
dengan mudah raihan menghabisi beruang dan beberapa ekor rusa yang memasuki area kastil,kemudian raihan mengambil darah,hati dan jantung binatang binatang itu, dia hanya membawa satu ekor rusah kembali kekastil
"um em! di mana aku?!"tanya naya sambil memegang kepalanya yang terasa pusing
"bangun juga lo"ucap haikal
naya kembali teringat dengan ernest "ernest gunanya keadaannya?! "tanya nya
"lihat aja sendiri! "sahut haikal
raihan datang membawa rusah
"urus daging itu,ini pemantik dan pisau nya" raihan memberikan nya kepada haikal
bisa tidak bisa haikal harus memotong daging rusa sebesar itu hanya menggunakan pisau sekecil itu
naya dan rachel bertugas mencari kayu bakar dan menghidupkan api,mereka memanggang daging itu dibagian dapur kastil
sementara itu azka masih terus menyalurkan kekuatan agar ernest bisa sembuh
"retakan di batu mulia membuat tenaga ku melemah"gumam azka
Azka berusaha bertahan selama mungkin
"kita anak pesantren tapi kita malah berhubungan erat sama iblis"ujar naya
"kalau ngomong jangan kencang kencang l, ntar kedengaran sampai depan!"rachel mengomeli naya
"ups! "naya menutup mulutnya
raihan menghampiri mereka di dapur,dia menyuruh mereka mengunci pintu kastil karna dirinya mau pergi keluar sebentar
"akh!!"azka menahan rasa sakit yang menjalar di sepanjang pembuluh darah nya
"om azka !!!"pekik naya,mereka bertiga bergegas datang untuk melihat nya
terlihat azka sedang menahan sakit sambil terus menyalur Kan tenaga dalam nya untuk memperbaiki batu mulia yang tertanam di jantung ernest
pyar!!!
kekuatan dari tubuh ernest keluar dan membuat azka terpental membentur lemari kaca
darah muncrat keluar dari mulut dan urat leher azka yang terkena tusukan kaca
mereka bertiga tidak punya waktu untuk menjerit seperti para wanita lainnya,ketiganya bergegas membantu azka,azka mencabut kaca yang yang masih tertancap dileher nya
tindakan azka membuat haikal naya dan rachel terkejut bukan main
naya ingin membersihkan darah di leher azka,namum ditepis oleh nya,dia buru buru pergi menghampiri ernest lalu memeriksa keadaan nya
akhirnya azka bisa lega,keadaan ernest sudah kembali ke normal,hanya saja dia butuh waktu untuk bangun karna terlalu banyak tulang tubuh nya yang patah akibat kecelakaan
tubuh azka terhuyung kesamping
"eehhh!!"naya langsung menangkapnya
__ADS_1
"woy tolongin!! "naya memanggil haikal dan rachel
mereka berdua langsung menolong naya membawa azka kemudian membaringkan nya diatas sofa
haikal terkejut melihat luka di tangan azka sudah menghilang
"chel,perasaan tadi om azka motongin nda nya, tapi kok nggak ada bekasnya ya?! "haikal bertanya kepada rachel
rachel memilih tidka menjawab, karna dia bingung bagaimana menjelaskan kan nya
tubuh azka dingin seperti es, mereka bertiga bingung harus menyelimuti azka menggunakan apa, karna disana tidak kain atau apapun yang bisa digunakan untuk menyelimuti tubuh azka
haikal membuka jaket yang dia pakai,lalu menyelimuti azka menggunakan jaket itu
"aku mau ngurus panggangan dulu"ucap haikal
sementara itu rachel menjaga ernest,hanya naya sendiri yang menjaga azka
"duh gimana nih?! "naya panik karna tubuh azka sampai berembun saking dinginnya
"ini nggak bisa dibiarin!"ucap naya panik,naya naik kelantai dua untuk mencari sesuatu yang bisa membantu menghangat kan tubuh azka
naya menemukan ruangan yang suhu nya lebih hangat dari dilantai bawah, bergegas turun kebawah
"haikal bantuin!!"naya meminta bantuan kepada haikal
