(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 7 (S 2)


__ADS_3

ernest melongo melihat azka


tap!


azka menyentuh bahu ernest


deg!


lagi lagi alya di buat terkejut


"bagaimana mungkin?"tanya dalam hati


air mata alya tidak henti hentinya keluar saat melihat Sosok yang sangat dirindukannya selama empat puluh tahun lebih


dylan bergegas mengambil kue ulang tahun untuk ernest


"apa yang kalian harapkan dari ulang tahun ernest yang ke 17 tahun ini?"pertanyaan itu hanya berhenti di dalam benak azka


azka merasa miris karna alya tidak tahu kalau ernest akan berubah mulai malam ini


saat jam menunjukkan pukul sembilan ernest mulai merasa gerah dan haus


azka tersenyum miring melihat ernest terus menerus meminum air putih dan es


alya mulai khawatir melihat ernest


alya menghampiri ernest apa yang kamu rasakan?"tanya alya


"haus"jawab ernest


matanya mulai tidak fokus melihat objek didepan nya


alya mengalihkan tatapan nya kearah azka


"apakah anda tidak tahu kalau clara itu anak om dirga dengan melan?"tanya azka dengan suara pelan agar tidak terdengar oleh yang lainnya


deg!!


mata alya melotot saat mendengar perkataan Azka


"ti tidak mungkin!"alya tidak ingin mempercayainya


"bagaimana mungkin aku tidak mengetahui nya?,di dimana melan sekarang? kenapa anak nya bisa berakhir di panti asuhan?"tanya alya dalam hati


"a apa yang harus aku lakukan?"tanya alya pada dirinya sendiri"maafkan aku melan"gumam nya


"tolong!"alya ingin memegang tangan azka namun azka langsung menghindarinya


azka tidak ingin rahasianya terbuka


"jangan membuatku menjadi penjahat dimata umum"kata azka,azka tidak ingin menatqp wajah alya


"ba baiklah"sahut alya


sebisa mungkin alya menahan tangisnya


tolong bawa ernest pergi untuk sementara waktu"pinta alya


"tidak bisa"azka langsung menolaknya


"nest lo kenapa?"rayyan bergegas mendekati ernest


"haus!"jawab ernest


"lah! bukannya lo tadi sudah minum es dan air putih yang sangat banyak?"tanya cleo


"nggak ngaruh"sahut ernest


semua orang kebingungan harus melakukan memberikan apa lagi karna ernest selalu mengeluh kalau dirinya haus


ernest sampai muntah muntah saking banyak nya meminum air


"lebih baik kita pulang!"perkataan alya membuat semua orang terkejut


bulan mulai terlihat dengan sangat jelas karna tidak ada awan yang menutupinya


hal itu membuat alya semakin khawatir


azka kamu pulang duluan bersama teman kamu!"kata alya

__ADS_1


"ayo,biar aku antar"kata azka


azka membantu ernest berjalan menjauhi keramaian


saat orang orang tidak melihat kearahnya kuagi azka dengan cepat membawa azka kehutan yang berada tidak jauh dari sekolah


keesokan harinya...


ernest terbangun ternyata dirinya sudah berada di kamarnya..


"aah!"ernest menyentuh kepala nya yang terasa berdenyut


kilasan kejadian semalam kembali terbayang bayang


azka membawa ernest kedalam hutan lalu dengan sengaja azka membawakan manusia untuk menjadi santapan pertama ernest


"dengan begini dia akan menjadi sedikit ganas"ucap azka


"aarrggghh!!!"erang ernest,dirinya sangat marah saat mengingat hal itu


ernest turun dari tempat tidurnya lalu pergi kekamar mandi untuk membersihkan dirinya


di ruang makan..


"cepat banget hari minggu berlalu"ucap dylan


"ck,dasar otak udang"ejek valia


"biarin"sahut dylan jengkel


*tap


tap


tap*


ernest datang..


