
"gawat! mereka sudah datang! "ucap steven"ka kalian harus melarikan dari jendela"steven berjalan menuju jendela kamar itu
mata steven melotot melihat sesosok vampire sudah menunggu di luar jendela
dalam kepanikannya steven mendengar julia memanggilnya
"steven! keluar sekarang atau aku akan menghancurkan rumah ini! "ancam julia
steven menghampiri noah"aku tidak akan mengorbankan kamu untuk yang kedua kali nya, aku akan menebus kesalahan ku di masa lalu"setelah mengatakan itu steven langsung berlari keluar kamar
"tunggu!! "noah menyusul steven keluar
"noah jangan!! "dylan berlari mengejar noah
yang lainnya ikut menyusul mereka keluar
"hahaha ternyata kalian semua ada disini,bagus! rumah ini akan menjadi kuburan kalian semua!"ujar julia
"kamu memang sangat merepotkan ku noah! mereka selalu berusaha menghidupkan mu walaupun mereka tahu pada akhirnya itu akan membuat mereka mati! "ucap julia
"a apa maksud kamu?! "tanya noah
"mereka tidak benar benar menginginkan kamu! mereka hanya membutuhkan raga kamu untuk menghidupkan pangeran vampire"
julia sengaja membuat hanya noah yang bisa mendengar suaranya
noah terdiam..
tiba tiba mereka merasakan kehadiran vampire lain..
"sebaiknya pergi dulu! "rekan julia mengajak julia pergi dari sana
"kenapa kalian sangat tegang?"tanya azka
mereka menoleh kearah pintu
"papa! "gumam noah
azka mendekat kemudian memegang dagu noah
"naya!! "pekik haikal
"apa kabar?! "tanya naya sambil tersenyum
"baik"jawab haikal
"dia darren?! "tanya haikal ragu ragu
"iya"jawab naya
darren menyalami mereka semua
"terima kasih sudah datang"ucap steven
"tentu saja aku akan datang,kamu memang benar benar licik,kamu membawa noah pergi agar aku datang ke sini"jawab azka
"maaf"ucap steven
"harus nya kamu mengatakan itu kepada noah, kamu sudah memanfaatkan dia untuk menakuti julia,kamu bisa saja membuat nya terbunuh jika saja kami tidak datang tepat waktu ke sini"ujar azka
ekspresi datar azka membuat steven membeku di tempat
naya mengerutkan dahi mendengarnya"maksud papa apa?! "tanya naya
"aku tidak bisa memberitahu kamu,suatu hari nanti kamu akan tahu dengan sendirinya"jawab azka
"keponakan ku tersayang! "panggil raihan
"om! "sapa noah
raihan mengendus mengendus sekitarnya"apakah kalian baru saja kedatangan tamu?! "tanya raihan
__ADS_1
pertanyaan raihan membuat noah dan dylan terkejut
"mana anggota keluarga yang lainnya? "tanya naya
"mereka sedang pergi,mungkin sebentar lagi mereka pulang"jawab steven
di ruang tamu..
"kita akan tinggal bersama mereka di sini"kata azka kepada darren dan naya
"em,apakah tidak terlalu ramai?! "tanya darren sejujurnya darren tidak setuju kenapa harus tinggal bersama mereka
"siapa sebenarnya orang tadi itu? kenapa mereka tiba tiba pergi?"tanya cleo dalam hati
"akh! "noah menahan sakit di dadanya
"aku harus pergi dari sini! "noah bergegas pergi ke kamar lalu mengunci pintu
"akh! "wajah noah memerah menahan sakit
"ke kenapa bisa seperti ini?! "tanya nya
"aish! "umpatnya sambil meremas bagian dada yang terasa sakit
"a apakah aku akan mati?! "tanya nya sendu
"ma ma! "setelah itu noah langsung kehilangan kesadarannya
di ruang tengah..
