
ditempat lain..
Steven kebingungan mencari rachel dkk
"aku,harus memberitahu papa"gumam steven,dia langsung menelfon bastian"pa! Rachel dan yang lainnya tidak ada ditempat kos nya"kata steven
"bagaimana bisa?!"tanya bastian
"mungkin mereka pergi kerumah sakit!"kata bastian
"aku akan pergi kesana!"sahut steven
Di mansion..
Rachel terus saja menangis
dengan sabar nya ernest mencoba membujuk rachel namun tetap saja tidka berhasil
karna kesal,ernest langsung melempar salah satu anak buah glen menggunakan pisau
"argh!!"erang preman itu,kemudian dia langsung mati karna pisau tadi menusuk jantungnya
kejadian itu membuat semua orang syok termasuk rachel
ernest menarik paksa rachel agar mau bersentuhan dengannya
"hiks jangan!!"jerit rachel
Penolakan itu membuat ernest hampir gila
"jangan!!!"jerit rachel pagi
Ernest langsung mengangkat rachel dan menaruh nya diatas ranjang lainnya..
"kenapa lo jadi kayak gini?"tanya ernest ,kesabarannya mulai menipis
"lo yang sabar nest,si brengsek itu hampir saha melecehkannya,tentu saja itu akan membuat dia trauma"akhirnya jack bersuara
"mana yang disentuh oleh dia?"tanya ernest kepada rachel
Dengan polosnya rachel menunjuk bagian betis dan pahanya kemudian menunjuk bagian lengannya
"kurang ajar!"umpat ernest
Ernest langsung berbalik arah
"bukan hanya ******** lo yang harus tapi nyawa lo juga harus gue habisi!"teriak ernest marah,mata ernest mulai memerah
"hentikan!!"suara seseorang membuat ernest menghentikan aksinya
"om!"ucap ernest
Semua orang melihat kearah pintu
*Tap
Tap
Tap*
Azka masuk ke ruangan itu
"jangan bunuh dia,bagaimana pun dia adalah saudara kamu"kata azka
"tapi om dia!"protes ernest
"ernest,tidak ada sejarah dalam keluarga kita membunuh satu sama lain kecuali penghianat yang bernama sean"kata azka lagi
__ADS_1
"kau tau siapa itu sean?"tanya azka kepada ernest
Azka membuat ernest terpepet kedinding
"ti tidak"jawab ernest gugup
"dia adalah orang yang membuat anak saya meninggal dan dia juga orang yang membuat nenek kamu meninggal"jelas azka
deg!
"sini kamu jack!"panggil azka
"kamu tidak perlu dendam terhadap ernest,karna sebenarnya dia tidak sengaja membunuh saudara kamu"kata azka kepada jack
"atas dasar apa anda mengatakan dia tidak sengaja melakukannya!"jack marah mendengar pembelaan azka terhadap ernest
"saya yang membuat dia membunuh untuk pertama kalinya,bahkan saya juga yang membuat dia menjadi pembunuh yang sesungguhnya"jawab azka
Deg!
yang lain sangat terkejut saat mendengar penuturan azka
Ernest tertunduk lemas karna azka membeberkan kejahatan yang dilakukan olehnya
"ya yang dibilang om lo nggak benerkan?"tanya rachel dengan bibir bergetar
"gue bisa jelasin"kata ernest
"hahaha!"azka tertawa sangat keras"saya menyuruh ernest memilih membunuh membunuh kamu atau membunuh musuh yang baru menjadi temannya,dan dia memilih membunuh temannya"kata nya
deg!
Tubuh rachel limbung dan hampir jatuh,untung saja azmi langsung menangkapnya
ernest mengepal tinjunya..
"apa tujuan om ngasih tau mereka?"tanya ernest ,mata ernest sudah berubah warna
"tapi mereka sudah mati semua! Anda ingin saya membalas nya kepada siapa tuan abizar azkanio abdila!!!"teriak ernest ,emosinya sudah memuncak
Azka terkesiap mendengar ernest dengan lantang menyebut nama lengkapnya
"ck,sudah lama aku tidak mendengar seseorang menyebut nama lengkap ku"ucap azka
"keturunan sean masih ada,dan aku ingin kamu menghabisi setiap nyawa yang mengalir darah sean,julio dan rafael"jawab azka sambil tersenyum misterius
tap!
