
Haikal yang merasa tidak dianggap langsung duduk dan memainkan ponsel miliknya
"chel!"panggil ernest
ernest kembali mengingat yang di katakan oleh pamannya kalau rachel dan yang lainnya tidak akan mengingat kejadian kejadian aneh dan yang terpenting rachel juga melupakan rahasia besar ernest
"aku cukup lega karna kamu melupakan nya,dengan begitu om azka tidak akan memaksaku untuk menghabisi kamu"gumam ernest
"Assalamualaikum!"ucap seseorang
"waallaikum salam!"sahut haikal
Ernest mengeraskan rahangnya"kenapa dia datang kesini?"geram ernest
"apakah ernest nya ada?"tanya,ahmad
"ada didalam"jawab haikal
"silahkan masuk"kata haikal
ahmad langsung masuk kedalam
Ernest menujukkan ekspresi garang saat berhadapan dengan ahmad
"mau ngapain lo kesini?"tanya ernest dengan tatapan tak suka
rachel cepat cepat membenarkan hijabnya
"nih!"ahmad memberikan album foto kepada ernest
ernest tersenyum remeh saat melihat album itu
"apa maksud lo bawa buku ini kesini lagi?"tanya ernest,dirinya mulai kesal dan marah
"itu buku kenang kenangan kita bertiga,kamu jangan pernah membuangnya"jawab ahmad
"aku berhatap kamu akan kembali seperti dulu lagi,menjadi ernest yang ceria dan suka menolong sesama"kata ahmad
Ernest meraih album itu dan memeriksa isinya,ernest cukup tersentuh melihat foto foto itu
detik kemudian ernest langsung melempar almbum berisikan foto nya bersama dengan tiga sahabat nya tersebut..
Ahmad terkejut melihat tempramen ernest yang semakin memburuk
"nest kok kamu kasar banget sih!"marah haikal
"sudah lah"ahmad menyuruh haikal diam
Rachel memungut album yang dilempar oleh ernest
"aku tidak bisa marah dengannya"kata ahmad"dulu kami sudah seperti saudara kandung makan,minum,tidur dan saling membuat disaat salah satu dari kami terkena masalah"lanjut nya
"trus kenapa sekarang kalian terlihat seperti bermusuhan?"tanya rachel
"ernest mengira aku bekerja sama dengan glen untuk mencelakainya"jawab ahmad dengan raut wajah sedih
Tidak ada yang tahu bagaimana hati ahmad,hanya dia dan sang pencipta yang tahu soal itu
rahang ernest mengeras menahan amarah
"pergi!"tekan ernest
"baiklah aku akan pergi"ahmad beranjak dari duduknya
setelah ahmad pergi ernest langsung berbaring diatas matras
"kok kak delia sama naya belum pupang pulang juga sih"tanya rachel
"jack sama bang azmi juga belum pulang"sambung haikal
karna lama menunggu akhirnya haikal berbaring dilantai sedangkan rachel dia berbaring di samping ernest
Satu jam kemudian..
delia,naya,azmi dan jack terkejut melihat pemandangan didepannya..
"woy bangun!"jack menendang kaki haikal
__ADS_1
akibat nya haikal langsung bangun dan membuat kepalanya berdenyut
"aishh!!"umpat haikal sambil memijit kening nya
Rachel juga terbangun"em um kak delia udah pulang?"tanya rachel sambil mengucek ngucek matanya
"aw!"jerit rachel saat tangannya tidak sengaja menyentuh tangan ernest "panas banget!"ucap nya
haikal langsung menyentuh tangan ernest
"panas banget"kata haikal
haikal bergegas mencari alat untuk mengompres ernest
"bantuin!"pinta rachel
Jack dan azmi langsung membantu rachel membalikkan tubuh ernest karna tadi ernest berada dalam kondisi tertelungkup
"panas!"eluh ernest,tangan nya berusaha membuka bajunya sendiri
rachel langsung menarik tangan ernest
"nih kompresannya"haikal memberikan mangkuk berisi air dan handuk kecil
"makasih"ucap rachel
rachel langsung mengompres jidat ernest
ernest berbalik dan memeluk rachel yang sedang duduk disebelahnya
deg!
