(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 15 (S 2)


__ADS_3

ernest sudah siap untuk berangkat kesekolah


"nak ernest ayo sarapan dulu"ajak ustad faisal


"maaf bi aku tidak pernah makan pagi"ernest berusaha menolak nya dengan cara halus


"ck,nggak sopan banget sih"gerutu rachel


"rachel!"ustad faisal memperingati rachel


di rumah sekolah ernest..


"wah gaya lo makin hari makin keren aja si nest!"cleo sengaja menggoda ernest


"kalau cewek lain yang ngomong gitu tadi mungkin aja ernest bakalan baper,tapi berbungan elo yang ngomong,nggak jadi baper lah dia"rayyan sengaja mengejek cleo


"gue juga nggak bergarap ernest baper kok,gue kan cuma becanda"sahut cleo,dia menjadi jengkel melihat rayyan


ernest meninggalkan kedua sahabatnya yang sedang bertengkar


"lah,woy tungguin gue nest!"rayyan langsung mengejer ernest


dikediaman bastian..


"kenapa kamu tidak memberitahu mama bastian?!"alya sangat marah saat mengetahui apa yang terjadi kepada ernest


semua anggota keluarga berkumpul.


"ma,aku tidak punya pilihan lain,tolong jangan marah"pinta bastian


"hehe,inilah yang kau takut saat kamu mengetahui tentang semua kebenarannya,kamu sudah tidak mengahrgaiku lagi dan kamu juga secara terang terangan ingin menyingkirkan ernest"tuduh alya,dirinya sangat kecewa karna bastian tidak memikirkan keselamatan ernest yang hanya setengah manusia dan setengah iblis


bastian sangat terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh alya


dylan memberitahu ernest dengab cara mengirim pesan singkat


hanya ernest yang bisa menghentikan kemarahan alya untuk saat ini


"aish!"ernest mengumpat dalam hati karna pesan dari dylan masuk keponselnya tepat di saat,bel sekolah berbunyi


"dylan dylan,bagaimana aku bisa,keluar"rutuk ernest daam,hati


"ada apa ernest ?"tanya pak gerry


"tidak ada pak"jawab ernest cepat,ernest buru buru mengeluarkan buku dari dalam tas nya


pukul 2 siang..


dipesantren..


rachel membantu santri lainnya mempersiapkan keperluan untuk menyambut tamu


chel,kamu semalam tidur satu kamar sama ernest ya?"tanya naya


blhuss!


pipi rachel memerah mengingat apa yang terjadi tadi pagi diantara dirinya dan ernest


"kan kami sepupu"rachel berushaa menyembunyikan kegugupannya


"mana si dia,kenapa belum pulang juga ya?"tanya naya sambil celingak celinguk mencari keberadaan ernest


"nyari siapa jamu naya?"delia baru datang


"eh kak delia,nggak ada kak,tadi aku cuma nyari vera"jawab naya asal


"oh"delia ber oh ria

__ADS_1


jelas jelas dia nyari ernest"gerutu rachep dalam hati


tidak lama kemudian ernest pulang dengan rambut yang sedikit berantakan,kancing baju bagian atas nya terbuka dan dasi yang hampir lepas dari kerah baju


"melihat rachel ernest langsung melepas dasi lalu melempar nya kearah rachel


dengan cepat rachel menangkapnya


"kebiasaan banget si lo!"ucap rachel kesal


"kualat li marah marah sama gue!"kata ernest


"gue nggak peduli"sahut rachel kesal


"ohh ini nih"ernest menunjuk kearah rachel


"apaan si kamu nest!"haikal menurunkan tangan ernest


"knapa?"tanya ernest kepada haikal


"jangan kasar kasar sama cewek, walaupun dia sepupu kamu tapi kamu tetap harus bersikap baik"jawab haikal


"baiklah"ernest berlalu masuk kediaman ustad faisal


"gue aduin sama abi!"kata ernest dari depan pintu


"elo!"rachel langsung berlari kearah ernest


sesuai keinginan ernest,rachel mengejarnya sampai kedalam kamar


klek!


ernest mengunci pintu setelah rachel masuk


"ma mau apa lo?"rachel mulai merasakan ada yang tidak beres


ernest sengaja menakut nakuti rachel


"pasti seru banget kalau perut lo buncit"kata ernest sambil berjalan mendekati rachel


deg!!


rachel membelalakkan matanya


"jangan asal lo! gue aduin ke abi nanti!"ancam rachel


"abi tidak akan bisa melarang suami yang ingin menggauli istrinya"sahut ernest


deg!


