
sementara itu ernest sedang makan malam bersama kedua orang tua geby
"nak apa kamu ada masalah di sekolah?!"tanya mario
Ernest menghentikan makannya"nggak ada kok pa"jawab ernest
"benar kah?! "tanya mario lagi
Ernest hanya mengangguk
mario dan mia saling tatap
setelah makan malam geby pamit kekamar dengan alasan harus belajar
esok harinya...
pagi pagi sekali ernest sudah pergi ke sekolah
berbeda dengan ars,ars masih bergelung di dalam selimut
"noah!! "suara panggilan naya membuat ars mau tidak mau harus bangun
sepuluh menit kemudian ars baru keluar dari kamar
tatapan ars dan raihan bertemu"pa!"sapa raihan dalam hati
api ars tidak meresponnya, ars berlalu begitu saja,hal itu tentu saja menyakiti hati raihan
saat berhadapan dengan azka ars menunjukkan sikap yang sama seperti dia berhadapan dengan raihan tadi
satu minggu berlalu...
ars mengajak afan,deri,stella dan geby kerumah karna harus menyiapkan beberapa peralatan untuk pergi camping keesokan harinya,tentu saja gilang tidak mau ketinggalan,dia mengajukan diri untuk ikut bersama mereka
"jadi libur selama tiga hari ini kalian mau pergi camping di hutan? "tanya naya kepada mereka
"iya"jawab mereka serentak
naya terdiam,dalam hatinya naya tidak ingin mengizinkan mereka pergi tapi naya juga tahu para anak anak itu tidak akan berhenti hanya karna larangan darinya
"bagaimana menurut papa?! "tanya naya kepada azka
"biarkan saja mereka pergi,nanti biar raihan atau dylan ikut bersama mereka"jawab azka
"bang dylan saja"ucpa ars
raihan langsung menundukkan kepala"apa salah ku? kenapa papa bersikap seperti itu kepada ku?! "tanya nya dalam hati
Azka memegang pundak raihan..
raihan tersenyum kearah azka
"kenapa tidak darren saja yang ikut,dia kan libur kuliah juga"usul clara
"dulu pernah ada seorang adik sangat mempercayai abangnya, karna dia terlalu mempercayainya sebagai balasan nya dia harus mati karna penghianatan yang dilakukan oleh abang nya juga"ujar ernest
perkataan ernest membuat semua orang tertegun
"aku tidak yakin jiwa sang adik bisa tenang di alamnya"lanjut ernest
bruk!
__ADS_1
steven terjatuh dari kursinya
"kenapa bang?! "tanya dylan,dylan membantu steven kembali ketempat duduknya
tatapan kebencian yang di tunjukkan oleh geby membuat steven merasakan sesak"tatapan itu"gumam nya
"baiklah dylan akan pergi bersama kalian besok"ujar azka
masalah langsung selesai..
di perjalanan pulang"lo kenapa ngomong kayak gitu tadi geb? "tanya stella
"kenapa memangnya?! tanya geby balik
"lo nggak liat apa ekspresi abang sepupu nya noah tadi?! "afan yang bertanya
"steven maksud lo?! "lagi lagi ernest bertanya balik
"iya"jawab afan dan deri serentak
"kalian nggak tau saja busuk nya dia,dia bahkan nggak segan segan menghianati adik kandungnya sendiri"jelas geby
"udah tau dia jahat lo malah berani berani nya menyinggung dia! "stella menoyor noyor kepala geby saking greget nya
"santai aja, gue bukan ernest yang bisa dia bodohi lagi"jawab ernest dengan santai
"lagi?! "tanya stella dalam hati
meskipun jawaban ernest sedikit mengganjal di hati mereka,mereka lebih memilih menyudahi percakapan
sepanjang malam steven terus merenung dan menyendiri di kamarnya,setelah berhadapan dengan geby rasa bersalah nya kepada ernest dan rachel kembali mendera hatinya
"maaf maaf! "ucapnya sambil meringkuk di sudut ruangan yang gelap,steven sengaja tidak menghidupkan lampu kamar
esok harinya...
