(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 73 (S2)


__ADS_3

"no noah lo kenapa?! "tanya gaby


noah menggeleng kepala, kemudian noah berusaha berdiri"sana!"noah menyuruh gaby masuk ke kamar mandi


noah berjalan sempoyongan,sambil memegang dadanya yang terasa sakit noah mencoba untuk terlihat baik baik saja


"noah kamu tidak apa apa?! "tanya azka,azka ingin menyentuh pundak noah namun di tepis oleh noah


deg!


"lebih baik kita bersikap seperti orang asing,jika waktu nya sudha tiba aku tidak akan sanggup untuk melepas semua nya jika kalian bersikap seolah seolah menyayangiku"ucap noah,mata nya memerah menahan sedih


perkataan noah membuat azka tertegun


dari kejauhan gaby mengamati mereka


"apa dia bokap nya noah? tapi nggak mungkin deh,orang itu terlihat seperti masih berumur 27 atau 28 tahun"dalam hati gaby


noah berjalan menuju meja tempat teman teman nya berkumpul"lebih baik seperti ini"gumam noah sambil memegang dadanya yang terasa sangat sakit


"kok wajah lo pucat banget sih?! "tanya afan


"a aku harus kembali ke kamar"noah beranjak dari duduknya


noah berjalan dengan cepat memasuki rumah


di kamar..


"arrrgghhh!! "noah mengerang menahan rasa sakit yang seolah olah jantungnya akan meledak


"hahaha! kau terlalu mempermainkan ku! "noah menangis sambil tertawa menertawakan nasib nya


byur!


noah memuntahkan darah dari mulutnya


"ini sangat sakit! "ucapnya, tubuh noah melepas sehingga membuatnya lagi lagi kehilangan kesadaran


saat terbangun noah berjalan menuju jendela kamarnya


"kenapa mereka belum pulang juga? jam berapa sekarang? "noah melirik jam tangannya"jam 09"gumam nya


setelah berganti baju dan memperbaiki penampilannya noah kembali lagi ke taman belakang untuk berkumpul dengan teman temannya


dylan,azka dan yang lainnya malah meminum wine


"apa enaknya? "tanya noah dalam hati, diam diam noah mengambil wine milik dylan dan meminumnya hingga habis


"em lumayan enak"gumamnya


tiba tiba sosok bayangan sangat cantik datang menghampiri noah


"ernest akhirnya kamu kembali!"ucap sosok itu


"a aku bukan ernest"jawab noah tanpa sadar


hal itu membuat teman teman noah melongo


"ck,aku lupa, tubuhku bukan hanya milikku"gumam noah


"aish! "noah membentur kepalanya di meja yang berada di depannya


"noah lo nggak papa? "tanya deri


noah mengangkat kepalanya


deg!


deri terkesiap melihat retina mata noah berubah warna menjadi biru

__ADS_1


ars menggerakkan otot otot lehernya


tatapan ars terfokus kepada raihan,dia beranjak dari tempat duduknya lalu berjalan menghampiri raihan


belum sempat ars menyapa tiba tiba dia terjatuh, kemudian noah kembali menguasai tubuhnya"tidakcakan aku biarkan kalian menguasai tubuhku! tubuhku hanyalah milikku! "tekan noah dalam hati


afan dan deri bergegas berlari menghampiri noah


"aku nggak papa! "ucap nya


gaby mematung melihat gelagat noah menurutnya sedikit aneh


keesokan harinya semua orang sarapan namun berbeda dengan noah,dia memilih untuk tidak sarapan dia langsung pergi bersekolah, noah pergi membawa motor milik ernest


saat sedang berkendara tiba tiba rasa sakit kembali mendera


"akh! "noah sebisa mungkin menahan rasa sakitnya


sesampainya di sekolah noah bergegas masuk ke kelas


afan menempel punggung tangannya di jidat noah


"dingin banget! "ucap afan kaget


"lo sakit ya? "tanya afan


"nggak"jawab noah


ketika sedang belajar noah kembali merasakan sakit di bagian dadanya


"buk! aku permisi ke toilet sebentar! "ucap noah


"silakan"sahut revi


noah bergegas pergi ke toilet


sampai hampir jam istirahat tiba noah belum juga kembali


"baik buk! "jawab geby


geby bergegas pergi keluar kelas untuk mencari noah


semua tempat sudah di datangi oleh geby namun dia tetap tidak dapat menemukan noah


