
azka sangat senang naya dapat melahirkan dengan selamat.naya melahirkan seorang bayi laki laki yang sangat tampan
azka memberi nama anak pertamanya DARREN ABIZAR ABDILAH
dua tahun kemudian naya kembali melahirkan putra keduanya yang diberi nama ABIZAR NOAHERNEST ARSENIO ABDILAH
nama anak kedua mereka yang terdengar sangat rumit adalah hasil berdebatan satu keluarga,azka ingin mencantumkan nama ernest sedangkan naya ingin mencantumkan nama band kesukaannya
belum lagi A fei dan raihan yang ribut ingin memberikan nama untuk bayi itu juga
A fei merajuk karna keinginannya tidak diwujudkan oleh azka dan naya
dua puluh tahun kemudian...
saat kedua putranya masih bayi azka membawa keluarga nya pindah ke negara K karna dia tidak ingin keluarga nya di ganggu oleh keluarga paman nya naya yang selalu mencari cara untuk menyingkirkan naya agar veka bisa menggantikan posisi naya menjadi nyonya abdilah
"noah!!!!! "suara teriakan naya mampu menembus lapisan langit ke tujuh saking kencangnya
"kabur!!! "noah yang saat itu baru menginjak kaki di depan gerbang rumah langsung lari kocar kacir saat mendengar suara teriakan sang ibunda
"kena kamu!!! "raihan muncul di belakang noah lalu langsung menjewer kuping nya
"aahh sakit om!! "pekik noah
"anak kecil satu ini sangat susah sekali di atur"gerutu raihan sambil terus menjewer kuping noah
raihan memaksa noah pulang ke rumah agar naya bisa langsung menghukumnya
di hadapan naya..
"dasar penghianat!"gerutu noah karna raihan menyerahkannya kepada naya
"dihukum lagi?! "tanya A fei sambil lewat
"udah pulang perawan tua"ejek raihan
raut wajah A fei langsung buram,lagi lagi raihan mengejek nya
"alat reproduksi gue sengaja gue anggurin karna nggak mau nanti dapat suami nggak ada guna kayak lo! "setelah mengatakan itu A fei langsung pergi
ibu naya dan A fei sudah meninggal dunia lima tahun yang lalu karna sakit,semejak itu raihan semakin berani mengganggu A fei
raihan menganga mendengar pernyataan A fei
"ka kamu!!"tangan raihan terkepal
"ernest! apa lagi yang kamu lakukan sehingga membuat bunda teriak terus?! "tanya darren
"biasa bang"jawab nya sambil cengengesan
terkadang dia bingung harus menjawab karna dari pihak naya dan pihak azka memanggilnya beda beda
naya dan A fei memanggilnya noah sementara azka, raihan dan darren memanggil nya ernest
darren menggeleng kepala melihat
__ADS_1
"apakah saya datang sewaktu yang tidak tepat? "tanya steven dari depan pintu
semuanya menoleh kearah pintu
tatapan steven tertuju kearah noah yang juga dipanggil ernest
steven menghampiri noah"sangat mirip!"ucap steven, lalu steven menarik lengan noah
"apa apaan nih?! "tanya noah bingung bercampur panik karna steven memaksa membuka bajunya.
"dia bahkan punya tanda lahir yang sama"ucap steven sambil menyentuh tanda lahir di dada kiri noah
noah langsung menepis tangan steven
Steven beralih menghadap raihan"kau percaya reinkarnasi? "tanya steven kepada raihan
raihan terdiam..
"apa papa dulu juga punya tanda lahir seperti itu?"raihan mulai bertanya tanya dalam hati,wajah ars ernest dan noah sangat mirip,mereka bertiga seperti satu orang saking mirip nya
azka baru saja pulang dari kantor
"ada tamu rupanya" seru azka dari depan pintu
Steven menoleh
"lama tidak bertemu"ucap steven sambil tersenyum
mereka berdua langsung berpelukan
"mereka orang yang sama"jawab azka dengan suara pelan
"a apa?! "pekik steven
"jadi? "steven menggantung pertanyaannya saking syok nya
"ikut saya"azka mengajak steven pergi ke ruangan kerja nya..