Tiba tiba lampu mati
Saat lampu kembali hidup ternyata azka sudah tidak ada lagi disana
ernest tertegun karna azka sudah menghilang dari hadapannya
"lepas kan dia!"ernest menyuruh haikal melepaskan glen
Namun haikal tidak bergerak sedikitpun
"musuh yang jadi sahabat?"tanya haikal dalam hati
"apakah itu fiqih?"tanya nya dengan suara sanagt pelan namun masih bisa didengar oleh ernest
"yang dimaksud opeh om azka adalah shin,dia teman sekolah ku dan dia juga sangat suka membully"jawab ernest
Deg!
Haikal terkejut.
__ADS_1
"kok dia bisa denger si?"tanya nya dalam hati
haikal berjalan keatah glen
"hm,kasian amat ni orang,ganteng,kaya raya tapi perkututnya udah nggak berfungsi lagi"gumam haikal
Setelah ikatan terlepas glen langsung bangun dan mencari celana dan bajunya
Ernest pergi begitu saja..
"aaarrggh!!"erang glen karna luka bekas di potong kembali terasa sakit dan darah kembali menyembur dari alat vitalnya
sudut bibir ernest tertarik saat mendengar erangan kesakitan dari mulut glen
Saat ingin melangkah keluar dari mansion
"tugas kamu adalah membuat mereka semua mengunci rapat rapat mulut mereka atau mereka semua akan berakhir seperti teman kamu yang bernama shin"kata azka
"dari mana asal suara ini?"tanya jack dalam hati sambil mengedar pandangan nya
"cepat!"ernest menyuruh mereka semua cepat cepat keluar dari mansion
Azka juga membiarkan anak buah glen membawa glen keluar dari mansion karna bagaimanapun juga glen tetap lah keturunan dari soni,ayahnya
diluar mansion..
"aku akan melaporkan hal ini kepada papa"kata glen
Ernest menanggapinya dengan santai"laporkan saja"sahut nya
glen sangat kesal mendengar nya
"antar kerumah sakit"kata glen kepada anak buahnya
Setelah glen dan anak buahnya pergi ernest langsung menyuruh mereka pergi
"cepat pergi daru sini sebelum om azka berubah pikiran"kata ernest kepada teman temannya
"trua lo gimana?"tanya haikal
ernest menggeleng kepala"gue tetap disini"jawab ernest
jack memegang bahu ernest "gue tau lo nggak bisa keluar dari sini,gue bakal nyari cara supaya lo bisa keluar dari sini"kata jack kepada ernest
Ernest terdiam saat mendengar perkataan jack
rachel mendekati ernest"tanyq nggak ya?"tanya rachel dalam hati,dirinya sedikit ragu ingin menanyakannya namun ia harus menanyakannya"em,nest,kenapa om lo nyuruh milih antara gue dan teman lo yang bernama shin?"tanya rachel
"karna kalian berdua mengetahui rahasia ku"jawab ernest
Deg!
Rachel terkejut
wajah rachel langsung memucat
"tapi lo tenang aja,gue nggak akan nyakitin lo"kata ernest,lalu mengacak ngacak rambut rachel
"jack bawa mereka pergi"kata ernest kepada jack
jack tidak bergeming
"bawa mereka semua pergi sebelum om azka marah dan membuat mereka semua tidak bisa keluar dari sini"tekan ernest
Jack membelalak kan matanya saat mendengar perkataan ernest
Tinju azmi terkepal"seharusnya aku membawa ponselku,dengan begitu aku bisa merekam semua yang terjadi tadi,aku yakin setelah ustad faisal mengetahui semuanya dia akan marah besar dan akan memaksa rachel bercerai"dlam hati nya
__ADS_1
ernest tersenyum miring..
"kau akan menjadi target ku selanjutnya!"