"toilet! "gumam geby


geby bergegas pergi ke toilet cowok


sementara itu noah sedang meringis menahan sakit


byur!


darah segar menyembur dari mulutnya


"aku tidak bisa kembali kejelasan dengan kondisi seperti ini"gumamnya,setagam putih yang di kenakan oleh noah sudah berubah menjadi merah karna terkena darah


"noah! "geby memanggil noah dari luar


"geby! "noah berusaha bangun


"ish noah dimana sih! "gerutu geby


"kenapa mencariku?!"tanya noah


noah sudah melepas seragam yang terkena darah,sekarang dia hanya memakai baju kaos berwarna hitam


"bu guru yang nyuruh gue nyari lo"jawab geby


geby langsung pergi meninggal kan noah

__ADS_1


"buruan! 'seru nya dari kejauhan


sambil memegang dada yang terasa sangat sakit noah berjalan kembali ke ruang kelas


"seragam kamu mana noah?! "tanya bu revi


"kotor buk"jawab noah jujur


wajah noah yang semakin pucat membuat bu revi menjadi khawatir


"noah kamu pergi saja istirahat di UKS,wajah kamu sangat pucat,takutnya nanti kamu malah pingsan"ujar bu revi


"aku baik baik saja bu"noah bersikeras untuk tinggal,dia tidak mau kalau keluarga nya tahu kalau dia sedang tidak baik baik saja


saat ingin duduk tiba tiba penglihatan noah kabur


tatapan noah yang kosong membuat geby heran


"noah! "geby menggoyangkan lengan noah namun tidak ada respon


deri mengibas tangan nya didepan mata noah"noah lo baik baik saja kan?! "tanya deri


"ya aku baik baik saja"jawab noah"aku tidak akan menyerah"gumamnya


"ibu akan memberitahu abang kamu agar dia menjemput aku pulang"ucap revi


"jangan lakuakn itu buk!"seru noah


semua orang melongo melihat noah termasuk bu revi


rasa sakit di dadanya membuat noah tertunduk sambil meremas dada


"mereka tidak ada yang boleh mengetahui apa yang telah terjadi padaku atau mereka akan membuat hidup ku lebih sengsara lagi"ucap noah


ucapan noah membuat semua orang terkejut


"baiklah!"bu revi tidak jadi memberitahu steven


saat jam istirahat noah tidak pergi ke kantin,dia lebih memilih berdiam diri di bawah pohon yang terletak di belakang gedung sekolah


byur!


darah segar menyembur dari mulut noah


noah!


pekik afan dan deri


"aku tidak apa apa"ucap noah sambil tersenyum


"kita harus ke dokter! "afan menarik noah agar ikut dengannya


"tidak perlu,aku sudah biasa dengan rasa sakit ini"noah menolak niat baik afan


afan dan deri tidak bisa berkata apa apa lagi setelah mendengar perkataan noah


dari bergegas membeli tisu lalu membersihkan bekas darah menggunakan tisu


"jangan jangan lo kayak gini karna dukun yang kemarin itu?! "tanya afan


"dukun? dukun yang mana? "tanya noah dalam hati


"iya"jawab noah


"kurang ajar! kita harus membalas dukun gila itu! "ucap deri marah


noah tersenyum "tidak perlu"noah mencegah mereka melakukan hal gila itu


yang dukung ars komen emot\=๐Ÿงก

__ADS_1


yang dukung ernest komen emot\=๐Ÿ’›


dan yang dukung noah komen emot\=๐Ÿ’œ


__ADS_2