
keesokan harinya..
ernest mulai pergi bersekolah lagi
ernest sangat kesal karna tiba tiba aveline menghadangnya didepan kelas
"geser!"cleo mendorong aveline
"ck"aveline berdecak kesal
Ernest langsung masuk kedalam kelas
Namun aveline masih saja mengganggunya
Tanpa avelin sadari sejak tadi ernest menahan emosi
Ernest meraih leher aveline lalu mengempasnya kelantai
"ugh!"
Darah segar keluar dari mulut aveline
"ernest!!"teriak cleo
"gue nggak mau di danggu! Apa lo sudah mengerti?"tanya ernest sambil menatap aveline dengan tatapan kesal
"nest lepasin nest!"teriak rayyan sambil menarik ernest
teman teman avelin langsung mengangkat aveline
"lain kali nyawa lo nggak akan bisa selamat"ucap ernest setelah itu ernest langsung pergi
Di pintu gerbang..
"nggak jadi sekolah mas?"tanya penjaga gerbang
"nggak pak"jawab ernest
Penjaga gerbang menggeleng kepala melihatnya
Ernest tidak langsung pulang keponpes,dia berhenti dipinggir jembatan untuk mereda amarahnya,sepuluh menit kemudian baru ernest pergi pulang
"ernest !"panggil adelia
"apa!!"bentak ernest
Adelia terkesiap karna bentakan ernest
"loh,kok masih pagi sudah pulang?"tanya rachel
Ernest hanya diam saja
Dari arah gerbang rayyan datang mengendarai sepeda motor
"nest! Parah lo!"ucap rayyan
"kenapa?"tanya ernest dalam mode nyolot
"aveline koma"jawab rayyan
"oh"ernest hanya ber oh ria
"oh doang?!"rayyan tidak habis pikir
"lo sudah bikin anak orang hampir mati bego!!"ucap rayyan kesal
ernest tidak menanggapi rayyan,dia langsung masuk kedalam rumah
"ada masalah apa sebenarnya?"tanya rachel
"teman satu kelas kami dibanting sama ernest"jawab rayyan
"kok bisa?"kali ini adelia yang bertanya
"dia selalu mengaganggu kenyaman ernest dengan cara menggoda nya disetiap ada kesempatan"jelas rayyan
"biasa ernest hanya berusaha menghindarinya,entah kenapa hari ini ernest nggak bisa ngendaliin emosinya"ucap rayyan
"jadi cewek itu koma sekarang?"tanya haikal
"sekarat"jawab rayyan
__ADS_1
"siapapun dari kalian tolong yang bisa ngebujuk ernest biar dia mau menjenguk aveline di rumah sakit"pinta rayyan
semua orang menoleh kearah rachel
"gue?"tanya rachel
Mereka mengangguk
"baiklah biar gue coba"ucap rachel sambil pergi masuk kedalam rumah
*tok
tok
Tok*
Rachel mengetuk pintu kamar
"nest bukain dong!!"panggil rachel karna ernest mengunci pintu dari dalam
lama rachel menunggu didepan pintu
Ceklek!
Akhirnya ernest mau membuka pintu
"ayo jenguk cewek yang lo banting tadi"rachel meraih tangan ernest namun ernest menghempaskan tangan rachel begitu saja,lalu menutup pintu
Rachel keluar dari rumah dengan wajah ditekuk
"kenapa?"tanya rayyan
"dia nggak mau"jawab rachel sambil menggeleng kepala
rayyan mengacak ngacak rambut saking kesalnya
"kalian jangan maksa ernest,kalian nggak tau siapa dia"ucap jack
Ucapan jack membuat semua yang berada disana bingung
"maksudnya?"tanya adelia
jack menatap adelia dengan tatapan jengah
tentu saja mereka tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh jack
"dia tau apa yang pernah kalian lakukan meskipun dia nggak ada disaat kejadian itu terjadi"lanjut jack
Perkataan jack sukses membuat adelia panik"ba bagaimana kalau ernest tau gue sengaja ngedorong rachel?!"tanya nya dala hati
sudut bibir jack tertarik melihat kepanikan diwajah adelia
"jadi kita harus bagaimana?"tanya rayyan
"nanti malam ernest pasti mau diajak menjenguk teman lo"jawab jack
"yakin?!"tanya rayyan
"in insya allah"dengan susah payah menyebut kalimat itu
"baiklah"ucap rayyan"Nanti sore gue kesini lagi"lanjutnya
rayyan langsung pergi lagi...
