(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 17 (S 2)


__ADS_3

"em yang lo minum tadi itu apa?"tanya rachel,rachel yang biasa nya tidak pedulian sekarang malah bertanya karna kemasan dan warna yang diminum ernest nyeleneh dan berwarna merah


"itu obat gue,sekilasnya memang mirip darah,tapi itu bukan darah"jawab ernest


"oh"rachel percaya begitu saja


setelah merapikan baju ernest langsung keluar bersama rachel


di masjid..


"kita malam ini akan melakukan ruqiah kepada ananda tariq yang baru saja datang dari kota y"kata ustad faisal


deg!!


"ruqiah?"tanya ernest terkejut


"ada apa nak ernest ?"tanya ustad faisal


"tidak ada"jawab ernest


diantara santri yang duduk terlihat jack sedang berusaha menyelinap keluar


"bi lihat itu"ernest sengaja membuat jack tidak bisa keluar dari masjid


"kalau gue nggak bisa keluar dari sini,elo juga nggak boleh keluar" ernest berpesan melalui telepati


jack mengepal tangannya


"awas saja!"geram jack


"kenapa lo?"tanya fiqih


"em,nggak ada"jawab jack


"aneh"gerutu fiqih


acara ruqiah dimulai dan disitulah ernest dan jack ketar ketir


"ach! sial!"umpat ernest


lehernya serasa dicekik


semua orang yang sedang fokus berdo'a tidak mempedulikan nya


jack menggeram,untung saja posisi jack dekat pintu,dia langsung melompat keluar,berbeda dengan ernest,dia berada tepat disamping ustad faisal


steven datang tepat waktu.


"tolong hentikan!!"teriak steven


semua orang terkejut dan langsung menghentikan do'a


steven berlari kearah ernest


"dek bangun dek!"panggil steven


steven sangat panik melihat ernest tidak membuka matanya


"maaf"ucap steven


plak!


steven menampar wajah ernest dengan sangat kencang


ustad faisal memeriksa denyut nadi ernest


"inalillahi wainalillahi roji'un"ucap ustad faisal


semua yang berada disana seketika panik


rachel tertegun,perlahan air mata membasahi pipinya"i ini tidak mungkin"rachel tidak bisa mempercayainya


"steven bawa dia keluar!!"suruh alya


"baik oma!"sahut steven


steven langsung menggendong ernest keluar masjid


"baringkan dia"suruh alya


"bulan cukup bagus untuk mengisi energinya"dalam hati alya


steven langsung meletakkan tubuh ernest dihalaman pesantren


"maaf,sebenarnya apa yang ingin kalian lakukan? bukan kah nak ernest sudah meninggal"tanya ustad faisal


alya mengalihkan tatapannya kearah ustad faisal


"oma kita harus melakukan apa? aku tidak mau kehilangan adikku"tanya steven panik

__ADS_1


"diam lah steven"sahut alya


perlahan cahaya bulan mengenai tubuh ernest


alya tersenyum melihat itu


aaauuuu!!


suara lolongan serigala terdengar sangat dekat dengan pesantren


tap!


mata ernest terbuka


dengan santainya dia bangun..


semua yang berada disana terkejut melihat ernest yang dinyatakan meninggal olehustad faisal tiba tiba bangun


"ernest !!"pekik steven sambil berlari kearah ernest


ernest langsung bangun dan menghindari steven


aaauuuu!!!


lolongan serigala kembali terdengar


sudut bibir ernest tertarik saat melihat dua pasang mata berwarna merah dikegelapan


"itu!"tunjuk ernest kearah sosok itu


semua orang mengikuti arah telunjuk ernest


deg!


mereka langsung berdoa dan melafazkan ayat ayat suci alqur'an


steven bergegas memasangkan headnset dikedua telinga ernest


sosok itu terlihat sangat marah dan berlari kearah ernest


"adek!!"pekik steven,steven langsung memeluk tubuh ernest


"allahuakbarr!!!"semua santri bertakbir


sosok itu langsung lari terpingkal pingkal


setelah dirasa aman,barulah steven melepas pelukannya


"ada apa?"tanya steven


deg!