"siapa orang itu ma? ! "tanya noah
"dia abang sepupu kamu dari negara I"jawab naya
"oh! "noah ber oh ria
di ruang kerja azka
"saat sedang bertarung melawan anak buah julio di masa lalu saya dan ars terluka parah,niat hati saya ingin membantu ars tapi saya malah terjatuh diatas tubuh ars dan pingsan karna batu mulia retak akibat pertarungan"azka menceritakan tentang petarungan di masa lalu
"batu mulia yang tertanam di di jantung saya tanpa sengaja menyerap darah ars cukup banyak, karna itu di saat tubuh ars menjadi debu jiwa nya tidak ikut hancur"lanjut azka
"lalu?!"steven mendengar dengan sangat serius
"jiwanya terhisap dan terkurung di batu dalam mulia,pada saat clara sedang mengandung ernest dia berkunjung ke rumah alya dan di saat juga jiwa ars pindah ke raga janin yang di kandung oleh clara"penjelasan azka membuat steven menggeleng geleng kepala
lantas bagai mana dengan noah?! "tanya steven lagi
__ADS_1
ekspresi wajah azka langsung datar,kemudian mendekatkan wajah nya ke telinga steven
"saya memasukkan jiwa ernest dan ars ke dalam tubuh noah,untung saja raga noah sanggup menampung tiga jiwa sekaligus"bisik azka
deg!
Steven melotot mendengarnya
"tega kamu om! seandainya raga noah tidak kuat menerima dua jiwa lainnya bukankah om juga akan kehilangan noah? "tanya steven,matanya memerah menatap azka
steven tidak habis pikir azka akan melakukan hal senekat itu
"saya harus melakukan nya walau tidak ingin,demi kelangsungan hidup klan vampire saya rela melakukan apapun untuk menghidupkan pangeran vampire"ujar azka,tangan nya terkepal kuat menahan rasa bersalah
"em,kalau begitu"steven menyentuh bahu azka,kemudian menepuk nepuk bahu azka"aku pergi dulu"steven keluar dari ruangan itu
di ruang tengah steven bertemu dengan noah lagi,dia menatapnya sebentar kemudian pergi
"kenapa dia menatap ku seperti itu?! "tanya noah dalam hati
tak lama setelah steven pergi barulah azka keluar dari ruang kerjanya
"pa!"darren menghampiri azka
azka menatap wajah darren" kamu sudah minum obat?!"tanya nya
"sudah pa"jawab darren
noah langsung pergi keluar rumah,suasana hati nya hancur saat melihat azka begitu peduli ke pada darren
"papa selalu saja peduli sama bang darren,dia nggak pernah peduli kepadaku"gumam noah
tiba tiba ponsel noah berdering...
"halo! siapa ini?"tanya noah
"noah ini saya!"jawab steven
noah terdiam
"saya yang tadi kerumah kamu! "iya jelas steven
"oh! "noah baru paham"ada apa ya?! "tanya nya
"saya tau kamu sekarang sedang melamun di pinggir jalan"jawab steven
noah yang semula duduk langsung berdiri lalu melihat sekitarnya,dia mencari keberadaan steven namun tidak menemukannya
"apa sebenarnya yang kamu mau?"tanya noah sambil mencoba mencari keberadaan steven namun tetap saja dia tidak menemukannya
"saya mau kamu datang ke negara I"jawab steven
noah langsung memutuskan panggilan telfon "aneh,dia kira aku punya banyak uang apa main suruh ke negara I, dia kira dekat mungkin"noah tidak habis habisnya menggerutu
🌺makasih buat yang sudah ngasih masukan🙏🙏🙏,jangan bosan dengan cerita novel ku dan jangan lupa juga beri dukungan se ikhlasnya😁🌺
__ADS_1