
keeoskan harinya...
"tangan ku kenapa merah merah kaya gini?"tanya rachel kepada dirinya sendiri
"duh,sakit banget rasanya ni leher"rutuk naya sambil memijat lehernya
Ditempat lain...
"aaarrrgghhh! Kenapa burung ku hilang!!!"jerit glen
Seisi rumah sakit dibuat heboh oleh glen karna dirinya berteriak sambil berlari menyusuri lorong rumah sakit
bug!
Glen meninju salah satu dokter karna dia mengira dokter itu yang melakukan pemotongan pada alat vitalnya
yang lainnya mencoba melerai mereka
di mansion...
azka tersenyum lebar sambil menatap keluar jendela
"ternyata om sudah merencanakan semuanya dengan matang"ujar ernest
Azka beranjak menuju sofa
"sekarang kamu boleh pulang,tapi ingat,sebelum malam tiba kamu sudah harus tiba disini,jika tidak aku tidak akan bisa membayangkan konsekuensi nya"kata azka kepada ernest
ernest sangat gembira mendengarnya
"makasih om! Aku akan mengingatnya!!"ernest sudah tiba di pintu utama
"ck dasar bodoh"rutuk azka
Ernest dengan gembira pergi kesekolah
"ernest !!!"teriak cleo dan rayyan
Ernest membelalakkan matanya saat kedua sahabatnya berlari kearahnya
"stop!"teriak ernest
Rayyan dan cleo langsung menghentikan langkahnya
"nah disitu aja,jangan dekat dekat"kata ernest
"lo lo berubah nest!"cleo sangat kecewa karna sejujurnya dirinya menyimpan perasaan terhadap ernest
ernest melengos saat tatapannya dan cleo bertemu
"kenapa nggak bisa jadi sahabat aja,sahabat sejati gitu,kenapa diq harus melibatkan perasaannya?"gerutu ernest dalam hati
ernest berlalu begitu saja meninggalkan cleo
Rayyan langsung mengejar ernest "lo kok berubah banget si nest?"tanya nya
ernest hanya diam..
tiba tiba langkah ernest terhenti"kenapa udara disini terasa begitu panas?"tanya nya dalam hati
"rayyan!"seseorang memanggil rayyan
"hay ahmad!!!"sapa rayyan balik
"assalamualaikum!"sapa ahmad
"waallaikum salam"cleo yang menyahut
Perlahan ernest berbalik dan tatapannya bertemu dengan ahmad
Ahmad sempat terkejut saat melihat mata ernest namun sebisa mungkin ia sembunyikan
"nest ini ahmad teman smp kita dulu"kata rayyan
"oh"sahut ernest
Dirinya tidak tertarik sedikitpun untuk mengingatnya
__ADS_1
"gue duluan"ernest berlalu begitu saja
"woy nest tunggu!"panggil rayyan
namun tidak di pedulikan oleh ernest
"dia smsudah berubah,dia bujan lagi ernest yang ku kenal"kata ahmad
Perkataan ahmad membuat rayyan dan cleo terkejut
"dia setengah iblis"ucap ahmad dalam hati
di ruang kelas..
ernest memilih memakai masker dan duduk disudut ruangan yang tidak terkena sinar matahari
saat masuk gerry dibuat heran melihat ernest memakai masker
"nak ernest apakah kamu masih sakit?"tanya gerry
"tidak"jawab ernest singkat
"anak ini benar benar misterius"dalam hati gerry
"baiklah,mari kita memulai mata pelajaran untuk hari ini"gerry langsung mencoret papan tulis menggunakan spidol
Saat jam istirahat lagi lagi ernest membuat semua teman nya bingung..
