(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 72 (S2)


__ADS_3

"gawat! mereka sudah datang! "ucap steven"ka kalian harus melarikan dari jendela"steven berjalan menuju jendela kamar itu


mata steven melotot melihat sesosok vampire sudah menunggu di luar jendela


dalam kepanikannya steven mendengar julia memanggilnya


"steven! keluar sekarang atau aku akan menghancurkan rumah ini! "ancam julia


steven menghampiri noah"aku tidak akan mengorbankan kamu untuk yang kedua kali nya, aku akan menebus kesalahan ku di masa lalu"setelah mengatakan itu steven langsung berlari keluar kamar


"tunggu!! "noah menyusul steven keluar


"noah jangan!! "dylan berlari mengejar noah


yang lainnya ikut menyusul mereka keluar


"hahaha ternyata kalian semua ada disini,bagus! rumah ini akan menjadi kuburan kalian semua!"ujar julia


"kamu memang sangat merepotkan ku noah! mereka selalu berusaha menghidupkan mu walaupun mereka tahu pada akhirnya itu akan membuat mereka mati! "ucap julia


"a apa maksud kamu?! "tanya noah


"mereka tidak benar benar menginginkan kamu! mereka hanya membutuhkan raga kamu untuk menghidupkan pangeran vampire"


julia sengaja membuat hanya noah yang bisa mendengar suaranya


noah terdiam..


tiba tiba mereka merasakan kehadiran vampire lain..


"sebaiknya pergi dulu! "rekan julia mengajak julia pergi dari sana


"kenapa kalian sangat tegang?"tanya azka


mereka menoleh kearah pintu


"papa! "gumam noah


azka mendekat kemudian memegang dagu noah


"naya!! "pekik haikal


"apa kabar?! "tanya naya sambil tersenyum


"baik"jawab haikal


"dia darren?! "tanya haikal ragu ragu


"iya"jawab naya


darren menyalami mereka semua


"terima kasih sudah datang"ucap steven


"tentu saja aku akan datang,kamu memang benar benar licik,kamu membawa noah pergi agar aku datang ke sini"jawab azka


"maaf"ucap steven


"harus nya kamu mengatakan itu kepada noah, kamu sudah memanfaatkan dia untuk menakuti julia,kamu bisa saja membuat nya terbunuh jika saja kami tidak datang tepat waktu ke sini"ujar azka


ekspresi datar azka membuat steven membeku di tempat


naya mengerutkan dahi mendengarnya"maksud papa apa?! "tanya naya


"aku tidak bisa memberitahu kamu,suatu hari nanti kamu akan tahu dengan sendirinya"jawab azka


"keponakan ku tersayang! "panggil raihan


"om! "sapa noah


raihan mengendus mengendus sekitarnya"apakah kalian baru saja kedatangan tamu?! "tanya raihan

__ADS_1


pertanyaan raihan membuat noah dan dylan terkejut


"mana anggota keluarga yang lainnya? "tanya naya


"mereka sedang pergi,mungkin sebentar lagi mereka pulang"jawab steven


di ruang tamu..


"kita akan tinggal bersama mereka di sini"kata azka kepada darren dan naya


"em,apakah tidak terlalu ramai?! "tanya darren sejujurnya darren tidak setuju kenapa harus tinggal bersama mereka


"siapa sebenarnya orang tadi itu? kenapa mereka tiba tiba pergi?"tanya cleo dalam hati


"akh! "noah menahan sakit di dadanya


"aku harus pergi dari sini! "noah bergegas pergi ke kamar lalu mengunci pintu


"akh! "wajah noah memerah menahan sakit


"ke kenapa bisa seperti ini?! "tanya nya


"aish! "umpatnya sambil meremas bagian dada yang terasa sakit


"a apakah aku akan mati?! "tanya nya sendu


"ma ma! "setelah itu noah langsung kehilangan kesadarannya


di ruang tengah..


