
Santri lainnya disuruh pergi kekamar mereka masing masing
Mereka pun pergi,hanya azmi naya haikal dan rachel yang masih tinggal
"ting!
Taring ernest keluar
Dengan cepat azka mendorong lalu menindih tubuh ernest ,kuku ernest juga memanjang dengan cepat,dia berusaha melukai azka namun tidak berhasil karna azka selalu berhasil mengelak
mereka semua sangat terkejut melihat perubahan ernest
"aakh!"erang azka saat kuku ernest berhasil menusuk perutnya
bastian baru saja sampai..
bastian bingung harus bagaimana
"pisau!"batian meminta pisau
Rachel bergegas mengambilkan pisau lalu memberikan nya kepada bastian
sret!
dalam keputus asaan bastian memilih menyayat telapak tangan nya lalu meneteskan nya kedalam mulut ernest
"maafkan papa!"bastian menangis karna rasa bersalah
"harusnya papa yang merasakan nya!!"bastian berteriak sambil menangis
ustad fajri menarik tangan bastian
"kenapa anda memberikan darah kepada anak anda sendiri!? Apa anda ingin menjadikan dia iblis!"ustad fajri memarahi bastian
Azka bisa merasa sedikit lega karna ernest tidak berontak lagi
ernest tidak sadarkan diri karna tekanan pada dirinya sudah menghilang
"awalnya ernest normal seperti manusia pada umum nya,karna saya terlalu sibuk bekerja membuat saya tidak tahu apa yang dia alami disekolahnya"bastian bercerita kepada ustad fajri sambil terisak
Yang lain ikut terisak mendengarnya
"terakhir kali dia dirundung mereka mendorong ernest dari atas tebing,ernest jatuh dan membentur batu! Kepalanya pecah!!"bastian mengeraskan suaranya
"dia tetap hidup,tapi sebagai manusia setengah iblis!"lanjut bastian
Deg!
semua orang terkejut mendengarnya
"apakah ernest melakukan perjanjian dengan makhluk astral?"tanya haikal
Bastian menggeleng kepala
"sudah lah bastian! Kamu terlalu banyak bicara! identitas ernest tidak ada yang boleh mengetahuinya,jika ada yang tahu maka dia harus mati!"ucap azka,dari suara nya saja bastian sudah tahu bahwa saat ini azka sedang marah
semua orang terdiam..
tak lama kemudian raihan,jack dan rayyan datang membawa sisa bunga dan darah yang mereka temukan tadi
"kami tidak menemukan ahmad"ucpa rayyan
"kami hanya menemukan ini"jack menyerahkan darah dan,bunga kepada dokter dian
"harus aku apakan benda ini?"dokter dian bertambah bingung,karna dia orang medis bukan dukun
"buang saja,itu tidak berguna sama sekali"ucap azka
__ADS_1
"kenapa dia sangat dendam kepada kita?!"raihan bertanya kepada azka
azka menjawab dengan gelengan
"harus nya kita yang menyimpan dendam kepada mereka,orang tua kakek nenek dan semua anggota keluarga kamu mati ditangan mereka,begitu juga dengan keluarga ku,papa soni,papa samuel,om dirga dan lainnya musnah karna mereka,mereka juga membuat ku menyiakan waktu begitu lama di mansion tua itu"ujar azka
"aku sangat heran kamu tidak mirip sama sekali dengan ars,kamu lebih mirip dengan sea,justru ernest yang sangat mirip dengan ars,mereka seperti pinang dibelah dua"azka melanjutkan perkataannya
Raihan mengalihkan tatapannya kearah ernest
"karna sudah terlalu lama,aku tidak mengingat wajah papa ku dengan jelas"ucap raihan,hati nya terasa sakit
seisi ruangan dibuat sedih karna cerita azka
"lebam di bagian dada ernest itu apa penyebab nya?"tanya ustad fajri
"itu karna bekas pukulan benda tumpul"azka sengaja berbohong,tidak mungkin baginya untuk mengatakan karna batu mulia
"jika ernest masih seperti ini,saya akan membawanya pergi jauh"ucap azka
"tolong jangan bawa ernest ,kami bisa menerima kekurangan nya,kami sudah tidak punya kepala keluarga lagi selain ernest !"ucpa inayah memohon
permintaan inayah menimbulkan pertanyaan dibenak rachel dan yang lain
rachel merasa sakit dikepala nya..
"rachel!"pekik naya karna rachel tiba tiba pingsan
"sudah waktu nya"ucap azka
Saat rachel terbangun ingatannya sudah kembali
dia berjalan mendekat kearah ernest,air mata rachel luruh seketika.ketika melihat keadaan ernest
"duduk!"azka menyuruh rachel duduk disamping ernest,rachel pun duduk disamping ernest
ernest terbangun..
