumun memeriksa keadaan dukun yang sebelumnya di lempar oleh noah
"awas! "steven memeriksa denyut nadi orang itu,kemudian steven memeriksa lehernya
ternyata cengkraman tangan noah tadi membuat urat leher sang dukun terputus
"noah! "steven mengepal tangannya
"lo tadi nyekik dukun itu"bisik afan di telinga noah
deg!
"a apa!! "pekik noah
noah melihat tangannya sendiri"bagaimana bisa?! "tanya nya
"terlalu banyak saksi! bagaimana caranya aku membungkam mereka semua"gumam steven
"habislah,kalau sampai terjadi apa apa kepada noah om azka tidak akan mengampuniku"steven panik bukan main
"aku harus bagaimana?! "tanya nya panik
mata noah tiba tiba memerah..
kemudian dia mendekati dukun itu,kemudian noah menyentuh leher bekas cekikan nya tadi
"akh! "tiba tiba dukun itu terbangun
__ADS_1
"dia akan benar benar mati setelah dua hari,dengan begitu pemilik tubuh ini tidak akan disalahkan atas kematiannya"gumam ernest
ya dia ernest, akan sangat berbeda apabila ars yang muncul,ars akan membunuh dukun dan para pengikutnya yang berada disana tanpa memikirkan konsekuensi nya sama sekali