
jack melihat kearah dylan..
"aku hanya asal bicara, dia juga bukan ernest,aku hanya terlalu terobsesi kepada ernest dan rachel aku tidak bisa menerima kenyataan kalau mereka berdua sudah mati"ujar jack, lalu jack duduk di samping ernest yang sedang terbaring tak sadar kan diri
"itu kenapa?!"tanya jack sambil melihat kearah geby
"pingsan!"jawab dylan
tanpa mereka sadari jiwa ernest kembali ke tubuh geby dan ars kembali lagi
tiba tiba geby membuka mata
"aish! "umpatnya saat menyadari ternyata dirinya pindah lagi ke tubuh geby
"jack! "panggil ernest
jack menjengatkan alis karna tiba tiba di panggil
"ikut gue bentar! "ajak ernest
"geb! "gilang ingin protes
"diam disana lo! "ucap ernest sambil melotot kearah gilang
meskipun bingung jack tetap mengikuti ernest keluar
jack terlihat bingung "ada apa ya?! "tanya nya
"sini dulu! "ernest menarik jack
jack melotot karna tangan nya di pegang
"gue ernest!"jelas ernest
"hah! "jack langsung melongo
seriusan?!"tanya jack sambil memeperhatikan tubuh geby
Ernest spontan menutup dadanya"liat apa?! "ernest melotot kearah jack
"entah kenapa gue bisa bisa nya terjebak di dalam tubuh gadis ini"ucap ernest
"jadi ini beneran elo nest?! "tanya jack
ernest mengangguk
jack bersandar di dinding..
"jujur gue merasa nggak nyaman ngobrol sama lo karna tubuh itu"ucap jack, terlihat jelas dari raut wajahnya jack sangat tidak nyaman berdekatan dengan ernest
"ayo masuk! "ernest malah menggandeng jack
""lepas! "jack menyuruh ernest melepas tangannya
"diam! "ucap ernest
sambil merengut jack masuk kedalam kamar tempat yang lainnya berada
"lepaskan! "jack menepis tangan ernest
ernest menatap garang kearah jack
"apa dia pacarnya anak noah?! "tanya jack kepada dylan
"tidak tahu,tapi sepertinya bukan"jawab dylan
jack menyipitkan matanya kearah ernest
__ADS_1
"apa! "ernest menatap jack dengan tatapan membunuh
ars terbangun dan melihat keberadaan jack di sana
jack langsung memeriksa luka di tubuh noah"syukurlah darahnya tidak keluar lagi"ucap nya
lama ars menatap wajah jack
"tidak perlu terlalu fokus melihat wajah ku, aku tahu aku tampan tapi kita bukan lawan jenis"ucap jack pede
"huek!!!
ars dan ernest serentak pura pura muntah mendengar nya, tingkat kepedean jack sudah terlalu tinggi
stella mendekati jack"makasih sudah ngobatin teman kami"ucap stella
jack memiringkan kepalanya untuk melihat wajah stella karna stella terlalu menundukkan kepalanya
"sama sama"sahut jack
"angkat wajah mu nona! supaya pangeran ini bisa melihat nya! "jack sengaja menggoda stella
.blus
pipi stella langsung merona
"pangeran kodok! "ejek ernest
jack menoleh"iri bilang saja"ucap jack dengan mimik wajah sok imut
"kalau begitu aku pamit dulu"ucap jack
sebelum pergi jack sempat menindik kan kepala di hadapan ars
"kenapa dia nunduk dihadapan lo sedang kan dihadapan gue boro boro nunduk,ngomong manis aja nggak"gerutu ernest
deri langsung melihat keluar jendela, bayangan tengkorak manusia yang dia lihat tadi siang terus menghntuinya" i ini sudah malam,bagaimana kalau nanti bertemu penjahat,hewan buas atau hantu di jalan?! "tanya deri
jack tiba tiba nongol lagi"aku sudah menyuruh bawahan ku untuk berjaga di sekitar sini,besok mereka akan memandu kalian keluar dari tempat ini! "ucapnya
"alhamdulillah! "ucap mereka, akhirnya mereka bisa melalui malam ini dengan tenang
ars kembali berbaring diatas kasur..
