(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 47 (S2)


__ADS_3

saat malam tiba bastian menjemput ernest dan rachel dan teman temannya karna sednag merayakan keberhasilan perusahaannya dalam memenangkan tender


Disini mereka sekarang..


baatian memboking satu restauran untuk digunakan mentraktir para santri,ustad dan anggota keluarga


"om azka mana pa?"tanya ernest karna sejak tadi dirinya tidak melihat azka


"itu om azka!"kata dylan


"duduk disini om"kata ernest


Azka duduk tepat disebelah ernest"diminum om"ucap ernest sambil meletakkan gelas berisi jus didepan azka


Azka mendekatkan mulutnya kearah telinga ernest"jangan aneh aneh,saya tau kalau ingatan kamu sudah kembali"bisik nya


Ernest nyengir kearah azka


saat menoleh kesebelah nya tatapan azka dan naya tidak sengaja bertemu dan itu membuat mereka sangat canggung


Naya langsung melihat ponselnya"kenapa tiba tiba aku salting kaya gini sih?!"yanya naya dalam hati


"azka oh azka,baru lima bulan alya meninggal dunia dan kamu sudah melirik wanita lain"gerutu azka dalam hati


Meskipun selama dirinya terbangun kembali,dirinya tidak pernah benar benar akur dengan alya tapi didalam lubuk hati azka yang terdalam dirinya masih sangat mencintai alya,hanya saja karna sakit hati yang tidak berkesudahan membuat azka menjauh dari alya


"ernest ikut saya sebentar!"azka mengajak ernest ketempat lain


"kemana om?"tanya ernest


"ikut saja"ucap azka


Ernest langsung mengikuti azka pergi ke taman kecil yang yang berada di depan resto


"ada apa sebenarnya om?"tanya ernest


"saya sangat heran kenapa gadis bernama naya itu bisa menyentuh ku"jawab azka


"apa? Kapan itu terjadi?"tanya ernest lagi


Tiga atau empat bulan yang lalu saat dirumah sakit"jawab azka lagi


"rumah sakit? Siapa yang sakit?"ernest terus melontarkan pertanyaan kepada azka"oh iya,aku sangat penasaran sebenarnya apa penyebab rachel hilang ingatan?"tanya nya


"saat itu rachel sangat depresi karna kamu dinyatakan meninggal dunia,satu bulan kemudian rachel dinyatakan hamil oleh dokter,namun kehamilannya tidak berlangsung lama,dia keguguran karna tertabrak mobil"jelas azka


"hamil?"tanya ernest dlaam hati


"saya yakin itu sebuah kesengajaan karna ada yang melihat gadis yang bernama adelia mendorong istri kamu ketengah jalan"kata azka


Mata ernest memerah"aku akan membalasnya aku pasti akan membuatnya sangat menderita"ucap ernest penuh amarah


azka menyentuh bahu ernest"sabar,lakukan secara perlahan,jangan langsung dibunuh buat dia merasa sedikit menderita dulu setelah itu kamu boleh mengeksekusinya"kata azka


"pasti,aku pasti akan membuat nya sangat menderita"sahuat ernest "aku tidak tau apa motifnya sehingga dia tega mendorong seseorang yang sudah menganggap dia seperti kakak kandungnya? "ernest tidak habis pikir adelia mencelakai rachel


"apa lagi kalau bukan karna cemburu,gadis itu sangat terobsesi untuk mendapatkan mu"jawab azka


ernest terdiam mendengarnya"ayo masuk kedalam,mereka sudah menunggu"azkaengajak ernest masuk kedalam restauran


didalam..

__ADS_1


"tante biar saya ambilkan"adelia sengaja mencari muka didepan clara dan keluarga


"terimakasih"ucap clara


"sama sama tante"sahut adelia


azka dan ernest kembali ketempat duduk mereka


menu utama sudah baru saja dihidangkan


"wah! steak!"seru rachel


"ernest bukankah gadis ini sangat cantik,apakah kamu tidak berminat untuk menamba koleksi seperti yang dilakukan oleh papa kamu?"tanya gladies kepada ernest


uhuk!


