(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
Vampire 74 (S2)


__ADS_3

pulang dari sekolah noah langsung pergi masuk ke dalam kamar


*tok


tok


Tok*


"siapa? "tanya noah


"aku"sahut dylan


noah langsung membuka kan pintu kamar


"ada apa? "tanya noah


"ayo makan siang"ajak dylan


"baiklah"jawab noah


saat sedang makan rasa sakit di dadanya kembali menyerang lagi


"kenapa harus sekarang! "geramnya


steven beranjak dari tempat duduknya"minum!"dia memberikan air putih


"tidak perlu"tolak noah,noah meraih air minum di depannya lalu meminumnya hingga habis


steven merasa ada yang aneh pada noah"kenapa lagi nih anak?! "tanya nya dalam hati


sikap noah semakin hari semakin berubah,aurah noah juga perlahan memucat


di sekolah.


noah datang lebih awal,belum ada murid lainnya yang datang


saat sedang melamun tibat tiba giorgino datang


noah mengerutkan dahinya melihat sosok aneh itu


"siapa dia?! "tanya noah dalam hati


tiba tiba giorgino langsung menyihir noah sehingga membuat tubuh noah melayang


"apa yang kamu mau dari ku giorgino! "seru noah


"ah! jadi kamu tahu nama ku?! "tanya giorgino dengan ekspresi datar


giorgino mendekat lalu mencekik leher noah


"aku menginginkan nyawa kamu! "ucapnya sambil mencekik leher noah


"akh!!


darah segar menyembur dari mulut noah"co coba saja kalau bisa"noah sengaja menantang giorgino agar dia bisa segera mati dan meninggalkan dunia yang kejam ini


dari arah luar terdengar suara para siswa ya g mulai berdatangan


karna waktu nya tidak cukup giorgino menusuk dada noah menggunakan kukunya


deg!


afan deri geby dan siswa siswi lainnya terkejut melihat apa yang mereka lihat


giorgino menunjukkan senyum licik


kemudian melepaskan noah begitu saja sehingga membuat tubuh noah jatuh bebas kebawah,lalu giorgino langsung menghilang seperti asap


byur!


noah memuntahkan darah segar


"noah! "pekik afan dan deri


mereka berdua langsung membantu noah berdiri


"aish ini sangat sakit"umpat noah


"noah makhluk apa itu tadi?"tanya deri


noah mencoba berdiri namun tidak bisa


deri mengoyak baju noah untuk melihat luka noah


deg!


mereka terkejut melihat sesuatu berwarna hitam memasuki nadi noah


hehe!"noah terkekeh melihat itu

__ADS_1


"kenapa giorgino tidak langsung membunuhku? bukan kah lebih bagus kalau dia langsung membunuhku! "ucap noah sambil menahan sakit


"arrrgghhh!!!


noah mengerang menahan sakit


geby mendekat lalu memeluk noah kemudian mengelus punggung dan belakang kepala noah


perlakuan geby membuat noah bisa lebih tenang


noah mulai memejamkan matanya,aroma tubuh geby membuat noah merasa nyaman


"kita harus apa? noah nggak ngebolehin kita memberitahu keluarga?!"tanya afan


mereka semua sangat bingung


darah terus mengalir dari luka noah


dalam keputus asaan deri membuka seragamnya lalu membersihkan darah yang menggenang di lantai


sementara itu geby dan afan membawa noah pergi melalui pintu gerbang yang lama


mereka membawa noah ke rumah geby karna di rumahnya geby hanya tinggal sendirian


setelah membalut luka noah afan pamit pergi untuk menemui ustad ridwan yang sebelumnya pernah mengobati iwan


beberapa jam kemudian noah terbangun


hatinya berdesir melihat geby sedang tertidur di sampingnya


"ternyata dia cukup perhatian juga"gumam noah


pelan pelan noah beranjak dari tempat tidur kemudian mengambil selimut lalu menyelimuti geby,setelah itu noah pergi diam diam dari sana


noah kembali kerumahnya..


ternyata azka sudah menunggunya


"dari mana saja kamu noah?! "tanya azka


bukan nya menjawab noah justru melewati azka begitu saja


tangan azka terkepal menahan amarah"kurang ajar sekali anak itu! "geram nya


"noah! "darren memanggil noah namun noah tidak mempedulikannya


byur!


