(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 93 (S2)


__ADS_3

"la lalu aku sama ibuk gimana? apa ayah mau ninggalin kami?! "tanya andri"gawat kalau ayah sampai pergi! nggak ada yang nyariin uang untung ku sekolah dan biaya sehari hari kami"andri sangat cemas akan hal itu


wina menggigit bibirnya menunggu jawaban dari yusman


yusman melihat kearah ernest namun ernest tidak merespon apa apa"nak, ayah tidak akan ikut apabila ibuk dan saudara kmi tidak ikut"ucapnya


ernest mengepal tangannya..


"baiklah,mereka boleh ikut tapi mereka nggak boleh serumah sama kita"jawab ernest,ernest terpaksa mengajak mereka


"baiklah,tidak apa apa jika kamu tidak mau serumah sama mereka asalkan mereka ikut indah kekota ayah sudah bisa merasa legah"ucap yusman


"kami akan mengunjungi mu saat hari libur!! "ucap aldi


sofian menatap andri dan wina dengan tatapan penuh kebencian"tunggu aja kalian! "geram nya


"besok aku kami akan menjemput kalian,siap siap salah dari sekarang"kata axel kepada ernest,yusman,wina dan andri


setelah itu axel ars dan yang lainnya langsung pergi..


"nest! "panggil nisa


"ya ada apa?! "sahut ernest


"siapa perempuan yang tadi itu?! "tanya nisa


"oh dia rachel"jawab ernest


"assalamualaikum!"ucap rachel dari luar


"waalaikum salam!"sahut semua orang


rachel langsung mau ke dalam rumah"sudah mendingan?! "tanya nya kepada ernest


ernest mengangguk


"ini aku ada bawa sesuatu buat kamu"rachel memberikan sekotak coklat kepada ernest


Ernest langsung terkekeh melihat nya,namun ernest masih mengambilnya"bukan kah kamu tau siapa aku?! Kenapa memberikan ini?! "tanya nya sambil memperhatikan kotak coklat berbentuk love tersebut


"aku sengaja memberikan coklat supaya nggak di makan sama kamu"jawab rachel sambil tersenyum manis"aku memberikan itu sebagai tanda permintaan maaf"lanjutnya..


"benarkah?! "ernest membuka coklat itu dan memakannya"luamyan"ucapnya sambil memakan coklat itu


"eh katanya nggak bisa?!"tanya rachel


"bisa,tapi nggak bisa banyak banyak"jawab ernest


"oh! "rachel ber oh ria

__ADS_1


gani memperhatikan raut wajah nisa"apa anak ku menyukai dia?! "tanya nya dalam hati


"em,maaf soal tadi"ucap ernest


"nggak apa apa, aku juga tau situasi kamu tadi"jawab rachel


sementara itu di kota..


ars menyuruh orang untuk memperbaiki rumah geby


satu bulan berlalu...


wina dan andri tinggal di sebuah rumah kecil tidak jauh dari tempat yang di tempati oleh ernest dan yusman,hanya saja andri dan wina tidak mengetahuinya


setiap minggu ernest menyuruh orang membelikan uang dua ratus ribu untuk mereka


walaupun andri sempat marah tapi dia tidak bisa melakukan apa apa


hari ini adalah hari pertama andri masuk sekolah,begitu juga dengan ernest,dengan menggunakan identitas earnest ernest berhasil bersekolah di tempat ars dkk bersekolah,dan atas permohonan yusman ernest juga mendaftarkan andri di sekolah yang sama dengannya


bahkan ernest dan andri belajar di ruang kelas yang sama dengan ars dkk


saat masuk kedalam kelas andri di buat minder melihat penampilan teman teman nya yang terlihat bersih,putih dan rapi sedangkan dirinya hanya memakai pakaian sekolah nya yang dari desa karna belum punya uang untung membeli seragam baru


"mana yang satu lagi?! "tanya bu revi karna hanya andri yang datang


bu revi dan murid lainnya di buat terkejut saat melihat wajah dan penampilan ernest yang sangat mirip dengan ars


