
"pa!! "seru ars, dia seperti nya sudah terbiasa memanggil azka dengan panggilan itu
"tidak apa apa! "sahut azka
ars langsung bangun lalu menghampiri azka"maaf!"ucapnya
"tidak apa apa! "lagi lagi azka menjawab hal yang sama
gilang mengambil obat untuk mengobati luka azka
penglihatan azka sedikit buram karna ars terlalu banyak meminum darah nya
"di dia minum darah! "mario sangat syok saat mengetahui ayah dari calon cucunya ternyata meminum darah
lastri menoleh kearah gilang"kamu sudah tahu?! "tanya nya
gilang mengangguk
lastri hampir saja pingsan saat mengetahuinya
"bi biar aku obati! "ars mengambil obat dari tangan gilang
"jangan! "tolak azka "bisa bisa saya mati di tangan kamu! "lanjutnya
azka mengambil obat itu lalu mengobati luka nya sendiri
ekspresi wajah ars langsung berubah jadi datar
nyali azka sedikit menciut melihat ekspresi wajah"nih "azka menyerahkan obat itu kepada ars
di antara dua alam ernest dan axel masih berjuang untuk menemukan keberadaan geby
"itu! "axel menunjuk kesisi kanan jalan yang mereka lalui
mereka berdua bergegas menghampiri geby
"geby!"ernest mencoba membuka kandang yang mirip dengan kandang burung itu
"tolong!! "teriak geby dengan suara yang sangat pelan karna lemah
ernest dan axel langsung menyihir kandang itu tapi tidak ada prrubahan sedikitpun
keduanya kembali mencoba dengan cara membuat kandang itu bengkok sehingga geby bisa keluar dari sana
"geby cepat keluar!! "panggil ernest
dengan susah payah geby mencoba keluar dari tempat itu
saat geby keluar ernest langsung menangkapnya
"untung saja nggak jatuh! "gumam ernest
"cepat! "axel menuntun menuju jalan keluar dari tempat itu
tanpa mereka sadari ternyata giorgino bersembunyi dan mengawasi mereka dari atas pohon besar
sementara itu...
saat tiba di dunia manusia jiwa geby langsung masuk ke dalam tubuhnya
axel dan ernest langsung menemui ars
"ars! "panggil ernest sambil berlari masuk
"bagaimana?! "tanya ars
ernest hanya menjawab dengan anggukan
__ADS_1
tak lama kemudian geby mulai sadar lagi
air mata geby langsung tumpah saat melihat wajah orang orang terkasih nya
"hey kenapa nangis?!"ars menyeka air mata di sudut mata geby
"ta tadi ada makhluk mirip banget sama iblis! ada ekornya!! "tangis geby semakin menjadi saat memberitahu ars bagaimana wujud giorgino
"syut!! diam! jangan nangis lagi"ucap ars sambil menarik geby ke dalam pelukannya
mia mengambil air putih dan buah buahan dari kulkas untuk di makan oleh geby
"a aahh!! "geby meremas perut nya yang tiba tiba terasa sangat sakit
ars langsung mengelus perut geby menggunakan tangannya"mendingan nggak?! "tanya nya
geby mengangguk
tanpa ars sadari mata geby berubah warna menjadi merah
geby meraih pisau yang berada di dalam piring buah lalu mengarahkan nya ke dada ars, untung saja ars cepat menyadari nya sehingga ars bisa menghindari mata pisau itu dengan cara menangkapnya
darah segar langsung menetes dari tangan ars yang terluka
"geby!! "pekik semua orang
"tidak apa apa! "ucap ars
ars merebut pisau dari tangan geby lalu melempar pisau itu kesembarang arah
tanpa peduli dengan luka yang dia alami ars langsung memeluk tubuh geby begitu saja"kamu kenapa si geb?! tolong jangan membuat ku panik! "pinta ars,terlihat jelas dari wajahnya bahwa ars sangat panik karna geby
"geby! sadar geby! kamu harus ingat sama bayi yang ada di dalam perut kamu! "ujar ars
"giorgino benar benar keterlaluan!! "geram ernest
tangis mia pecah karna geby tidak kunjung sadar juga
"nak kamu kenapa sebenarnya? kenapa kamu jadi kaya gini!! "tanya mia di sela tangisnya
ars membaringkan geby di atas tempat tidur
"kenapa geby bisa begini? apa karna dia?! "tanya mario dalam hati,tatapan mario langsung dia alihkan saat ars menoleh kearah nya
cepat cepat mario memeriksa keadaan geby
"serahkan batu mulia jika kalian ingin menyelamatkan gadis itu!"ujar giorgino,hanya suaranya yang terdengar
deg!!