steven sangat terkejut melihat luka di leher ernest


"i ini?"tanya steven


"tidak apa apa,hanya saja sedikit sakit"jawab ernest


"ernest !!"azka datang untuj melihat keadaan ernest


"hey om!"sapa ernest


ustad faisal sedikit memucat saat melihat azka


"ada apa bi?"tanya rachel


"sepertinyq aku sudah salah telah menikahkan rachel dengan ernest "dalam hati ustad faisal


"buka mulut mu"azka menyuruh ernest membuka mulut


"aa!"ernest membuka mulutnya


azka memasukkan darah jantung pangeran serigala yang sengaja disimpan oleh azka didalam kemasan vitamin penambah nafsu makan


"telan!"tekan azka


glek!


ernest terpaksa menelannya


setelah itu azka mendekati ustad faisal


"apakah kita bisa,bicara sebentar?"tanya azka


"tentu"jawab ustad faisal


mereka berbincang di dekat pagar pesantren


"saya rasa anda sudah tahu siapa saya"kata azka

__ADS_1


"maksudnya?"tanya ustad faisal pura pura tidak,mengerti


sudut bibir azka tertarik..


"baiklah,saya mengakuinya"ucap ustad faisal


"lantas ernest itu apa?"tanya ustad faisal karna dirinya tidak bisa mengetahui ernest itu manusia atau iblis


"dia bukan sepenuhnya iblis"jawab azka


"syukurlah"ucap ustad faisal lega


"hanya tinggal sedikit "lanjut azka


deg!


"apa!"ustad faisal begitu terkejut mendengarnya


"tenang saja,dia hanya keturunannya"kata azka


"ke kenapa anda mengatakan ini semua kepada saya?'tanya ustad faisal


"karna saya ingin menitipkan dia kepada anda agar hal seperti tadi tidak terjadi kembali"jawab azka


"saya harap anda bisa menjaga ernest"kata azka lagi,kali ini dengan tatapan yang penuh intimidasi


"saya pulang dulu"azka langsung menghampiri alya dan steven lalu mengajaknya pulang


"jaga diri"kata azka kepada ernest


"ya ya"sahut ernest malas


"pak ustad saya plplulang dulu"kata azka


"baiklah,hati hati dijalan"sahut ustad faisal dengan enggan


"ernest pergilah istirahat!"suruh ustad faisal


"baik bi"sahut ernest


ernest langsung pergi masuk kedalam rumah


ustad faisal merasa sangat sakit hati"kenapa aku bisa bisanya menikahkan putriku dengan keturunan iblis?"tanya nya dalam hati


sambil,berjalan menuju rumah, rachel dan yang lainnya bertanya kepada ernest


"nest kok kamu pingsan terus?"tanya haikal


"gue kalau,panik ya gitu,sering tiba tiba pingsan"jawab ernest


"berarti ernest terkena penyakit jantung"celetuk fiqih


"sembarang aja kalau ngomong"marah naya


"kaya nya kamu lemah fisik deh nest"kata adelia


"mungkin"jawab ernest


delia ful senyum karna ernest menjawabnya


keesokan harinya..


"ah bang steven"gerutu ernest


steven sudah menghubungi pihak sekolah kalau beberapa hari ini ernest tidak masuk sekolah karna sakit


"kenapa tidak sekolah nak?"tanya inayah


"bang steven sudah meminta izin pihak sekolah,jadi selama beberapa hari ini aku tidka perlu kemana mana"jawab ernest dengan perasaan dongkol karna ulah steven


"oh jadi begitu"ucap inayah


"rachel mana? kok belum pulang juga?"tanya inayah


"mungkin dia tertidur di masjid"kali ini ustad faisal yang menjawabnya


"biar saya menyusulnya"kata ernest


"maaf sudah merepotkan nak ernest "ucap inayah


"nggak apa apa mi"sahut ernest,ernest bergegas menuju masjid untuk membangunkan rachel


di jalan ernest beetemu dengan jack


"berani beraninya kalian menggunakan jantung kakakku sebagai penawar racun!"jack sangat marah


sudut bibir ernest tertarik


"terserah gue!"sahut ernest kemudian ernest masuk kedalam,masjid

__ADS_1


jack mengepal tangannya


"aku pasti akan membunuh kamu ernest!"geramnya


__ADS_2