"dari mana dia tahu tentang hal itu?"tanya rachel dalam hati


rachel mundur dan terus mundur hingga tubunya membentur tembok dibelakangnya


"nest jangan macam macam,lo masih sekokah"rachel mencoba mengingat kan ernest agar tidak keluar batas


"aku tidak peduli,yang aku pedulikan adalah bagaimana caranya membuat ernest junior tumbuh di dalam sini"ernest menyentuh perut rachel menggunakan jari telunjuknya menyentuh perut rachel


rachel langsung menepis tangan ernest


"jangan sentuh!"bentak rachel


ernest menunjukkan seringaian


ernest langsung menindih tubuh rachel


"jangan harap kamu bisa lepas kali ini"kata ernest

__ADS_1


rachel sampai menangis karna ernest sengaja menyentuh bagian dadanya


setelah itu ernest melepaskan rachel begitu saja


"jangan harap kamu bisa membentakku lagi"ernest merasa harga dirinya terluka karna rachel yang sudah sah menjadi istrinya berani bersikap kasar dan membentak dirinya saat sedang didepan orang lain,belum lagi saat ini ernest sedang pusing memikirkan alya yang sedang marah dan tidak ingin berbicara dengan siapapun,rasa lapar,haus dan dadanya yang terasa sesak menjadi salah satu penyebab dirinya menggila seperti tadi


"sial!! "kenapa aku melakukan itu?"rutuk ernest"untung saja aku tidak melakukan lebih jauh lagi"ernest merasa sedikit lega


"ada apa lagi ernest ?"tanya haikal


"tidak ada"sahut ernest kesal


sementara itu rachel menangis di di dalam kamarnya


"dasar cowok bejat!!"umpatnya dalam hati


lalu rachel segera merapikan pakaian dan hijabnya yang sedikit bernatakan karna ulah ernest tadi


rachel keluar dari kamar dengan mata sedikit sembab


"mata kamu kenapa nak?"tanya inayah kepada putri semata wayangnya


"nggak ada mi,tadi chel cuma kelilipan"rachel berbohong


"seperti nya aku harus minta maaf"dalam hati ernest


saat rachel sedang duduk sendirian ernest langsung menghampirinya


"maaf"ucap ernest


rachel pura pura tidak mendengarnya"hatinya begitu sakit karna perbuatan ernest tadi


"masya allah dua anak manusia ini berantem lagi"seru haikal


"kamu kenapa dek?"tanya azmi kepasa rachel


"ekhem azmi!"ustad faisal langsung memanggil azmi


azmi mengepal tinjunya


"ya pak"sahut azmi,azmi langsung menghampiri ustad faisal


"bantu fiqi mendekorasi ruang tengah"suruhustad faisal


"baik pak"jawab azmi


"rachel,kamu harus menjadi milikku"gumam azmi pelan


ernest mengernyitkan dahinya"walaupun aku tidak mencintainya tapi dia istriku,dia milikku"ernest mulai cemburu dengan irang orang yang menyukai rachel


ernest menatap datar dua manusia yang sedang bercengkrama didepannya


saat acara sudah selesai ernest kembali ke kamarnya terlebih dahulu karna dirinya merasa mual mual.


di luar..


"rachel! coba kamu lihat ernest,kenapa dia mual mual tadi!"suruh ustad faisal


"iya pi"sahut rachel pergi kekamarnya bersama dengan naya,delia,haikal azmi fiqih dan jack


rachel sengaja mengajak mereka tanpa sepengetahuan ustad faisal karna ustad faisal masih ada tamu di ruang pertemuan


cklek!


rachel membuka pintu kamar.


deg!

__ADS_1


"ernest !!"pekik rachel


__ADS_2