
ernest serasa tidak percaya saat melihat azka
"om!"ernest mencoba memanggil azka lagi
"kenapa om mengikat diri om sepeeti ini?"tanya ernest,mata ernest berkaca kaca melihat keadaan azka
Azka masih diam.
"om tolong jawab!"ernest mulai kesal
"jangan jangan karna om azka menyerap racun iblis dari tubuhku makanya dia jadi seperti ini?"tanya ernest dalam hati"aku tidak akan membiarkan dia menderita karna aku "gumam nya
"baik lah kalau om masih tetap diam seperti ini"kata ernest
" aku akan melakukan apa pun yang ku mau!"lanjut ernest
Ernest langsung menyerap kekuatan jahat dari azka
"hentikan!!"teriak azka
Ernest tidak mendengarkannya
Tubuh ernest limbung dan jatuh kelantai setelah menyerap semua kekuatan jahat dari jiwa azka
"ernest !!"teriak azka,azka langsung menghampiri ernest dan membantunya berdiri
"kenapa kamu bodoh sekali!"bentak azka,mata azka memerah karna marah
Ernest menunjukkan senyumnya yang tulus
"aku tidak akan membiarkan keluarga ku terluka karna aku"kata ernest
"ayo kita pulang om"ernest mengajak azka pulang
Azka langsung melengos
"ya sudah kalau om nggak mau pulang"ucap ernest
Ernest langsung pergi
Di tempat kos..
"lama sekali ernest pergi?"tanya steven dalam hati
jack masih dapat mencium aroma tubuh valentine disekitar tempat kos
"jangan jangan"jack langsung panik karna dia mengira valentine akan mencelakai ernest
jack berlari keluar untuk mencari keberadaan valentine
"kenapa kamu belum pergi juga!!"bentak jack
valentine menunjukkan seringaian nya"kenapa kamu terlihat sangat cemas seperti itu?"tanya nya
"aku ingin aku sendiri yang membunuh ernest dengan tangan ku sendiri dan aku tidak ingin ada campur tangan siapapun"jawab jack
"baiklah,lakukan secepatnya kalau tidak aku sendiri yang akan melakukannya"ancam valentine
"kamu!"geram jack
saat jack dan valentine sibuk saling melempar tatapan tajam ernest dengan santainya berjalan melewati mereka
"Pergi sekarang!!". Bentak Jack
Jack Langsung kembali ke tempat kost
Sementara valentine masih saja mengawasi jack dari kejauhan
ernest masuk ke tempat kost dan Mengajak Rachel pulang,steven juga ikut mereka pulang
Adelia sangat sedih"tahan delia"gumam deli sambil mengelus dadanya
azmi juga cemburu melihat rachel dibawa pergi oleh ernest"rachel aku sangat menyayangimu"dalam hati azmi
Sedangkan haikal dan naya biasa saja melihat ernest membawa rachel karna mereka mengira hubungan ernest dan rachel hanya sepupu
Dikediaman bastian.
"darimana saja kalian?"tanya bastian
Anggota keluarga yang lainnya juga berada disana
ernest,rachel dan steven hanya diam saja
__ADS_1
tatapan glen mengarah ke rachel
"dia terlihat sangat manis kalau lagi cemberut"dalam hati glen
rachel langsung bersembunyi dibelakang ernest"kenapa dia menatap ku terus"rutuk rachel dalam hati
glen membuang muka karna takut ketahuan oleh bastian kalau dirinya sedang menatap rachel
"kenapa diam saja?"tanya bastian kepada mereka bertiga
"kami dari taman"jawab steven,steven sengaja berbohong karna yang lain juga berada disana
"benarkah? Kenapa nggak ngajak ngajak sih"gerutu dylan
steven sangat jengkel melihat dylan
bastian mengurut pelipis matanya,karna dia tahu kalau ernest,steven dan rachel pasti sedang menghadapi masalah diluar sana
bastian merangkul bahu ernest "maafkan papa nak"ucap bastian pada akhirnya
Ernest tersenyum lalu bertanya"untuk apa papa minta maaf?"tanya ernest
bastian menghapus air mata yang menganak di sudut matanya
Bastian menepuk bahu ernest "cepatlah tidur"suruh bastian
Ernest dan rachel langsung pamit pergi kekamar
"steven!"bastian memanggil steven
Steven menghela nafasnya,kemudian dia mengikuti bastian ke ruang kerja
Bastian menutup pintu kemudian duduk disofa
"duduk!"suruh bastian
Steven langsung duduk
"katakan apa yang terjadi"pinta bastian
Steven langsung mencerita semua yang dia ketahui kepada bastian
"kenapa harus ernest yang menanggung semuanya?"bastian merasa sedih
"tidak ada gunanya bersedih,yang harus kita lakukan adalah memberi ernest dukungan dan menolong nya dalam segala hal"kata steven
diruang tengah..
