
"gue nggak perlu ngasih tau siapapun apa yang telah lo lakukan karna gue nggak memerlukan orang lain buat ngehukum lo"ujar rachel
"seseorang akan melakukan penghukuman jauh lebih adil dari pada hukuman yang diberikan oleh polisi!"rachel melanjutkan perkataan nya
deg!
ucapan rachel membuat adelia ketakutan,dia Tahu siapa yang dimaksud oleh rachel
"katakan apa yang dia lakukan!"tanya ustad fajri kepada rachel
"dia yang mendorong ku ke tengah jalan sehingga aku tertabrak dan kehilangan sesuatu yang sangat berharga bagiku"setela mengatakan itu rachel langsung pergi
inayah membeku ditempat nya,adelia adalah anak dari saudara jauh nya bagaimana caranya dia memberitahu merka twntang kejahatan yang dilakukan oleh adelia.karna itu rachel tidak bersikeras menghukum nya,rachel menyerahkan nasib adelia kepada ernest
di kediaman bastian...
Ernest masuk kedalam rumah dengan ekspresi yang sulit terbaca opeh siapa pun
"ernest!!"clara menghambur kearah ernest
ernest memaksa senyum nya
bastian mengacak rambut lalu duduk diatas sofa,steven masuk kedalam rumah sambil menghela nafas,sementara azka dan raihan ekspresi mereka sama seperti ernest
"kenapa nangis si ma? anal mama ini baik baik saja kok"ucap ernest sambil berusaha pura pura bahagia
ernest melepas pelukan"nest mau iatirahat dulu ma"ucap ernest,kemudian ernest bergegas pergi kekamarnya
clara melihat punggung ernest perlahan menjauh lalu menghilang di balik pintu kamar,clara langsung menghampiri bastian
"kenapa ernest jadi murung seperti itu pa?!"clara bertanya kepada bastian
bastian menjawab dengan gelengan,clara melihat kearah steven
Steven hanya mengedikkan bahu nya
ernest bersedih sepanjang hari,begitu pula dengan rachel,di kamar masing masing mereka berdua bersedih meratapi nasib rumah tangga nya
sementara delia menangis menyesali perbuatan nya,andai dia tidak mendorong rachel saat itu, mungkin sekarang mereka sedang tertawa bahagia,bukan seperti sekarang
"aku tidak bisa berharap kepada umi, lihatlah! memarahi dia saja umi nggak bisa,rachel merasa miris pada dirinya sendiri
Rachel memilih mengemas pakaian nya lalu pergi setelah lewat waktu tengah malam agar tidak ada yang mencegah nya pergi
disini rachel sekarang,dia menggunakan uang sejumlah sepuluh juta yang pernah diberikan oleh ustad faisal kepada semasa dia masih hidup"aku akan pergi jauh dari kota ini"gumam nya
"nest maaf aku belum bisa menerima kamu lagi"gumam rachel sambil menyela air mata
Rachel pergi menaiki taksi antar kota
pagi nya semua orang di ponpes dihebohkan karna menghilang nya rachel
fajri bertanya kepada bastian,dia sangat berharap rachel ada disana,namun harapan hanyalah sebuah harapan.nyatanya rachel tidak ada disana
__ADS_1
bastian tidak tega memberitahu ernest
akhirnya dia memutuskan untuk tidak memberitahu siapapun terutama ernest
ernest bersiap siap untuk pergi bersekolah,dia sudah memakai seragam sekolah lengkap dengan dasi nya
"ma! pa! bunda! aku berngkat dulu! "ucap ernest,kemudian pergi
"ya hati hati dijalan!"sahut clara
"kenapa ernest tidak, pernah sarapan? "tanya anna
"dia tidak mau"jawab clara singkat,lalu lanjut memakan sarapan dipiring nya
ernest masuk kedalam area sekolah,didepan kelas rayyan dan cleo sudah menunggu nya
Ernest melewati mereka begitu saja
tatapan ernest bertemu dengan kwdua teman shin
"lo berdua,kami sudah tahu apa yang kalian dan almarhum shin lakukan saat camping"ucapan cleo membuat rega dan darwin sangat terkejut
"sebelumnya shin!,nggak lama lagi akan tiba giliran kalian! "cleo melanjutkan ucapannya
deg!