"nest ayo kita kekantin"ajak rayyan
"pergi aja sendiri,jangan ngajak ngajak gue"sahut ernest ketus
ernest melirik bangku yang sebelum nya di duduki oleh shin
"maaf"ucap ernest dengan suara yang teramat sangat pelan
"ga ayo kita ngantin"ajak darwin
"nggak"tolak rega
Sudut bibir ernest tertarik
Rega mengepal tinjunya
"makanya jangan suka berbuat jahat kepada orang lain"kata ernest lagi,dirinya sengaja memancing emosi rega
Rega langsung tegak
"gue baru ingat beberapa hari sebelum shin ditemukan meninggal dia sempat ketakutan setiap kali ketemu lo!"kata rega"katakqn apa yang lo bilang ke shin waktu itu!"tanya rega dengan nada tinggi
"lo bisa datang kekuburan shin dan lo gali makam nya trus tinggal lo tanya deh ke dia"jawab ernest cuek
"sialan!"teriak rega
Rega langsung melayangkan tinjuan nya kearah wajah ernest
ernest langsung menangkapnya sehingga tinjuan rega tidak akan mengenai wajah nya
"katakan apa yang kasih tau kepada shin!!"bentak rega
bug!
karna merasa kesal akhirnya ernest memukul rega
jangan pernah lo nyari tau tentang apa yang diketahui oleh shin "kata ernest,amarah ernest hampir meledak untung saja ada rayyan yang berusaha menenangkan ernest
darwin membantu rega berdiri
"lepas!"rega menepis tangan darwin,lalu dia pergi keluar kelas
"tungguin!!"darwin langsung mengejar rega
sebisa mungkin ernest mengendalikan amarahnya
"sial!"umpat nya karna matanya sudah berubah menjadi mata khas klan vampire,mau tidak mau ernest harus memejamkan matanya karna takut ada yang melihat
Saat dirasa matanya sudah kembali normal,ernest kembali membuka matanya
__ADS_1
sepulang sekolah ernest dihadang oleh aveline dkk
"mau apa lo?"tanya rayyan
"gue nggak mau ngomong sama lo! gue mau ngomong sama ernest "ketus aveline
ernest berjalan melewati aveline,bagi ernest aveline tidak lebih dari wanita jal*ng karna dia terlalu suka menindas dan menghina para murid yang miskin
Aveline merasa tidak percaya dengan apa yang dilihat nya"di dia mengabaikan gue?"tanya nya
Teman teman aveline menganggukan kepala
rayyan dan ahmad mengikuti ernest pergi
"bye!"ucap cleo,kemudian cleo berlari menyusul ernest dan yang lainnya
aveline masih tidak habis pikir ernest mengabaikan orang secantik da. Sepopuler dirinya
Di parkiran sekolah..
Ernest memakai sarung tangan,jaket dan kaca mata hitam kemudian menaiki motor sport yang di belikan oleh bastian untuknya
"gue balik dulu"kata ernest
"ayo gue anter!"kata rayyan kepada cleo
"nggak,gue naik taksi aja!"jawab cleo dengan nada ketus karna ernest tidak mempedulikan dirinya sedikitpun
Ditempat lain...
Ernest tiba di tempat kos jack dkk..
*tok!
Tok!
Tok*!
Ernest mengetuk pintu kamar kos mereka
Ceklek..
Haikal lebih dulu membuka kamar kos nya
"woah bro!!"seru haikal
Ernest tersenyum kecil,dirinya senang melihat haikal sudah sembuh dan sehat
"mana yang lainnya?"tanya ernest
"jack sama azmi tadi pergi kepasar,sedangkan delia sama naya pergi kewarung"jawab haikal
"rachel?"tanya ernest lagi
"rachel ada didalam sana kayanya"jawab haikal
tok!
Baru satu kali ketuk pintu sudah dibuka oleh rachel
Deg!
Rachel terpaku melihat sosok yang sudah lama tidak dia lihat,padahal semalam mereka sudah bertemu tapi rachel tidak mengingatnya
rachel memalingkan wajah nya,lalu kembali rebahan di atas matras ukuran kecil
ernest masuk kedalam kamar kos meskipun rachel tidak menyuruh
"maaf"ucap ernest
Rachel tidak menanggapi nya
Ernest menghela nafasnya lalu membuka jaket sarung tangan kaca mata hitam yang dipakainya,ernest juga melepas tas yang menempel di punggungnya
Ernest mendekati rachel namin rachel malah memepet kan tubuhnya kedinding
"marah?"tanya ernest
__ADS_1
"mereka berdua malah kaya sepasang kekasih dibandingkan kakak dan adk sepupu"dalam hati haikal