(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 20 (S 2)


__ADS_3

sebelum membaca bab ini silahkan kembali ke bab 19 karna ada penambahan teks di bab 19


*JANGAN BACA BAB INI SAAT SEDANG MAKAN YA para reader ku sekalian!!!!


saat rachel tertidur ernest diam diam keluar dari kamar..


dia menyelinap pergi dari pesantren..


lima menit kemudian rachel terbangun karna suara petir yang menggelegar di langit


deg!


"ernest!"rachel terkejut karna ernest sudah tidak ada ditempat tidurnya


"kemana dia?"tanya rachel dalam hati,rachel turun dari kasurnya lalu pergi keluar dari kamar untuk mencari ernest


"sekarang sudah jam dua pagi,kemana dia pergi?"tanya rachel sambil mencari ernest kesana kemari


saat rachel kembali dia kembali dikejutkan oleh sosok yang berbaring diatas kasur


"kapan dia masuk?"tanya rachel bingung


ernest pura pura tertidur untuk menghindari pertanyaan dari rachel


keesokan hatinya rachel terus menatap ernest karna masih penasaran dengan ernest


"kamu kenapa chel?"tanya naya


"nggak ada"jawab rachel


"oh iya nest,kok kami nggak pernah melohat kamu makan?"tanya haikal


"gue nggak bisa makan makanan sembarangan karna gue punya penyakit kronis"jawab ernest berbohong


"oh"mereka semua percaya begitu saja"jawab ernest


ernest langsung berubah sikap saat jack datang


ekspresi wajah ernest yang tiba tuba berubah membuat semua yang berada disana menjadi bingung


ernest dan jack saling melempar tatapan tajam sambil menunjukkan seringaian masing masing


"kenapa kalian kaya musuhan gitu?"tanya rachel


ernest tidak memalingkan tatapannnya


"ernest kamu pasti akan mati di tangan ku"ucapan itu keluar begitu saja dari mulut jack


semua orang terkejut mendengarnya


namun berbeda dengan mereka,ernest justru tergelak


"coba saja lakukan jack anderson"sahut ernest


"kau benar benar iblis ernest!"tekan jack


"kita berdua sama sama tau siapa kamu dan siapa aku,jangan membuat malu dirimu sendiri dengan mengatakan ku iblis"sahut ernest sambil menunjukkan seringaian jahatnya


ernest berdiri..


"mari kita lihat siapa yang akan mati duluan,kamu! atau aku"kata ernest sambil menunjuk kearah jack lalu menunjuk kearah dirinya sendiri


"ernest!"rachel marah mendengarnya


"kamu tidak akan marah setelah kamu tahu siapa dia dan apa yang pernah dia lakukan"kata ernest kepada rachel


"jangan semabrangan kamu ernest!,aku tudak pernah melakukan hal yang kamu tuduhkan! yang ada kamu yang sudah melakukan pembunuhan!"tuduh jack


"membunuh siapa? oh maksud kamu aku sudah membunuh binatang?!"tanya ernest dengan tatapan mengejek kearah jack


"apakah dengan membunuh seekor serigala aku sudah melakukan pembunuhan?"tanya ernest lagi


jack mengepal tangannya


"ah kamu bikin kita terkejut aja jack"kata fiqih

__ADS_1


"sudah seharus nya serigala itu dibunuh karna dia binatang buas yang siap menyerang siapapun yang ada dihadapannya"kata fiqih lagi


jack melempar tatapan tajam kearah fiqih,lalu jack pergi begitu saja


"hati hati lo fiqih"kata ernest


"lah kok?"tanya fiqih


"lo sudah ditandai"jawab ernest sambil menggeleng kepala


setelah mengatakan itu ernest juga pergi


tinggallah rachel,azmi,adelia,naya,haikal dan fiqih


"apa maksud ernest ?"tanya adelia


semuanya menggeleng kepala


fiqih tampak bingung dan sedikit takut


saat malam tiba..


tepatnya pukul sepuluh malam


fiqih berlari keluar asramanya sambil berteriak dengan tubuh berlumuran darah dan usus yang sudah berada diluar tubuhnya


semua orang berteriak histeris


haikal langsung menangkap tubuh fiqih yang limbung


"fiqih!!!"jerit haikal


semua orang menjerit ketakutan


inayah langsung pingsan saat melihat kondisi fiqih


ernest mendekat sambil menutup hidungnya


yang lainnya tidak berani mendekat kecuali haikal yang sedang memeluk tubuh fiqih