yang lainnya langsung mencari kamar dan tempat untuk mereka tidur
Ernest justru malah sibuk memeriksa isi lemari lemari di sana
"wine! "gumamnya
"sepertinya rumah ini dulunya milik orang kaya"ucap nya
Ernest pergi ketempat di mana ars berada"ars!! "panggilnya
"minum! "tawar nya
"heh! kamu itu sedang meminjam tubuh sepenuh gadis! kenapa kamu malah meminum itu! "marah ars
"biarin! "sahut ernest
dengan tanpa merasa bersalah sedikitpun ernest langsung meminum wine tersebut
setelah menenggak setengahnya ernest lalu memberikan nya kepada ars"ambil! "
ars tidak kunjung mengambilnya..
"kalau lo nggak mau biar gue minum semuanya"ernest ingin meminumnya lagi
__ADS_1
minuman itu langsung di rebut oleh ars,kemudian ars langsung menghabis kan nya
"hehe!" Ernest naik keatas tempat tidur
bruk!
Ernest langsung berbaring..
"kenapa kamu tidur disini? kamu harus pindah ketempat lain atau kamu akan menyesalinya"ucap ars, kepalanya mulai terasa pusing
"apa merek minuman nya? kenapa rasanya jadi aneh"gumam ars, sambil membaca merek minuman itu ars berusaha bangun
"mau kemana lo! "ernest mencekal kaki ars sehingga membuat ars langsung terjatuh di atas tubuh ernest
"aish! "umpat ars
saat sedang berusaha bangun tangan ars tidak sengaja menyentuh sesuatu yang kenyal
deg!
aish! kurang ajar lo! "ernest mendorong ars
"panas banget! "ernest membuka baju yang di pakainya
dari arah luar jack melihat semuanya"haha gue kerjain kalian! "gumam nya,jack tidak jadi pergi karna dia mengkhawatirkan keselamatan mereka semua
jack juga tidak sengaja melihat mereka berdua seperti itu,alih alih memisahkan mereka jack justru malah mengunci mereka berdua di drama kamar itu"nggak sabar banget nunggu besok"ucap nya pelan
"apa yang kamu lakukan ernest! "tanya ars sambil memegang kepala nya yang terasa berdenyut
"aish! sepertinya minuman itu ada campuran nya,kalau tidak,tidak mungkin dia bangun! "ucap ars sambil menunjuk adik kecilnya yang ada di bawah sana
"rachel akhirnya kamu kembali! "tiba tiba ernest memanggil ars rachel
"aku sangat merindukan mu! "ernest langsung memeluk ars begitu saja
tiba tiba ernest tertidur...
"ahh! aku dimana?! "tanya geby
ars langsung melihat wajah geby"akhirnya kamu sadar juga!"ucapnya
"dimana kita noah? kenapa gue nggak pakai baju?! "tanya geby
"em, ah kenapa rasanya aneh"ucapnya
geby mulai menangis"ini sangat menyiksa! tolongin dong! "pinta nya
ars memejamkan matanya,gejolak hasrat birahi ars semakin menjadi setelah mendengar rengekan geby
tanpa menunggu lagi ars langsung menindih geby
"jangan menyesal! "ucap ars sebelum memulai nya.
ara melakukannya dengan sangat pelan, itu saja sampai membaut geby menangis sesenggukan menahan sakit
setelah melakukannya ars langsung memeluk dan mencium kedua pipi,kening dan bibir geby secara bergantian
"lagi! "rengek geby karna efek obat nya belum hilang
mereka berdua kembali melakukannya sampai beberapa ronde,sepertinya rahim geby sudah penuh oleh cairan kenikmatan milik ars,ars bisa saja membuangnya di luar tapi dia tidak mau, baginya siapapun yang dia sentuh maka orang itu sudah menjadi miliknya,ars akan melakukan apapun untuk mengikat orang itu agar terus berada di sisi nya
pukul empat pagi geby terbangun karna kebelet pipis
"auwh! "eluhnya
deg!
__ADS_1
geby baru sadar kalau dirinya telanjang