
ernest terus bertanya mereka akan pergi kemana namun tidak ada yang menjawabnya termasuk steven dan jack,mereka berdua memilih diam
Jack terpaksa ikut mobil mereka karna itu permintaan fajri
saat ernest,jack dan steven turun dari mobil semua orang langsung berteriak histeris
Hanya rachel yang tidak bereaksi apa apa"ada apa dengan semua orang? Kenapa mereka teriak teriak dan kenapa mereka nangis?"tanya rachel dalam hati
Haikal ingin memeluk ernest namun di halangi oleh jack
"dia hilang ingatan"bisik jack ditelinga haikal
"apa!!"pekik haikal saking terkejutnya
"beneran?"tanya haikal
"ya"jawab jack singkat
Haikal langsung memberitahu yang lainnya tentang itu
saat masuk kedalam rumah ustad faisal tatapan ernest dan rachel bertemu
*dug
dug*
rachel tidak dapat mengontrol detakan jantung nya saat tatapannya dan ernest bertemu
cepat cepat rachel membuang tatapannya dan pergi dari sana
"sebenarnya ada apa dengan ku?"tanya rachel "kenapa tiba tiba rasanya sedih banget"rachel menghapus airmatanya
"ah sial!"umpatnya sambil mencoba menghentikan air matanya untuk keluar
"please berhenti!!"pinta nya,namin bukannya berhenti,air matanya malah semakin deras keluar"hiks sebenarnya ada apa sih? Kenapa setelah melihat orang itu gue jadi melow kayak gini sih"gerutu rachel
Disisi lain..
"siapa cewek itu tadi? Kenapa rasanya familiar banget?"tanya ernest dalam hati
"ernest mulai sekarang kamu tinggal disini"kata bastian
Deg!
"papa mau membuang ku?"tanya ernest,tatapan dinginnya membuat bastian jadi merinding
"bukan seperti itu,sebelumnya kamu pernah tinggal disini,kamu tidur satu kamar sama sepupu kamu"jelas bastian
Ernest mengerutkan dahinya karna dia tidak ingat "kapan? Kenapa aku tidak ingat?"tanya nya
"itu karna kamu hilang ingatan"jawab bastian
"benarkah?"tanya ernest dalam hati
"yasudah papa pulang dulu "bastian buru buru pergi dari sana
"pa sepupu sebelah mama atau papa sih!?"tanya ernest ,namun bastian tidak menjawabnya
"ck,ngeselin"gerutu nya dalam hati
"nak ernest silahkan istirahat dikamar ini"fajri mengantarkan ernest kekamar rachel
"terimakasih"ucap ernest ,langsung masuk kedalam kamar itu"akhirnya bisa rebahan juga"ucap nya
Ernest menekan nama rayyan di ponsel
"halo!"sahut rayyan
"wah parah lo yan,gue hilang lo malah nyantai aja"gerutu ernest
__ADS_1
"ernest !!!!!"teriak rayyan diujung telfon
"ini beneran elo kan?"tanya rayyan
"iya ini beneran gue"jawab ernest
"hiks akhirnya lo ada kabarnya juga nest"kata rayyan sambil menangis
tut
Ernest langsung mematikan panggilan telfonnya"gue nggak suka sama orang cengeng"ucapnya dengan nada kesal
"la la la la la"rachel bersenandung sambil menuju kekamarnya
Saat membuka pintu kamar rachel sangat terkejut melihat seorang laki laki sedang tertidur
"what!!"pekik rachel dalam hati
"siapa ni orang?"rachel bertanya dalam hati
"om fajri bilang ada ponakan nya yang mau tinggal disini,jangan bilang kalau ponakan nya itu cowok ini?!!"tanya rachel pada dirinya sendiri
"berisik!"gumam ernest,sejak tadi ernest tidak benar benar tidur
"aish!"umpat rachel sambil berusaha mencari tempat sembunyi
ernest bangun lalu duduk di dipinggir kasur
"siapa gadis itu tadi?"tanya nya dalam hati
ernest bangun dan berjalan kearah lemari
Srek!
