(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 27 (S 2)


__ADS_3

ernest serasa tidak percaya saat melihat azka


"om!"ernest mencoba memanggil azka lagi


"kenapa om mengikat diri om sepeeti ini?"tanya ernest,mata ernest berkaca kaca melihat keadaan azka


Azka masih diam.


"om tolong jawab!"ernest mulai kesal


"jangan jangan karna om azka menyerap racun iblis dari tubuhku makanya dia jadi seperti ini?"tanya ernest dalam hati"aku tidak akan membiarkan dia menderita karna aku "gumam nya


"baik lah kalau om masih tetap diam seperti ini"kata ernest


" aku akan melakukan apa pun yang ku mau!"lanjut ernest


Ernest langsung menyerap kekuatan jahat dari azka


"hentikan!!"teriak azka


Ernest tidak mendengarkannya


Tubuh ernest limbung dan jatuh kelantai setelah menyerap semua kekuatan jahat dari jiwa azka


"ernest !!"teriak azka,azka langsung menghampiri ernest dan membantunya berdiri


"kenapa kamu bodoh sekali!"bentak azka,mata azka memerah karna marah


Ernest menunjukkan senyumnya yang tulus


"aku tidak akan membiarkan keluarga ku terluka karna aku"kata ernest


"ayo kita pulang om"ernest mengajak azka pulang


Azka langsung melengos


"ya sudah kalau om nggak mau pulang"ucap ernest


Ernest langsung pergi


Di tempat kos..


"lama sekali ernest pergi?"tanya steven dalam hati


jack masih dapat mencium aroma tubuh valentine disekitar tempat kos


"jangan jangan"jack langsung panik karna dia mengira valentine akan mencelakai ernest


jack berlari keluar untuk mencari keberadaan valentine


"kenapa kamu belum pergi juga!!"bentak jack


valentine menunjukkan seringaian nya"kenapa kamu terlihat sangat cemas seperti itu?"tanya nya


"aku ingin aku sendiri yang membunuh ernest dengan tangan ku sendiri dan aku tidak ingin ada campur tangan siapapun"jawab jack


"baiklah,lakukan secepatnya kalau tidak aku sendiri yang akan melakukannya"ancam valentine


"kamu!"geram jack


saat jack dan valentine sibuk saling melempar tatapan tajam ernest dengan santainya berjalan melewati mereka


"Pergi sekarang!!". Bentak Jack


Jack Langsung kembali ke tempat kost


Sementara valentine masih saja mengawasi jack dari kejauhan


ernest masuk ke tempat kost dan Mengajak Rachel pulang,steven juga ikut mereka pulang


Adelia sangat sedih"tahan delia"gumam deli sambil mengelus dadanya


azmi juga cemburu melihat rachel dibawa pergi oleh ernest"rachel aku sangat menyayangimu"dalam hati azmi


Sedangkan haikal dan naya biasa saja melihat ernest membawa rachel karna mereka mengira hubungan ernest dan rachel hanya sepupu


Dikediaman bastian.


"darimana saja kalian?"tanya bastian


Anggota keluarga yang lainnya juga berada disana


ernest,rachel dan steven hanya diam saja

__ADS_1


tatapan glen mengarah ke rachel


"dia terlihat sangat manis kalau lagi cemberut"dalam hati glen


rachel langsung bersembunyi dibelakang ernest"kenapa dia menatap ku terus"rutuk rachel dalam hati


glen membuang muka karna takut ketahuan oleh bastian kalau dirinya sedang menatap rachel


"kenapa diam saja?"tanya bastian kepada mereka bertiga


"kami dari taman"jawab steven,steven sengaja berbohong karna yang lain juga berada disana


