(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 76 (S2)


__ADS_3

sampai kapan?! "tanya ernest dengan putus asa


"ngapain lo bersandar kayak orang abis di putusin sama do'i lo?"tanya stella


"au ah! "jawab ernest,lalu berjalan keluar dari toilet


sepulang sekolah tiba tiba seorang remaja dari sekolah lain datang mencari geby


"geb ada cowok lo tu"stella memberitahu ernest


"a apa? cowok gue?! siapa "tanya ernest,ernest memiringkan kepala untuk melihat sosok pacar geby


"si gilang! "jawab stella


"jangan bilang kalau lo lupa juga?"tanya stella


Ernest menggeser tubuh stella"masih gantengan gue"gumam nya


"geby! "panggil gilang"lama nggak ketemu"ucap gilang,tanpa memberi aba aba gilang langsung memeluk geby


tangan ernest terkepal


"sehari nggak ketemu lo tambah cantik aja "gilang memegang kedua pipi geby


Ernest menyipitkan matanya,sepertinya kesabaran ernest sudah habis


"gawat! "ucap ars


"gawat apanya? "tanya afan dan deri


ars nyengir"lihat aja "jawab nya memajukan dagunya


buk!


gilang tersungkur karna pukulan ernest


afan,deri dan stella sontak menutup mulut mereka


"e elo gila ya geb! "teriak stella


"siapa suruh dia megang muka gue!"ucap ernest kesal


"sayang kenapa lo mukul gue? bukan kah selama ini gue udah biasa megang muka lo kayak gitu?! "tanya gilang,gilang merasa ada yang aneh pada geby


ernest mendekati gilang kemudian menarik bajunya"sebaiknya mulai sekarang lo jangan melakukan itu lagi! itu kalau lo masih sayang sama tangan lo! "ancam ernest,ernest sampai menggerakkan gigi di hadapan gilang


"udah udah geb! "afan menarik ernest agar melepaskan gilang


"stel geby kenapa? ! "tanya gilang kepada stella


stella bingung harus memulai dari mana"em, kayaknya geby hilang ingatan deh"jawab stella


"apa? hilang ingatan!! "pekik gilang,gilang melihat kearah geby


"apa! "tanya ernest nyolot


gilang langsung melihat kearah lain,baru kali ini dia melihat geby bersikap kasar,sebelumnya geby selalu bersikap lembut dan manja


"ceritakan?! "pinta gilang


mereka mencari tempat duduk..


Stella menceritakan apa yang dia tahu


gilang tertegun mendengar nya


sementara itu ernest terus terusan menempel pada ars


"siapa cowok itu?! "tanya gilang kepada stella


"dia noah,murid pindahan dari negara K"jawab stella


gilang melotot"jadi gara gara nyelamatin tu bocah geby jadi seperti itu?! "tanya gilang,emosi nya tersulut melihat kedekatan pacar nya dengan laki laki lain


stella mengangguk


"jangan kesana!"stella menahan gilang

__ADS_1


beberapa kali gilang menarik nafas panjang untuk menetralkan emosinya


"jadi gue harus gimana?"tanya gilang kepada stella


"em"stella juga bingung harus apa


"duduk yang benar! "ars merapikan rok dan mengajari ernest agar duduk seperti perempuan pada umum nya


ernest langsung menepis tangan ars"suka suka gue! "ernest kembali duduk seperti laki laki padahal dia sedang memakai rok pendek


ars menggeleng kepala melihat nya,kemudian berdiri lalu menghampiri stella"stel ajari geby cara duduk yang benar,nggak enak banget dilihat"kata ars kepada geby


Stella mengerutkan dahi"maksudnya?"tanya stella


"lihat!"ars menyuruh stella melihat kearah geby


Stella meringis melihat cara duduk geby


"ya lo tenang aja, gue bakal ngajarin geby"ucap stella


"bikin malu aja lo geb! "gerutu stella dalam hati


setelah itu ars langsung pergi pulang


"geb ayo kita pulang! "ajak stella


"gue bisa sendiri! "ernest melepas gandengan stella


Stella menggaruk kepala karna geby


gilang hanya bisa melihat dari kejauhan,dia takut di pukul lagi oleh geby


di rumah..


Ernest mencari sesuatu yang bisa membuat nya mengatasi rasa bosan nya


ponsel geby berdering...