"capek? "tanya dylan kepada ars
"tidak"jawab ars
"mau gue gendong?!"tanya gilang kepada ernest
bukan nya menjawab ars justru malah menunjukkan kepalan tangannya kearah gilang
"ok! "ucap gilang kesal
dylan dan ars berjalan tepat di belakang ernest dan gilang,jadi mereka dapat melihat dengan jelas apa saja yang di lakukan ernest dan gilang
"nggak ****** nggak pembalut semua nya suka banget nyelip"geruru ernest sambil membenarkan posisi ****** nya
ars dan dylan menutup mata mereka
"jorok banget kamu! "gerutu ars
"apa?! " tanya ernest nyolot, ernest menatap ars dengan tatapan membunuh
"geby buruan! "panggil stella dari depan
dylan menggeleng kepala melihat tingkah geby
empat jam perjalanan akhirnya mereka sampai juga di tempat camping yang ada air terjun nya
__ADS_1
"buruan di gelar tendanya! "ucap dylan
mereka semua bergegas menegang tenda dan mencari kayu bakar untuk membuat api unggun saat malam tiba
setelah berhasil membuat tenda dan mencari kayu bakar mereka semua lanjut mandi
"apa?! "tanya ernest saat ars melirik kearahnya
"sensi amat"gerutu ars
"geb!"belum selesai gilang berkata ernest sudah menunjukkan kepalan tinju nya di depan wajah gilang
"gue nggak tahu apa yang pernah kita lakukan sebelum nya,tapi jangan harap kita akan melakukan hal menjijikkan itu lagi! "tekan ernest
"ku kita nggak pernah melakukan hal yang berlebihan, palingan cuma pelukan sama ciuman"ucap gilang jujur
"itu yang gue maksud!!"setelah mengatakan itu ernest langsung pergi menjauhi gilang
"iiiii! "ernest geli mengingat perkataan gilang tadi
ars tertawa melihat ernest lari menjauhi gilang
gilang sangat sedih"semoga ingatan lo cepat pulih geb,gue nggak bisa kalau harus di giniin terus"dalam hati nya
saat malam.
"geb lo satu tenda sama gue!"ucap stella
"nggak! gue mau satu tenda sama dia! "ernest menunjuk kearah ars
"aku? "tanya ars sambil menunjuk dirinya sendiri
"nggak nggak! "tolak ars
"tidak menerima penolakan!"ernest langsung masuk kedalam tenda punya ars
"kamu sadar nggak sih kalau fisik kamu itu perempuan,gimana kalau nanti aku khilaf? "tanya ars
"aish!"ars mengacak ngacak rambutnya saking frustasinya"belum lagi wajah geby sedikit mirip dengan sea,kalau aku khilaf kan bisa berabe"rutuknya
"kamu! kamu kan pacar nya! bujuk sana! "ars menyuruh gilang membujuk ernest
"em! "gilang menggaruk tengkuknya
"kamu saja"kata ars kepada stella
"nggak, gue nggak mau di usir"tolak stella
"kita cuma punya tiga tenda,afan deri dan gilang kalian tidur bersama saya di tenda yang paling besar,stella kamu tidur sendirian dan kamu! "dylan menjeda perkataannya
sambil menggaruk keningnya dylan berkata"kamu tidur saja bersama geby! "lanjut dylan lalu dylan buru buru masuk ke tenda
"wah parah! "seru ars dengan kesal
"em,gue tidur dulu! "stella langsung menyelamatkan diri sebelum ars memaksa nya tidur bersama geby
"aish! "umpat ars
mau tidak mau ars harus tidur satu tenda dengan ernest
"ernest!"geram ars
__ADS_1
ernest tersenyum licik,dengan santai nya ernest membuka baju nya di hadapan ars dan dia tidur hanya memakai dalaman saja