darah segar menyembur dari mulut noah


"noah!!"pekik naya


naya langsung menghampiri noah


"kenapa dia bisa terluka? padahal aku tidak terlalu kuat mendorongnya?!"tanya azka pada dirinya sendiri


naya menghapus darah di mulut noah menggunakan baju yang dia pakai


rasa sakit yang di alami noah bertambah tiga kali lipat karna racun iblis menjalar di seluruh tubuhnya


steven ingin membantu noah namun lagi lagi noah menolaknya


"jangan pernah menyentuh ku! "seru noah


"akh!!


rasa sakit membuat noah menegang


raihan menyentuh tangan noah namun langsung di tepis oleh noah


"jangan sentuh! "teriak noah


noah berusaha bangun sendiri kemudian berjalan ke kamar di bantu oleh naya


"mulai sekarang kamu jangan pernah mendekati noah! dan mulai sekarang aku akan tidur dikamar noah!!"kata naya kepada azka


deg!


mata azka memanas mendengar nya


sesampainya di depan pintu kamar noah menghentikan langkahnya"aku baik baik saja kok ma,mama pergi saja"ucap noah


"kamu ngusir mama?! "tanya naya, air mata mengalir deras di pipi nya


"bu bukan seperti itu ma"jawab noah


"aku hanya tidak ingin mama bertengkar hanya karna aku"jelas noah


naya terdiam...

__ADS_1


"aku masuk dulu! "noah masuk kedalam kamar lalu menguncinya


"argh!!!!


noah mengerang kesakitan


dibalik pintu naya menangis sambil bersandar dipintu,hatinya sangat sakit mendengar suara erangan kesakitan dari anak nya


"kamu kenapa sebenarnya nak?! "tanya naya


di ruang tengah..


"a aku tidak mendorong nay terlalu keras"ucap azka


azka menatap kedua tangannya


naya datang dengan wajah yang sembab


"nay!"azka ingin menyentuh naya namun di tolak oleh naya


"kalau sampai terjadi sesuatu terhadap anak ku maka itu adalah hari terakhircaku hidup di dunia ini!"ancam naya"aku harap kamu tidak menyembunyikan apapun di belakangku! "ucap naya,air mata naya kembali mengalir deras


"tenang saja sayang,mama akan selalu menemani mu walaupun di liang lahat sekalipun"ucap naya, setelah itu baru naya langsung pergi ke kamarnya


azka membeku di tempat nya..


perkataan naya barusan selalu terngiang ngiang di pikirannya


di tempat lain geby kalang kabut mencari keberadaan noah


"gawat! "ucap geby saat afan datang


"ada apa?! "tanyq afan


"noah hilang"jawab geby panik


"serius aja lo gen?! "tanya afan lagi


"tadi kan gue ketiduran,apa gue bangun noahnya udah nggak ada,tasnya juga nggak ada"jelas geby


"dia pasti sudah pulang,untung saja gue belum pergi ketempat pak ustad ridwan"ucap afan


akhirnya geby bisa merasa lega


"gue kira ilang"ujar geby


"mana noah?! "tanya deri


"pergi! "jawab geby


"ayo kita lihat dirumah nya,dia benar benar pulang atau tidak"deri mengajak afan dan geby untuk memastikan noah sudah pulang atau belum


"ayo! "sahut geby dan afan serentak


sementara itu noah masih merasa kesakitan


"noah buka pintu nya! "darren mencoba mendobrak pintu kamar


noah langsung membuka pintu


"ada apa?! "tanya noah,ekspresi yang dulu selalu ceria sekarang sudah hilang tak tersisah


assalamualaikum "


ucap geby,afan dan deri


"waalaikum salam! "sahut steven


"kami teman nya noah, apa noah nya ada? "tanya afan


"ada di kamarnya"jawab steven


"masuk! "azka menyuruh mereka masuk


"kayaknya kita datang di waktu yang nggak tepat deh! "bisik deri


"diam! "ucap afan pelan


mereka bertiga masuk kedalam..


noah berkelahi dengan darren


"apa yang kalian lakukan!"teriak azka


mereka berdua tidak mempedulikan teriakan azka


noah sengaja membuat dirinya terjatuh dari lantai dua


senyum di wajah noah saat dia terjatuh membuat darren sangat terkejut..

__ADS_1


__ADS_2