"noah pergi kemana?! "tanya haikal,dia masih ingin berbincang dengan noah


saat malam tiba semua orang berkumpul di halaman belakang rumah termasuk anggota keluarga yang pergi,mereka semua sudah kembali kerumah


"noah kenapa belum juga datang?! "tanya naya


"biar aku panggil"darren masuk kedalam kamar untuk mengajak noah keluar


"darren mana ma? "tanyq azka karna tadi azka asik berbincang dengan clara dan yang lainnya


"oh! "azka ber oh ria


sementara itu di kamar noah..


"kenapa?!!! kenapa rasa sakit ini membuat ku seolah olah akan akan mati?!! "noah menjerit menahan sakit


*tok


tok


tok*


suara ketukan pada pintu kamar nya membuat noah cepat cepat memakai baju dan merapika penampilannya


kemudian hari baru noah membukakan pintu kamar


"ada apa bang?! "tanya noah,sebisa mungkin noah menahan rasa sakit yang sangat menyiksa itu


darren menarik tangan noah"ayo keluar,swmua orang sudah nunggu"ucap nya


"ta tapi! "noah ingin menolaknya


"tidak ada tapi tarian! "potong daren


tangan noah terkepal mengingat apa yang di katakan oleh julia tadi siang


naya yang sedang memakan sup buah langsung menjatuh kan gelas dari tangannya


wajah noah yang sangat pucat membuat naya sangat khawatir


"kamu kenapa nak? apa ada yang sakit?! "tanya naya,naya memeriksa tubuh noah tapi dia tidak menemukan luka sedikitpun

__ADS_1


"aku baik baik saja kok ma"jawab noah


noah memejamkan mata menahan rasa sakit nya


"ayo duduk"naya menyuruh noah duduk


"a aku harus pergi sekarang"noah langsung berdiri namun di tahan oleh naya


"aku tidak bisa menahannya lagi! "gumam noah


"aku mau cuci tangan sebentar"noah langsung pergi menuju wastafel yang berada di dekat sana


byur!


noah tiba tiba memuntahkan darah segar dari mulutnya


sekuat mungkin noah menahan rasa sakit


setelah membersihkan darah di mulutnya noah ingin kembali bersama mereka namin tiba tiba penglihatan nya perlahan kabur


sebisa mungkin noah menahan kesadarannya


"noah coba kamu lihat siapa yang datang! "seru rayyan


ternyata mereka mengundang teman satu kelas noah agar datang


noah mengepal tangan melihat itu,lalu noah menunjukkan senyum palsu nya


darren tiba tiba kedinginan sehingga membuat naya dan azka panik bukan main, mereka sibuk menyelimuti tubuh darren menggunakan selimut


noah tersenyum miris melihat itu


"noah sini! "deri memanggil noah


noah langsung menghampiri mereka


rasa sakit di dada noah semakin menjadi


mereka di di hidangkan cake,jus dan beberapa makanan ringan lainnya


"woy! "geby memanggil noah


"ada apa?! "tanya noah


"duduk sini!"deri menarik noah agar duduk di sampingnya


noah kembali memejamkan matanya saat rasa sakit kembali menyerangnya


"bunuh steven! ! "tiba tiba noah mendengar suara seseorang memerintahkan dirinya untuk membunuh steven


"siapa kamu! "teriak noah dalam hati


afan menyentuh bahu naoh"lo kenapa?! "tanya afan karna sejak tadi raut wajah noah terlihat tegang


"adik adik silakan di nikmati makanannya"ucap dylan


"makasih bang"jawab mereka serentak


tatapan noah mengarah ke seorang gadis yang sedang sibuk menikmati jus miliknya


"ekhem!"afan berdehem samping sesekali menepuk punggung noah


noah langsung mengalihkan tatapannya


rasa sakit semakin membuat noah kesulitan untuk menahannya


"a aku ketoilet dulu! "noah bangun dari tempat duduknya


"kenapa dia sangat aneh? aku harus mengikuti nya, siapa tahu aku bisa mendapatkan video saat dia sedang melalukan sesuatu yang bisaxaku gunakan untuk mengancamnya"dlaam hati geby


"geby langsung pergi menyusul noah

__ADS_1


noah bersandar di dinding sambil menahan sakit


deg!


__ADS_2