Rachel tersenyum menahan air mata
ernest perlahan mengangkat tangan,kemudian menghapus air mata di pipi rachel,perlakuan ernest membuat tangis rachel pecah
"aahh!!"eluh ernest karna rachel tiba tiba memeluk nya
ernest juga memeluk rachel"kenapa menangis?!"tanya ernest dengan suara pelan
rachel tidak menjawab,dia terus saja menangis
"ayo kita keluar!"ucap azka sambil berjalan keluar dari kamar itu
jack yang terakhir keluar menutupkan pintu kamar
"sudah kembali ingatan lo?"tanya ernest
Rachel mangangguk
"syukurlah"ucap ernest,ernest semakin mengeratkan pelukannya
"aku baru tau kenapa kamu sangat membenci kak delia"ucap rachel disela tangis nya
"cup! Cup! Sudah nangis nya"ernest kembali menyeka air mata di pipi rachel
sepuluh menit kemudian..
"sebenarnya aku keturunan vampire"ernest mencoba jujur kepada rachel, menurutnya sebelum orang lain yang memberitahu rachel lebih baik dia sendiri yang memberitahu nya
"vampire?"rachel tidak ingin mempercayai apa yang didengarnya
__ADS_1
"serius aja,vampire itu cuma ada di film film doang!"ujar rachel
"lihat!"ernest menunjukkan wujud asli nya sebagai vampire
Deg!
Rachel menutup mulut melihat nya
Hiks!
Rachel langsung terisak
ekspresi wajah ernest berubah datar,dia sudah menduga rachel akan syok melihat wujud aslinya
Ernest tersenyum pahit saat rachel memilih pergi
"ayo kita pulang pa"ernest sudah mengemas pakaian nya didalam koper besar
Inayah terisak melihat ernest membawa koper besar"kenapa tiba tiba kamu mau pergi nak?"inayah bertanya sambil sesekali menyeka air mata yang menganak disudut mata nya
"aku sudah bosan tinggal pesantren,aku ingin kembali kekehidupan ku yang mewah"ernest menjawab sambil menahan sedih hati nya sangat sedih ketika rachel menolak identitas aslinya sebagai vampire
inayah tidak dapat berkata apa apa lagi,dia menangis memikirkan nasib rumah tangga anak nya yang sudah berada di ujung tanduk
"kami akan berusaha membujuknya"setelah mengatakan itu bastian langsung pergi menyusul ernest yang sudah lebih dulu menunggu di mobil
Sementara itu rachel menangis tersedu sedu dikamar inayah
"abi,kenapa abi menikahkan ku dengan iblis!kenapa?!!"rachel menjerit dalam hati
"nak!"inayah menyentuh bahu rachel
"ada sebenarnya? Tolong ceritakan sama umi,kalian sebelumnya baik baik sajak kenapa tiba tiba jadi seperti ini?!"inayah memegang kepala nya yang terasa semakin berdenyut
"apa ernest memberitahu identitas asli nya kepada rachel?!"azmi sangat penasaran kenapa tiba tiba rachel dan ernest bertengkar
"mungkin sudah waktu nya kami berpisah mi"rachel menjawab sambil tersenyum,tepat nya senyum terpaksa
ustad fajri berkali kali mengusap wajah nya
"pak kak delia sudah sadar!"naya berteriak memanggil ustad ustad fajri,teriakan naya terdengar oleh rachel
Kemarahan rachel bertambah naik,dia membuak pintu kamar uminya dengan kasar kemudian menghampiri delia
Plak!
Tamparan rachel membuat delia yang sedang berusaha bangun terhuyung,untung saja azmi memegang nya
"ada apa ini rachel!"ustad fajri akhirnya meninggikan suaranya
"tanya saja sama ****** itu apa yang dia lakuakn beberapa bulan lalu!"jawab rachel penuh amarah
Duk!
Adelia terduduk di kursi tempatnya terbaring tadi
"i ingatan kamu?"tanya delia
Tubuh delia sampai gemetar karna ketakutan perbuatan buruk nya akan terbongkar
"iya!. Ingatan gue udah balik!"jawab rachel dengan cepat
Adelia termenung...
"pura pura sedih? Amnesia?!"kesabaran rachel sudah habis
"apa yang lo harap setelah lo nyelakain gue!?"tanya rachel penuh amarah
__ADS_1
"dek! kamu pasti salah paham"adelia masih berpura pura baik