"maaf teman teman gue terlambat di hari pertama! "ucap ernest dengan raut wajah serius


andri melotot melihat penampilan ernest"di dia punya seragam baru!!??"tanya nya dalam hati


tak lama kemudian gilang masuk kedalam kelas"maaf aku telat buk"ucapnya,setelah itu gilang langsung duduk di tempat duduk yang bisa dia tempati,afan dan deri mengekor di belakang gilang


semua orang merasa aneh melihat sikap dan raut wajah gilang,afan dan deri yang terkesan aneh dan sedikit pucat


ars merasa ada yang tidak beres pada kedua temannya, tapi dia juga tidak tau apa yang menjadi penyebab nya


di tempat lain raihan sedang memimpin rapat penting..


"kenapa perasaanku tidak enak? biasanya aku tidak pernah merasa seperti ini walaupun papa sedang dalam keadaan berbahaya sekalipun?!! "raihan sampai tidak fokus saat melakukan penjelasan


raihan duduk! "suruh azka


"baik!"jawab raihan, raihan langsung kembali ketempatnya


"steven lanjutkan!! "azka menyuruh steven maju kedepan


steven langsung maju ke depan untuk melanjutkan nya

__ADS_1


"ada apa dengan raihan? kenapa dia bisa bisa nya tidak fokus di saat seperti ini?! "tanya azka dalam hati


setelah selesai rapat azka memanggil raihan keruangannya


"kenapa kamu tidak bisa fokus saat tapat tadi?! "tanya azka


"maaf"hanya itu yang keluar dari mulut raihan


azka bangun dari tempat duduknya lalu mendekati raihan"lain kali cobalah untuk fokus"ucap azka sambil menepuk nepuk pundak raihan


raihan mengangguk..


sementara itu di tempat sekolah...


ting!


pesan masuk ke ponsel ars


ars mengerutkan dahi melihat isi pesan tersebut


"siapa?! "tanya ernest sambil memajukan kepalanya untuk melihat isi pesan di ponsel ars"aneh,bukan kah mereka ada disini?! "tanya nya


"lihat sikap dan ekspresi wajah mereka sangat berbeda"jawab ars


ernest kembali memperhatikan mereka bertiga"benar juga"gumamnya


sepulang sekolah ars dan ernest langsung pergi ketempat yang di katakan dalam pesan tadi


dari arah belakang gilang,afan dan deri datang,tidak hanya mereka yang datang,stella geby dan andri juga datang,entah apa yang di inginkan oleh orang misterius yang mengirim pesan tersebut,dia membuat semua orang yang di kenal ars dan axel datang ke tempat itu tidak terkecuali dengan sofian aldi dan nisa,mereka juga mendapat pesan yang serupa


ars dan ernest langsung menghampiri mereka


"kenapa kalian datang kesini?! "tanya ernest kepada sofian dan aldi


"untung lah kamu nggak apa apa,kami sampai bolos sekolah karna mengira kamu sedang dalam bahaya"ujar sofian


aldi memeriksa tubuh ernest "sehat walafiat gini kok,tapi kenapa isi pesan tadi mengatakan kalau kamu dalam bahaya?! "tanya aldi heran


tiba tiba kabut tebal berwarna hitam menutupi sekeliling tempat itu sehingga terlihat seperti malam hari


"gawat! sihir!! "seru ars


"apa!!! "pekik ernest,ernest sofian dan aldi langsung waspada,mereka berusaha melindungi ars dari ancaman bahaya


gilang afan dan deri mulai menunjukkan reaksi yang aneh"sini kalian!! "panggil ernest


geby, stella nisa dan andri langsung berlari kearah ernest


kuku gilang, afan dan deri mulai memanjang dan warna mata mereka juga berubah menjadi hitam,seperti nya mereka sudah di kendalikan oleh sesuatu

__ADS_1


__ADS_2