yang lainnya terkejut mendengar suara tanpa wujud itu
"a apa itu! "tanya lastri
gilang langsung memeluk sang ibu"mama tenang aja, mereka bisa ngatasin suara itu! "ucap gilang mencoba menenang kan lastri
berbeda dengan mia dan mario, mereka berdua langsung melindungi geby
sudut bibir ars terangkat mendengarnya
ernest pun menyeringai mendengarnya"hahaha! memberikan batu mulia"tanya ernest sambil tertawa sarkas
"baiklah!! "seru ars
ernest,azka dan axel langsung melempar tatapan tajam kearah ars
"aku akan memberikannya jika kamu menyadarkan geby!"lanjut ars
__ADS_1
"hahaha! jangan mengira aku bodoh ars! kamu harus memberikan batu mulia itu terlebih dahulu! setelah itu aku akan menyembuhkan wanita mu yang sangat lemah dan rapuh itu!! "ujar giorgino
"kalai begitu kita lakukan sama sama! aku mengeluarkan batu mulia dan kamu menyembuhkan geby! "usul ars
"baiklah! "tanpa berpikir panjang giorgino langsung menyetujui usulan ars
ars mengambil pisau yang tergeletak di lantai,lalu menusuk ujung pisau ke dadanya,perlahan ars menekan pisau itu
melihat itu giorgino langsung menyembuhkan geby
"ars!! "jerit geby
"kena! "gumam ars
ars menarik gagang pisau lalu melemparkan pisau berlumuran darah itu kearah giorgino
"arghh!!!
erang giorgino
wujud giorgino langsung terlihat
"ma makhluk apa itu!!? "tanya lastri,lastri langsung pingsan di dalam pelukan gilang
"ma! mama!! "gilang memanggil lastri sambil sesekali menggoyang tubuhnya
suami lastri ikut menggoyang goyang tubuh lastri namun dia tidak berhasil membangunkan nya
ars langsung melesat kearah giorgino
pertarungan hebat pun di mulai,ars terpental membentur kaki ranjang
"akh! "eluh ars
dalam sekejap ars sudah berubah wujud menjadi vampire
"ars! "panggil geby dengan suara lemah
ars terhenyak,sehingga membuat wujudnya berubah kembali
"ge geby! "dua langsung menghampiri geby
"kenapa? apa yang kamu mau?! "cecar ars
geby hanya bisa menggeleng
ernest dan axel langsung mengambil alih pertarungan,mereka berdua menyerang giorgino secara bersamaan
"pa! "ars memanggil azka yang sedang terbengong melihat pertarungan antara ketiga makhluk itu
"ah iya! "sahut azka, azka langsunh mendekat dan memeriksa nadi geby
raut wajah azka berubah sumringah"stabil"ucapnya
"alhamdulillah!"ucap ars
ernest,giorgino,axel dan azka langsung menoleh kearah ars
"kenapa?! "tanya ars
azka menggeleng, begitu juga dengan axel,ernest dan giorgino, mereka sempat terkejut,lalu kemudian melanjutkan pertarungan diantara mereka
geby tersenyum"tumben tumben nya ngucap!? "tanya nya, geby merasa bahagia
"oh jadi karna itu?! "tanya ars dalam hati"demi anak! "jawab nya
pertarungan diantara ernest, axel dan giorgino semakin memanas saja,meskipun sudah beberapa kali terpental giorgino tetap bangun dan melawan axel dan ernest
__ADS_1