"baiklah,aku akan membalasnya"jawab ernest


satu jam berlalu..


polisi sudah berkeliaran mencari bukti kejahatan untuk menemukan siapa pelaku pembunuhan fiqih


ernest,rachel dan yang lainnya duduk diteras kediaman ustad faisal


"apa yang dikatakan fiqih sama kamu tadi?"tanya ustad faisal


"dia menyuruh ku untuk membalaskan dendamnya"jawab ernest dengan suara pelan


deg!


semua yang mendengarnya terkejut kecuali haikal karna dia sudah mendengarnya dari mulut fiqih langsung


"dendam? dendam kepada siapa?"kali ini fajri yang bertanya


"orang yang sudah membunuhnya"jawab ernest


ernest menjawab mereka tanpa melihat lawan bicaranya


"nak ernest!"ustad faisal langsung memegang tangan ernest


"tolong jangan lakukan apapun,biarlah polisi yang melakukannya,jika kamu mengetahui sesuatu lebih baik kamu memberitahu polisi"nasihat ustad faisal


"ya"jawab ernest


ustad faisal menatap sedih kearah ernest


"aku mohon demi rachel,tolong jangan melakukan apapun"pinta ustad faisal


"saya sudah berjanji kepada paman kamu yang bernama azka untuk menjaga keselamatan kamu,jika sampai terjadi sesuatu terhadap kamu maka saya juga akan kehilangan nyawa saya"ustad faisal memelas dihadapan ernest dan itu membuat yang lainnya bertanya tanya apa sebenarnya maksud ustad faisal melakukan itu


ernest terkejut mendengarnya..

__ADS_1


"apakah om azka mengatakan sesuatu?"tanya ernest


"ti tidak"jawab ustad faisal


ernest begitu kesal dengan ustad faisal


"bukan kah abi seorang ustad? kenapa abi begitu takut dengan om azka?"tanya ernest dengan raut wajah kesal


"bukan kah kamu tahu siapa dia nak ernest!?"tanya ustad faisal balik


"justru karna aku tahu siapa dia,aku tidak habis pikir bisa bisa nya seorang ustad besar seperti api takut dengannya"jawab ernest


ustad faisal terdiam..


"ada obrolan apa?"tiba tiba yang dibicarakan datang


"om!"seru ernest


"hem"sahut azka


"kenapa om kesini?"tanya ernest


"ingin menjenguk keponakan ku tersayang"jawab azka


ernest memutar matanya mendengar jawaban ernest


"ada apa ini? kenapa sangat banyak polisi disini?"tanya azka pura pura tidak tahu


"teman ku dibunuh"jawab ernest


"dan dia menyuruh kamu membalas dendam atas kematiannya?"tebak azka


"ya"jawab ernest sedikit cemberut karna diirinya mengira azka akan melarangnya


"lakukanlah,aku ingin tahu cara apa yang akan kamu lakukan untuk membalas mereka"kata azka


deg!


ustad faisal begitu terkejut mendengarnya


"kalian juga boleh membantu ernest"kata azka kepada teman teman azka


"tenang saja,polisi tidak akan menangkap kalian,ernest itu anak kesayangan bastian,mana berani polisi menyentuhnya"kata azka lagi


rachel,haikal dan naya sangat senang mendengarnya


"bagaimana polisi bisa menangkap orang yang membunuh binatang pembunuh"gumam azka


"rachel!"ustad faisal menggeleng kepala kearah rachel namun rachel tidak menurutinya


"om!"ernest membelalak melihat kearah belakang azka


"apa?"tanya azka


"tu dibelakang om"jawab jawab ernest sambil memajukan bibirnya


azka berbalik.


deg!


ernest langsung memegang dadanya yang terasa bergetar


"ah sial!"umpat ernest sambil memegang dadanya


"perasaan apa ini?"tanya ernest


"alya!"ucap azka


alya menatap azka penuh kecewa


"kenapa?"tanya alya dengan mata berkaca kaca


"tolong jangan menangis"pinta azka


"bukan oma yang nangis! tapi gue!!!"teriak ernest kesal,karna air mata keluar dan membasahi pipinya

__ADS_1


__ADS_2