Rachel bingung harus bersikap seperti apa
"lepasin!"rachel memelankan suaranya
rachel memejamkan matanya saat wajah ernest menempel diperutnya
delia,azmi dan jack langsung pergi keluar..
"kenapa mereka pergi?"tanya tanya naya kepada haikal
"tungguin!"naya berlari keluar
Didalam kos..
tangan ernest menyusup kedalam baju rachel
"nest!"pekik rachel karna terkejut
"ah! Nest udh lepasin!"pinta rachel
rasa cemburu membuat delia dan azmi tidak bisa tersenyum
"assalamualaikum!"ucap seseorang
"waalaikum salam!"sahut mereka
ternyata steven yang datang berkunjung..
Karna mendengar suara steven ernest langsung menarik tangannya dari dalam baju rachel
steven masuk kedalam tempat kos"ernest kenapa?"steven sangat terkejut melihat ernest di kompres
"dia demam"jawab azmi
steven menempelkan tangannya di kening ernest"panas banget!"kata steven"aku harus segera membaritahu papa"gumam nya
"steven mengirim pesan perihal keadaan ernest kepada bastian
"dek!"steven mencoba memanggil ernest
ernest masih belum sadar juga padahal sudah enam sore
"nest!"steven berkali kali mencoba membangunkan ernest namun tidak berhasil
"ambilkan bawang putih!"suruh steven
__ADS_1
setelah mendapatkan bawang putih steven membuka kulit bawang dan memotongnya menjadi dua lalu menaruhnya didekat hidung ernest
ernest langsung terbangun karna aroma bawang putih yang sangat kuat
"aaaa!!!"pekik ernest
Di mansion..
"kenapa dia belum datang juga?"tanya azka
Dirinya sangat khawatir dengan keadaan ernest dan nasib orang yang bersamanya
"semoga saja kamu bisa mengendalikan diri"ucap azka
disis lain..
"hahaha dia pasti tidak akan bisa mengendalikan diri ,jika dia menahannya dia akan mati dalam beberapa hari"giorgino sangat senang
"terus awasi,jangan sampai dia pergi dari tempat itu!"kata giorgino kepada anak buahnya
Giorgino ingin membuat ernest membunuh istri dan orang terdekatnya,dengan begitu ernest akan dibenci bahkan akan diburu oleh pihak pemerintah
"jam berapa sekarang?"ernest bertanya kepada steven
"jam Enam lewat 12 menit"jawab steven
Deg!
"apa!"pekik ernest karna terkejut
"sial!"umpatnya kemudian dia tegak lalu pergi keluar
"gue pulang dulu"setelah mengatakan itu ernest langsung ingin pergi tapi tiba tiba seorang menghadang nya
mata ernest memerah saat dia menyadari orang orang didepannya bukan lah manusia,mereka hanya menyamar seperti manusia
jack ingin membantu tapi tiba tiba dirinya mendengar suara suara valentine
"jangan berani berani kamu membantunya"ancam valentine
Jack mengepalkam tangannya
"siapa mereka?"tanya naya
Saat rachel keluar Tatapan para iblis beralih kepadanya
ernest menarik rachel agar berdiri dibelakangnya
diatas atap dengan santainya azka menonton mereka
"dasar iblis!"gerutu ernest,karna dia menyadari kehadiran azka
"turun!!!"teriak ernest
Azka memutar matanya saking jengahnya
Azka langsung melompat dari atas atap
"aaa!!"pekik rachel,naya dan delia,mereka terkejut karna azka tiba tiba muncul
melihat kehadiran azka para iblis itu langsung lari satu persatu
kali ini azka menatap kearah ernest
"hay!"azka malah menyapa rachel yang berada tepat dibelakang ernest
rachel membalasnya dengan senyuman
"ayo pulang"azka menunjukkan tatapan mengerikan kearah ernest
"baiklah"sahut ernest
Ernest memutar tubuhnya agar menghadap kearah rachel
Gue pergi dulu,lo pulang bareng bang steven aja"kata ernest kepada rachel
"tapi..."protes rachel
__ADS_1
"nggak ada tapi tapian"potong ernest
"gue takut sama abang lo!!"kata rachel stengah berteriak