"papa? "tanya ernest


sudah tiga kali ponsel geby berdering namun tidak kuat di angkat oleh ernest


"geby kenapa lama sekali mengangkat telfon nya?!"tanya mario,ayah geby


"ta tadi di kamar mandi"jawab ernest gugup


"kamu jangan kemana mana papa sama mama sudah di jalan,paling sebentar lagi kami sampai dirumah"kata mario


ernest memejamkan mata"ck,belum selesai satu masalah sudah datang lagi masalah yang baru"gerutunya dalam hati


"iya pa"jawab ernest


"sudah dulu ya pa"ernest langsung mematikan panggilan telfon


mario mengerutkan dahi saat panggilan telfon dimatikan


"ada apa pa? "tanya mia,ibu nya geby


"tidak biasanya geby mematikan panggilan telfon"jawab mario


mia tersenyum mendengarnya"itu berarti dia sudah dewasa"jelas mia


"mungkin"jawab mario sambil mengangguk kepala


tak lama kemudian sebuah mobil memasuki area pekarangan rumah..


"apa itu mereka? "tanya ernest


Ernest langsung membukakan pintu


"sayang! "mia langsung memeluk ernest


ernest hanya diam saja, dia tidak membalas pelukan mia


mia merasa ada tang aneh pada geby


"kamu sakit? "tanya mia karna geby yang mereka kenal adalah anak yang ceria,manja dan cerewet,sekarang sikap geby berubah drastis menjadi pendiam,dan cuek

__ADS_1


"masuk ma! "ajak ernest


setelah mia dan mario duduk ernest pergi kedapur membuat kan teh untuk kedua orang tua geby


dengan ekspresi wajahnya yang datar ernest menawari mereka minum"di minum ma pa"ucap ernest


"oh ba baiklah"sahut mia gugup melihat ekspresi wajah geby yang sangat datar


"em, aku kekamar dulu, ada PR dari sekolah"ucap ernest ,setelah itu ernest langsung pergi ke kamarnya


"pa! "mia langsung mendekati mario


mario tampak berpikir


dikamar nya ernest terus menerus berpikir kenapa dirinya bisa pindah ke tubuh geby"apa istimewanya tubuh ini?! "tanya nya


sementara itu di kediaman steven..


"noah! "panggil naya


ars semakin tidka bersemangat saat mendengar suara naya memanggilnya"ya ma! "sahut ars dengan malas


ars keluar dari kamar lalu menghampiri naya di dapur'ada apa ma?! "tanya nya


"bantuin mama buat bakso sama kimchi"jawab naya


"bak bakso?! "tanya ars


"iya,apa ada masalah?"tanya naya balik


"nggak ada"jawab ars sambil menggeleng kepala


ars memijit dahinya"bukankah bakso harus menggunakan bawang putih?! "tanya nya dalam hati


"lagi ngapain tante? "tanya dylan


"nah kebetulan kamu datang,cwpat cuci tangan, kamu sama noah bantu tante membuat bakso dan kimchi"ujar naya


"ok! "jawab dylan, dylan langsung mencuci tangan


"ayo bantuin!"dylan menarik ars


mau tidak mau ars harus membantu samapi selesai,aroma bawang putih yang menyengat membuat hampir muntah


saat malam tiba naya memanggil semua untuk makan malam,hanya azka,raihan dan steven yang tidak ada, mereka masih sibuk di kantor


"noah sini! "panggil naya


ars langsung menghampiri naya


"duduk"suruh naya


ars langsung duduk


"ini untuk kamu,kamu kan paling suka makan bakso"ujar naya sembari memberikan satu mangkuk penuh bakso


"belum juga makan lambung ku sudah bergejolak"rutuk ars


"di makan! "naya menusuk bakso menggunakan garpu lalu menyodorkan ke mulut ars


melihat ekspresi wajah naya membuat ars tidak tega untuk menolaknya


"enak? "tanya naya


"enak banget"jawab ars sambil tersenyum


karna tidak ingin mengecewakan naya ars menghabis kan cukup banyak bakso yang di suapi oleh naya


"ma aku kenyang"ucap ars


"a aku kekamar dulu,ada PR dari sekolah"ars buru buru berlari ke kamar


naya menggeleng kepala melihat tingkah nya


di kamar...


ars memuntahkan semua bakso "sebelumnya aku sudah lemah karna semenjak sadar belum minum darah, sekarang aku bertambah lemah lagi karna terpaksa makan makanan yang mengandung bawang putih"gumamnya

__ADS_1


ars bersusah payah berjalan menuju kasur


__ADS_2