"noah pergi kemana?! "tanya haikal,dia masih ingin berbincang dengan noah
saat malam tiba semua orang berkumpul di halaman belakang rumah termasuk anggota keluarga yang pergi,mereka semua sudah kembali kerumah
"noah kenapa belum juga datang?! "tanya naya
"biar aku panggil"darren masuk kedalam kamar untuk mengajak noah keluar
"darren mana ma? "tanyq azka karna tadi azka asik berbincang dengan clara dan yang lainnya
"oh! "azka ber oh ria
sementara itu di kamar noah..
"kenapa?!!! kenapa rasa sakit ini membuat ku seolah olah akan akan mati?!! "noah menjerit menahan sakit
*tok
tok
tok*
suara ketukan pada pintu kamar nya membuat noah cepat cepat memakai baju dan merapika penampilannya
kemudian hari baru noah membukakan pintu kamar
"ada apa bang?! "tanya noah,sebisa mungkin noah menahan rasa sakit yang sangat menyiksa itu
darren menarik tangan noah"ayo keluar,swmua orang sudah nunggu"ucap nya
"ta tapi! "noah ingin menolaknya
"tidak ada tapi tarian! "potong daren
tangan noah terkepal mengingat apa yang di katakan oleh julia tadi siang
naya yang sedang memakan sup buah langsung menjatuh kan gelas dari tangannya
wajah noah yang sangat pucat membuat naya sangat khawatir
"kamu kenapa nak? apa ada yang sakit?! "tanya naya,naya memeriksa tubuh noah tapi dia tidak menemukan luka sedikitpun
__ADS_1
"aku baik baik saja kok ma"jawab noah
noah memejamkan mata menahan rasa sakit nya
"ayo duduk"naya menyuruh noah duduk
"a aku harus pergi sekarang"noah langsung berdiri namun di tahan oleh naya
"aku tidak bisa menahannya lagi! "gumam noah
"aku mau cuci tangan sebentar"noah langsung pergi menuju wastafel yang berada di dekat sana
byur!
noah tiba tiba memuntahkan darah segar dari mulutnya
sekuat mungkin noah menahan rasa sakit
setelah membersihkan darah di mulutnya noah ingin kembali bersama mereka namin tiba tiba penglihatan nya perlahan kabur
sebisa mungkin noah menahan kesadarannya
"noah coba kamu lihat siapa yang datang! "seru rayyan
ternyata mereka mengundang teman satu kelas noah agar datang
noah mengepal tangan melihat itu,lalu noah menunjukkan senyum palsu nya
darren tiba tiba kedinginan sehingga membuat naya dan azka panik bukan main, mereka sibuk menyelimuti tubuh darren menggunakan selimut
noah tersenyum miris melihat itu
"noah sini! "deri memanggil noah
noah langsung menghampiri mereka
rasa sakit di dada noah semakin menjadi
mereka di di hidangkan cake,jus dan beberapa makanan ringan lainnya
"woy! "geby memanggil noah
"ada apa?! "tanya noah
"duduk sini!"deri menarik noah agar duduk di sampingnya
noah kembali memejamkan matanya saat rasa sakit kembali menyerangnya
"bunuh steven! ! "tiba tiba noah mendengar suara seseorang memerintahkan dirinya untuk membunuh steven
"siapa kamu! "teriak noah dalam hati
afan menyentuh bahu naoh"lo kenapa?! "tanya afan karna sejak tadi raut wajah noah terlihat tegang
"adik adik silakan di nikmati makanannya"ucap dylan
"makasih bang"jawab mereka serentak
tatapan noah mengarah ke seorang gadis yang sedang sibuk menikmati jus miliknya
"ekhem!"afan berdehem samping sesekali menepuk punggung noah
noah langsung mengalihkan tatapannya
rasa sakit semakin membuat noah kesulitan untuk menahannya
"a aku ketoilet dulu! "noah bangun dari tempat duduknya
"kenapa dia sangat aneh? aku harus mengikuti nya, siapa tahu aku bisa mendapatkan video saat dia sedang melalukan sesuatu yang bisaxaku gunakan untuk mengancamnya"dlaam hati geby
"geby langsung pergi menyusul noah
__ADS_1
noah bersandar di dinding sambil menahan sakit
deg!