keduanya memucat
raut wajah ernest bertambah muram
ernest terus memikirkan bagaimana nasib rumah tangganya bersama rachel
sementara ditempat lain rachel sedang membersihkan kontrakan yang baru saja dia sewa"besok aku akan mencari pekerjaan untuk melanjutkan hidup"ucap rachel
tetangga sebelah kontrakan rachel ternyata hanya beberapa yang sudah berkeluarga,lain nya masih bujang gadis
"kakak! "anak kecil umur tiga tahun menyapa rachel dari depan pekarangan nya
"hai! "rachel menyapa anak kecil itu juga
rachel mencabut kartu sim diponselnya lalu membuang nya dan menggantikan nya dengan yang Baru agar tidak ada yang bisa menghubungi diri nya
ternyata mereka semua pegawai pabrik?! "rachel bergumam di dalam hati
"aku mau coba ngelamar nanti, siapa tau diterima"gumam rachel
dia mengandalkan ijazah smp nya untuk melamar pekerjaan dipabrik besar itu
setelah bersiap siap rachel pun pergi kepabrik awalnya dia ditolak,tapi entah kenapa akhirnya dia diterima
tidak tahu apakah ada konspirasi dibalik diterimanya rachel bekerja disana
ditempatl lain karna tidak ada petunjuk lain akhirnya ustad fajri menghubungi ernest untuk dimintai tolong
__ADS_1
saat jam istirahat ernest tidak keluar dari kelas,rayyan dan cleo tidak memaksa nya untuk pergi kekantin lagi, karna keduanya tahu makanan ernest tidak sama dengan mereka
"lo takut nggak sama ernest ?!"rayyan bertanya kepada cleo
cleo menggeleng kepala
"bagi gue dia tetap ernest yang sama kaya ernest yang gue kenal dulu"jawab cleo jujur
rayyan tersenyum mendengar nya"bagus deh! "gumam nya
diruang kelas..
derrttt!!! ponsel di saku ernest bergetar
Ernest merogoh dan mengambil ponsel dari kantong celana nya
"om fajri?! "ernest cukup terkejut melihat nomor siapa yang menelfon
"assalam mualaikum! "ucap ernest
"waalaikum salam nak ernest!"sahut ustad fajri
"nak ernest tolong bantu om nyari rachel "pinta ustad fajri
deg!
"bukanlah rachel ada di ponpes? "tanya ernest balik
"rachel pergi saat kami semua sedang tidur, mungkin rachel kecewa karna mbak inayah tidak melakukan apa apa kepada delia walalupun mbak inayah tau adelia sudah mencelakai nya"ustad fajri menjelaskan semua nya kepada ernest
tangan ernest terkepal "baiklah aku akan mencari nya "jawab ernest
Ernest langsung mematikan panggilan telfon
" kenapa umi bersikap seperti itu kepada anak kandungnya sendiri?! "ernest sungguh tidak habis pikir dengan pola pikir inayah
setelah reldon dimatikan ustad fajri duduk di sofa sambil memijit keningnya
semua orang membisu ditempat mereka masing masing
"sikap umi membuat kami semua kecewa"ucap naya, aku akan mencari rachel sendiri
naya pergi meninggalkan ruangan itu
"tidak seharus nya umi bersikap tidak adil terhadap anak kandung umi sendiri! "azmi marah kepada inayah
inayah hanya bisa menangis menyesali semuanya
"lo jangan senang dulu delia!"ucap jack sambil menahan emosi karna barusan dia melihat senyum diwajah delia
"lo nggak tau siapa ernest sebenarnya,gue,lo juga nggak tau siapa gue! "tekan jack
Jack mendekat"lo pasti akan sangat menderita karna sudah membuat rachel hancur! "ucap jack sambil menoyor noyor kepala adelia
__ADS_1
hal itu membuat adelia sangat marah,namun dia hanya bisa memendam kemarahannya