Ernest membuka pintu lemari
Deg!
rachel kembali merasakan debaran di hatinya
"kenapa pipi lo merah? Apa segitu panasnya disini?"tanya ernest
"awas!"rachel mendorong tubuh ernest
Rachel langsung berlari keluar kamar
ernest menggeleng kepalanya melihat rachel berlari terbirit birit
sore nya ernest keluar dari kamar hanya memakai celana panjang dan bertelanjang dada
"em tante"ernest memanggil inayah dengan sebutan tante
"panggil umi saja"kata inayah,inayah masih sibuk menyiapkan makan sore
saat inayah menoleh"astaghfirulla ernest!!"pekik inayah saat melihat ernest tidak mengenakan atasan
"rachel!!"inayah berteriak memanggil rachel
Rachel langsung berlari masuk kedalam rumah"kenapa harus teriak teriak si mi?"tanya rachel
Deg!
Rachel melongo melihat ernest
Dan dimana ada rachel disitu juga ada naya,adelia,haikal,jack dan azmi
Mereka semua kompak melongo melihat bentuk tubuh ernest yang sangat bagus dan kekar
"bawa ernest kekamar dan ambilkan baju untuknya!"suruh inayah
__ADS_1
"apa tadi mi? Chel nggak salah dengar kan?"tanya rachel tidak percaya dengan apa yang didengarnya
"iya rachel,buruan ajak ernest kekamar sebelum para santriwati lainnya melihat dia bertelanjang dada seprti itu!"jawab inayah
"ba baiklah"ucap rachel
"em ayo"rachel malah menarik celana ernest
"lepasin!"ernest menepis tangan rachel
"gue bisa jalan sendiri"ucap ernest kesal
"bagus deh kalau lo bisa jalan sendiri"rachel kesal karna ernest terlihat sombong dan angkuh
di dalam kamar..
"gue nggak nyangka sepupu yang dibilang om fajri ternyata cowok,gue kira cewek makanya gue setuju setuju aja untuk berbagi kamar"kata rachel
"oh!"ernest hanya ber oh ria
"lain kali kalau mau keluar kamar lo harus pakai baju,ini ponpes bukan rumah pribadi"omel rachel
"ya ya"sahut ernest acuh
"yang benar saja,kenapa papa menyuruh ku satu kamar sama perempuan sih,kalau aku khilaf gimana?"tanya ernest dalam hati
rachel mengambil kasur tipis dari dalam lemari"lo tidur pakai ini"setelah memberikan kasur itu rachel langsung bergegas keluar dari kamar
saat makan malam ernest bingung harus memakan apa karna tidak ada yang menarik menurutnya
"chel ambilin nasi untuk ernest "suruh fajri
"ya om"sahut rachel dengan enggan"punya kaki punya tangan masih aja ngerepotin orang"gerutu rachel dalam hati
"nih makan"rachel memberikan sepiring nasi lengkap dengan lauk pauknya
ernest hanya menatap nasi didepan nya"boro boro mau memakannya,ngeliatnya aja udha bikin nafsu makan gue ilang"rutuk ernest
"dimakan!"kata rachel
"iya iya"sahut ernest kesal
Ernest mencoba memasukkan sebutir nasih ke dalam mulutnya"sangat tidak enak"dalam hatinya
"nih ambil punya ku"haikal memberikan tempe goreng punya nya kepada ernest
"gue nggak bisa makan ini"ernest mengembalikannya ke piring haikal
jack tersenyum miring melihat itu
huek!
Semua oramg langsung menatap kearah ernest
"maaf'ucap ernest
"nih buat lo"jack memberikan satu kotak minuman teh yang sebenarnya isi nya adalah darah di fermentasi
ernest langsung meminum darah itu sampai habis
"di mana lo beli ini?"tanya sambil memperhatilan kotak minuman
Ernest mengedikkan bahunya
"asal kan lo bisa sembuh dengan cepat gue akan ngasih minuman itu secara gratis sama lo selama lima tahun"kata jack
"benarkah?"tanya ernest smabil menaikkan sebelah alis
"tentu saja"jawab jack
__ADS_1
"setelah ingatan lo pulih gue nggak perlu nyariin darah buat lo lagi karna lo bisa mendapatkannya sendiri"dalam hati jack
Jangan lupa like comen dan ikuti ya gays biar authornya tambah semangat buat update lagi