Bastian yang sednag mengunyah steak daging sapi langsung tersedak karna medengar sindiran gladies yang ditujukan untuknya


Adelia sangat senang karna dia pikir gladies menyukainya


ernest menunjukkan ekspresi datarnya


"tenang!"azka menepuk paha ernest agar tidak terpancing


dengan cepat ernest memotong steak daging miliknya lalu memakannya dengan cepat


Melihat itu clara langsung tegak dan menghampirinya lalu menyentuh bahu ernest "bunda gladies cuma bercanda,tolong jangan diambil hati"kata clara


Ernest tidak menjawabnya,dia menghabiskan steak miliknya lalu berdiri


Kebencian nya terhadap adelia membuat sulit mengendalikan amarahnya


"ayo pulang"ernest meraih tangan rachel lalu lalu menariknya agar ikut dengannya


"om chel pulang dulu,makasih makan malamnya"kata rachel


adelia meradang melihat hal itu,namun sebisa mungkin dirinya menyembunyikan kemarahannya


bastian menatap tajam kearah gladies


Gladies yang mengetahui kesalahannya langsung mengejar ernest keluar


Di depan resto..


"ernest tunggu bunda!"panggil gladies


Ernest langsung menghentikan langkahnya kemudian menarik nafas panjang lalu menghembuskannya


"ada apa bun?"ernest berbalik lalu tersenyum kearah gladies


"maafin bunda ya nak,bunda tidak bermaksud apa apa,bunda hanya ingin menyindir papa kamu saja"jelas gladies


"lo pergi duluan dan tunggu gue di tempat parkir"kata ernest kepada rachel


"oh,oke"sahut rachel


"setelah rachel pergi baru lah ernest menanggapi gladies


"ya bun aku tahu,bunda pasti hanya ingin menyindir papa,aku hanya tidak menyukai wanita itu,dia wanita yang sangat pandai bersandirawa dan menarik perhatian orang lain,dia sangat licik"ernest mencoba memberitahu gladies kalau dirinya marah karna dirinya membenci adelia dan bukan karna hal lainnya


"benarkah?"tanya gladies" Yang bunda lihat dia adalah gadis yang baik,lugu dan sangat sopan"gladies tidak menyangka ternyata adelia sangat licik

__ADS_1


"em kalau begitu aku pulang dulu ya bun"ernest mencium tangan gladies kemudian pergi


gladies berjalan masuk kedalam resto sambil berpikir


"benarkah yang ernest katakan? Kayaknya bukan hanya karna itu yang membuat ernest sangat membenci gadis itu,ernest bukan type orang yang gampang membenci seseorang,pasti gadis itu pernah melakukan sesuatu sehingga membuat ernest sangat membencinya"gumam gladies


hingga tanpa sadar gladies menubruk pelayan resto yang sedang membawakan jus


keduanya jatuh dan berlumuran jus pokat


"maafkan saya bu"ucap pelayan resto,wajah nya pucat pasi karna takut gladies marah


"tidak apa apa,itu juga salah saya"sahut gladies


"tante ayo saya bantu membersihkan nya dikamar mandi"tawar adelia


"jangan sentuh!"gladies menepis tangan adelia


Deg!


Adelia sangat malu


"mari ikut saya biar saya bantu ibu membersihkan nya"tawar pelayan itu


"tidak perlu"tolak gladies


"sekali lagi saya minta maaf bu"ucap nya lagi


"dylan!!"gladies memanggil dylan yang sedang asik main game


Dylan langsung menghampiri gladies"oh mu good! Bunda kenapa malah mandi jus pokat sih?"pertanyaan dylan membuatnya mendapatkan hadiah jitakan dari gladies


"eh kok gitu!"clara marah karna gladies menjitak kepala dylan


"ma,bunda jahat!"dylan pura pura menangis menyandarkan kepalanya dibahu clara


"berhenti berakting!"marah gladies


"iya iya,nah kenapa bunda manggil tadi?"tanya dylan


"buka jaket kamu!"suruh gladies


"untuk apa bun?"tanya dylan sambil membuka jaket yang dipakainya


"bawa sini"gladies mengambil jaket dari dylan


"pakai ini"lalu gladies memberikannya kepada pelayan tadi


"tidak,bu tidak perlu"tolak pelayan resto itu


"siapa nama kamu?"tanya gladies


"nama saya raihan tante"jawab nya


"raihan?"tanya gladies dalam hati


Disisi lain..


mata azka tiba tiba memerah


🌺likenya bestie😘

__ADS_1


__ADS_2