"jangan ngadi ngadi mau bawa ernest kerumah sakit,apalagi keruangan IGD"ucap jack
"lah emangnya kenapa lagi?"tanya haikal
"lambat laun kalian akan tahu sendiri"ucap jack,lalu pergi sambil ter senyum misterius
Saat malam tiba jack memberitahu fajri dan inayah perihal masalah ernest disekolahnya
mereka berdua memaksa ernest untuk menjenguk aveline dirumah sakit
"ck,jangan salahin gue kalau rumah sakit itu akan kacau nantinya,gue sudah lama nggak minum darah manusia,sekali menciumnya gue akan sulit untuk mengendalikan diri"ucap ernest dengan suara pelan sehingga hanya jack yang dapat mendengarnya
"gue juga sudah lama nggak makan hati manusia yang super lezat dan cruncy"jawab jack
ernest,jack,haikal,rayyan,ustad fajri rachel,adelia,naya dan cleo pergi kerumah sakit untuk menjenguk aveline
di rumah sakit..
__ADS_1
Meskipun sudah di celakai oleh ernest,tapi aveline tetap bahagia saat melihat kedatangan ernest
"jadi dia?!"seru rachel,naya dan yang lainnya
Ustad fajri memgobrol dengan orang tua aveline diruangan lain
"kami pergi sebentar"ucap ernest
"ayo jack"ernest mengajak jack keluar
Tidak lama kemudian tiba tiab lampu mati
rrrr!!
Tiba tiba terdengar seperti suara serigala
"aaa!!!"jerit aveline
Ustad fajri dan orang tua acelin bergegas datang
mereka berusaha menghidupkan senter hp tapi entah kenapa hp mereka tiba tiba mati
Tap!
lampu hidup kembali
"aaa!!!"jerit suster yang berada didekat ranjang aveline
Semua langsung berteriak histeris melihat itu
Tubuh aveline sudah terkoyak koyak dan hati dan jantung nya hilang
mereka semua diusir keluar oleh para dokter dan perawat agar tidak ada yang mengambil foto mayat aveline karna itu akan mempengaruhi nama baik rumah sakit itu sendiri
ernest dan jack dengan santainya berjalan menghampiri mereka
"apa itu dimulut lo nest?"tanya rayyan
Ernest langsung menjilat sisa darah yang menempel dibibirnya
"saus"jawabnya
Tiba tiba rayyan teringat dengan perkataan jack tadi siang
"ah nggak mungkin ada makhluk seperti itu"guma rayyan
dan itu didengar oleh ernest
Jack menunjukkan deretan giginya saat ernest menoleh kearah nya
dari arah luar azka dan raihan berlari masuk kedalam rumah sakit
"gawat!!"seru ernest
"ikut gue!"ernest langsung menarik jack agar ikut dengannya
jack juga merasakan kehadiran azka dan raihan
Sementara itu..
"mana ernest ?"tanya azka kepada yang lain
"ernest pergi sama jack om"jawab naya
"anak itu benar benar keterlaluan,berani berani nya dia"gerutu azka
"rai ayo"azka melihat kearah raihan ternyata raihan sudah tidak ada disebelahnya
Ternyata raihan sedang mengintip kedalam ruang IGD air liur nya sampai menetes melihat darah didalam sana
azka menarik baju raihan dari belakang dan menyeretnya pergi
Rachel dkk melongo melihat itu
"kalian pergi keluar saja dulu"suruh ustad fajri
"baik pak"jawab mereka
Mereka berjalan kearah belakang rumah sakit
"ngumpet!"ucap rayyan
__ADS_1
Mereka langsung bersembunyi
terlihat azka sedang mencengkram leher ernest dan jack,sementara itu raihan malah asik menyeruput darah yang dipindahkan kedalam botol minuman teh sambil menonton adegan itu