"benarkah? Kenapa nggak ngajak ngajak sih"gerutu dylan


steven sangat jengkel melihat dylan


bastian mengurut pelipis matanya,karna dia tahu kalau ernest,steven dan rachel pasti sedang menghadapi masalah diluar sana


bastian merangkul bahu ernest "maafkan papa nak"ucap bastian pada akhirnya


Ernest tersenyum lalu bertanya"untuk apa papa minta maaf?"tanya ernest


bastian menghapus air mata yang menganak di sudut matanya


Bastian menepuk bahu ernest "cepatlah tidur"suruh bastian


Ernest dan rachel langsung pamit pergi kekamar


"steven!"bastian memanggil steven


Steven menghela nafasnya,kemudian dia mengikuti bastian ke ruang kerja


Bastian menutup pintu kemudian duduk disofa


"duduk!"suruh bastian


Steven langsung duduk


"katakan apa yang terjadi"pinta bastian


Steven langsung mencerita semua yang dia ketahui kepada bastian


"kenapa harus ernest yang menanggung semuanya?"bastian merasa sedih


"tidak ada gunanya bersedih,yang harus kita lakukan adalah memberi ernest dukungan dan menolong nya dalam segala hal"kata steven


diruang tengah..


"lihat lah,setiap kali ada diskusi papa tidak pernah mengajak kita"kata shesil


"jangan memancing di air yang keruh"sahut valia


shesil mengerlingkan matanya


"huh!"


Glen menghembus nafas dengan kasar kemudian pergi


valia menggeleng kepala lalu pergi


kareen menarik dylan agar segera masuk kedalam kamarnya karna harus belajar untuk ujian


"payah!"rutuk Shesil kemudian dia juga pergi kekamar


"jangan dengarkan perkataan shesil tadi"kata valia kepada glen


"aku tidak mendengarkannya"jawab glen sambil menyulut rokok yang menempel dimulutnya


"baguslah"valia sedikit lega


Sudut bibir glen tertarik


*tap!


Tap!


Tap*!


suara langkah kaki seseorang..


"baiklah anak anak sekarang sudah waktunya untuk tidur,cepat kembali kekamar kalian masing masing!"seru bastian


Dikamar..

__ADS_1


Tanpa me mengucapkan sepatah kata pun ernest langsung berbaring begitu saja ditempat tidur miliknya


"kenapa ernest aneh banget ya? Nggak kaya biasanya"tanya achel dalam hati


Rachel merasa sedikit kacau


Di ruang tengah..


Azka datang untuk menemui ernest


bastian mematung di hadapan azka


"a ada perlu apa?"tanya bastian sedikit terbata karna dirinya bingung harus memanggil azka apa


"saya ingin bertemu dengan ernest "jawab azka


"steven!"bastian memanggil steven


*Tap!


Tap!


Tap*!


Steven berlari menuruni anak tangga


"ada apa pa?"tanya nya


"panggil ernest "suruh bastian


"baiklah"steven bergegas kekamar ernest


"apa sebenarnya yang terjadi?"tanya bastian kepada azka


"azka menyerap kembali kekuatan jahat yang sebelum nya saya serap dari tubuhnya"jawab azka


Deg!


Bastian sangat terkejut mendengarnya


Ernest datang bersama steven


Azka menatap ernest penuh sedih


"kamu tidak bisa tinggal bersama mereka disini,tempat kita adalah mansion yang gelap,lembab dan sunyi"kata azka kepada ernest


Deg!


Ernest terkejut mendengarnya


"ke kenapa begitu tiba tiba?"tanya ernest


""lebih cepat lebih baik,aku tidak ingin kamu merasakan apa itu kehilangan"jawab azka


Ernest terdiam.


"apakah tidak ada cara lain selain harus membiarkan ernest tinggal di dimansion?"tanya bastian dengan mata berkaca kaca


"tidak ada"jawab azka tegas


Bastian langsung terduduk dilantai


"ayo pergi"ajak azka


"bang,tolong jaga rachel,tolong lindungi dia dari yang lainnya terutama bang glen,aku merasa dia mempunyai niat lain terhadap rachel"kata ernest kepada steven


"pa,aku pergi dulu,tolong kasih tahu mama kalau aku baik baik saja"kata ernest kepada bastian


bastian tidak menjawab nya


Tatapan nya kosong


"aaaaaa!!!!"teriak bastian setelah ernest pergi


Brak!!


Bastian membalik sofa sofa yang berada diruang tengah


Prang!!!


Bastiqn semakin menggila dengan membanting foto foto yang tergantung rapi di dinding


"ada apa ini?"tanya lyora

__ADS_1


"pa tolong hentikan!"pinta steven


"aaaaa!!!!!"teriakan diiringi dengan air mata membuat yang melihat ikut bersedih"aku papa yang tidak berguna!!"teriak bastian


__ADS_2