"sudah bangun kamu nak?'tanya bastian


"hm"sahut ernest


ernest duduk di kursi yang biasa ia duduki,aroma manis dari tubuh orang disekitar nya begitu menyengat,sebisa mungkin ernest menahan hasrat nya ingin meminum darah


saat memakan sarapan paginya perut ernest langsung bergejolak,ernest berlari mencari tong sampah


*huek


huek*!


ernest memuntahkan semua makanan yang dimakannya


"minum nak"clara memberikan air minum kepada ernest


"makasih ma"ucap ernest


ernest meminum air itu sampai habis walaupun rasa mual kembali menyerang,ernest ke.bali duduk


"bukan hari ini hati minggu,kenapa kamu pakai baju sekolah?"tanya ernest kepada dylan


"ini hari senin bang!"jawab dylan


"hah! yang benar?"tanya ernest


"iya,abang pingsan sudah satu hari dua malam'jawab dylan


deg?


ernest sangat terkejut..


sambil menggelengkan kepala ernest bangun dari tempat duduknya lalu berlari menuju kamar


"untung saja aku cepat turun,kalau tidak,bisa bisa aku kena hukum pak gerry besok"gumam ernest


setelah berganti pakaian ernest turun kembali kebawah


"sarapan dulu!"panggil steven karna ernest main nyelonong pergi


"nggak! aku sarapan dikantin saja!"tolak ernest

__ADS_1


ernest berlalu keluar


"lihat,lah anak sama ibunya sama sama tidak mempunyai tata krama"ucap lyora


bastian mengepal tangannya"diam lyora!"tekan bastian


lyora langsung diam dan melanjutkan makannya sementara itu clara langsung menghentikan makannya


disekolah..


"nest!"sapa rayyan


"hm"sahut ernest


"ini lebih sulit dari ku bayangkan"gumam ernest


"pak saya mau bertukar tempat duduk dengan rio!"kata ernest kepada gerry


gerry sempat bingung


"saya mau bertukar tempat duduk dengan ernest pak!"kata rio


"baiklah kalau kamu bersedia"sahut gerry


rio langsung bangkit dari tempat duduknya membawa tas kemudian duduk ditempat duduk ernest


ernest duduk di tempat bangku paling pojok


saat jam istirahat ernest memilih berdiam diri dikelas


"nest ayolah kita kekantin,gue udah laper nih"ajak rayyan


"lo aja yang pergi,gue nitip pop ice rasa coklat"ernest memberikan uang pecahan sepuluh ribu kepada rayyan agar rayyan segera pergi


"apa yang terjadi dengan ku? kenapa aku menghisap darah orang itu?"tanya ernest sambil meraba bibirnya"benar benar sangat menjijikkan dan tidak manusiawi"rutuk nya


ernest mengangkat kepalanya saat melihat beberapa pasang kaki mendekat


"kok lo masih hidup nest?"darwin yang sedikit bodoh yang melontarkan pertanyaan itu


sudut bibir ernest terangkat


"weh! pertanyaan seperti apa itu?"tanya ernest balik


"elo "ingin sekali rega memukul darwin


"nest gue mau minta maaf"ucap shin,selama beberapa hari ini shin selalu ketakutan


ernest mengerutkan keningnya


"minta maaf? semudah itu kah?"tanya ernest


ernest merasa secara tidak langsung shin dkk lah penyebab dirinya menjadi seperti sekarang ini


grep!!


ernest mencekal tangan shin


"coba kamu rasakan ini! setelah itu baru kamu bisa menyimpulkan gue bisa memaafkan lo atau nggak!"ernest menyuruh shin memeriksa denyut nadinya


deg!


wajah shin langsung memucat


"ba bagaimana mungkin?"tanya shin


tubuhnya gemetar hebat


"apakah menurut lo gue bisa memaafkan orang yang sudah membuat gue jadi seperti ini?"tanya ernest sambil memiringkan kepalanya didepan shin


"ti tidak!"shin langsung pingsan


"shin!!"rega dan yang lain panik seketika


setelah beberapa saat shin kembali sadar lagi


"mulai sekarang menjauh lah dari ku,atau aku akan menjadikan kalian hidangan makan siang ku!"ancam ernest


"ga ga ayo pergi!"shin menjerit histeris

__ADS_1


"rega buru buru membantu shin


__ADS_2