"lihat lah,setiap kali ada diskusi papa tidak pernah mengajak kita"kata shesil
"jangan memancing di air yang keruh"sahut valia
shesil mengerlingkan matanya
"huh!"
Glen menghembus nafas dengan kasar kemudian pergi
valia menggeleng kepala lalu pergi
kareen menarik dylan agar segera masuk kedalam kamarnya karna harus belajar untuk ujian
"payah!"rutuk Shesil kemudian dia juga pergi kekamar
"jangan dengarkan perkataan shesil tadi"kata valia kepada glen
"aku tidak mendengarkannya"jawab glen sambil menyulut rokok yang menempel dimulutnya
"baguslah"valia sedikit lega
Sudut bibir glen tertarik
*tap!
Tap!
Tap*!
suara langkah kaki seseorang..
"baiklah anak anak sekarang sudah waktunya untuk tidur,cepat kembali kekamar kalian masing masing!"seru bastian
Dikamar..
__ADS_1
Tanpa me mengucapkan sepatah kata pun ernest langsung berbaring begitu saja ditempat tidur miliknya
"kenapa ernest aneh banget ya? Nggak kaya biasanya"tanya achel dalam hati
Rachel merasa sedikit kacau
Di ruang tengah..
Azka datang untuk menemui ernest
bastian mematung di hadapan azka
"a ada perlu apa?"tanya bastian sedikit terbata karna dirinya bingung harus memanggil azka apa
"saya ingin bertemu dengan ernest "jawab azka
"steven!"bastian memanggil steven
*Tap!
Tap!
Tap*!
Steven berlari menuruni anak tangga
"ada apa pa?"tanya nya
"panggil ernest "suruh bastian
"baiklah"steven bergegas kekamar ernest
"apa sebenarnya yang terjadi?"tanya bastian kepada azka
"azka menyerap kembali kekuatan jahat yang sebelum nya saya serap dari tubuhnya"jawab azka
Deg!
Bastian sangat terkejut mendengarnya
Ernest datang bersama steven
Azka menatap ernest penuh sedih
"kamu tidak bisa tinggal bersama mereka disini,tempat kita adalah mansion yang gelap,lembab dan sunyi"kata azka kepada ernest
Deg!
Ernest terkejut mendengarnya
"ke kenapa begitu tiba tiba?"tanya ernest
""lebih cepat lebih baik,aku tidak ingin kamu merasakan apa itu kehilangan"jawab azka
Ernest terdiam.
"apakah tidak ada cara lain selain harus membiarkan ernest tinggal di dimansion?"tanya bastian dengan mata berkaca kaca
"tidak ada"jawab azka tegas
Bastian langsung terduduk dilantai
"ayo pergi"ajak azka
"bang,tolong jaga rachel,tolong lindungi dia dari yang lainnya terutama bang glen,aku merasa dia mempunyai niat lain terhadap rachel"kata ernest kepada steven
"pa,aku pergi dulu,tolong kasih tahu mama kalau aku baik baik saja"kata ernest kepada bastian
bastian tidak menjawab nya
Tatapan nya kosong
"aaaaaa!!!!"teriak bastian setelah ernest pergi
Brak!!
Bastian membalik sofa sofa yang berada diruang tengah
Prang!!!
Bastiqn semakin menggila dengan membanting foto foto yang tergantung rapi di dinding
"ada apa ini?"tanya lyora
__ADS_1
"pa tolong hentikan!"pinta steven
"aaaaa!!!!!"teriakan diiringi dengan air mata membuat yang melihat ikut bersedih"aku papa yang tidak berguna!!"teriak bastian