"biar gue yang bantuin! "ucap rachel
"nggak bisa chel, tenaga kita berdua nggak kuat untuk membawa om azka keatas !"kata naya
haikal membantu naya membawa azka menuju lantai dua
"hangat banget! "ucap haikal
naya merapikamranjang tua yang terbuat dari besi yang berada diruangan itu
setelah membantu membaringkan azka diatas ranjang haikal langsung pergi pergi kelantai satu karna dia harus memanggang daging daging
"ais!! Di bukannya tubuh dia yang menghangat! malah ruangan ini yang jadi dingin"rutuk naya
"apa itu nya kau kunci saja ya?! "tanya pada diri nya sendiri
"tutup aja ah, siapa tau suhu ruangan ini jadi hangat lagi"ucap nya
azka semakin menggigil
"aduh gimana nih?! "naya panik sendiri "em, apa gue peluk aja? tapi kan bukan muhrim"dalam kebingungan mencari akhirnya naya naik keatas rancang
""ya allah maafkan hamba mu yang penuh dosa ini"setelah itu naya langsung memeluk tubuh azka
tiba tiba saja azka membuka matanya,hal itu membuat naya sangat terkejut sehingga dia refleks menghindari azka namun dengan cepat azka menarik dan menindih tubuh naya
"om! "pekik naya
deg!
__ADS_1
kepanikan naya bertambah saat melihat mata azka merah
"om! tolong sadar! "air mata menganak di sudut mata naya.
"siapapun tolongiiiin!!! "naya menjerit sebisanya
namun tidak ada yang mendengar nya karna ruangan itu kedap suara,ruangan itu sebelum nya digunakan oleh para leluhur vampire untuk membantai mangsa mereka' tentu saja kamar itu dibuat kedap suara agar suara rintihan dan teriakan para mangsa mereka tidak terdengar oleh yang lain
om aku mohon tolong sadar!! "teriak naya sembari menangis
sudut bibir azka tertarik..
tanpa bicara lagi azka langsung menyingkap gamis yang dipakai gadis kecil itu
tangis naya semakin menjadi ketika tangan azka menyentuh are terlarangnya
naya tidak bisa menahan kekuatan azka, oleh karna itu saat azka melakukan penyatuan naya langsung pingsan
azka melakukan nya sampai beberapa kali sampai suhu tubuhnya kembali normal lagi, kemudian dia tumbang di samping tubuh gadis yang dia paksa untuk melayani nafsu nya
dimuat ruangan haikal beberapa kali mengetuk pintu mami tidak ada yang membuka nya
"mungkin naya ketiduran"ujar rachel
"bisa jadi"sahut haikal
mereka berdua me makan daging panggang, tidak lupa haikal juga menyimpan nya untuk naya dan yang lainnya
tiga jam berlalu...
naya baru tersadar dari pingsan,dia kembali terisak saat menyadari mahkota berharganya sudah direbut dengan paksa
azka terbangun karna mendengar suara tangisan yang seseorang "aja sakit sekali!! "ucap nya sambil memegang kepala nya
deg!
Azka baru sadar kalau dirinya tidak memakai apa pun
mata azka melotot melihat naya menangis disisi ranjang
"apa sebenarnya yang terjadi?! "azka bertanya tapi tidak ditanggapi oleh naya
bercak darah diatas seprai usang itu sudah menjawab pertanyaan yang ada dibenak azka
azka buru buru memakai pakaiannya nya kemudian mendekati naya
"tolong ceritakan apa yang sebenarnya terjadi? kenapa saya bisa berakhir di kamar ini?!"azka meminta naya menceritakan apa yang sudah terjadi karna dirinya tidak ingat apa apa
bukan nya menjelaskan,naya justru malah turun dari ranjang kemudian memungut CD dan hijab nya yang berserakan dilantai
Azka semakin melotot saat melihat hasil karya nya yang memenuhi leher jenjang naya
sambil merapikan rambutnya naya menangis meratapi nasib sialnya
🥀singgah juga di
__ADS_1
\=istri pengganti untuk tuan kenzo\=
\=tuan iblis jatuh cinta\=