
steven dan yang lainnya berbaring diatas sofa karna takut pembunuh itu kembali lagi
azka memilih mengunci diri diruang bawah tanah,dia tidak ingin ada yang melihat nya dalam wujud iblis
"tunggu disini sebentar"kata ernest
"lo mau kemana? Gue takut"rengek rachel
Ernest mengerbyitkan dahinya"ternyata lo bisa takut juga"ledek ernest
Rachel sangat kesal kepada ernest
"tenang saja,gue bentar doang kok"kata ernest ,lalu ernest pergi keluar kamar
"sumpah gue takut banget!"jerit rachel dalam hati"aaa!! haus banget "gumam nya
rachel membuka laci disebelahnya untuk mencari siapa tahu ada sesuatu yang bisa diminum untuk meredakan rasa hausnya
tidak disangka dia mendapatkan sebotol minuman dari laci
"apaan nih?"tanya nya
"minum aja deh!"gumam rachel
Tanpa pikir panjang lagi rachel langsung meminum habis isi botol tersebut
Saat ini ernest sedang berada diruang tamu"kalian kenapa nggak pindah kekamar sih?"tanya ernest kepada yang lainnya
"kita tidur disini saja"jawab haikal"aku takut kalau tiba tiba ada hantu"dalam hati nya
ernest pergi kedapur untuk mengambil camilan dan air minum untuk teman temannya
"silahkan dimakan"ucap ernest
"makasih"ucap naya,naya langsung memakan camilan yang dibawakan oleh ernest
"rachel mana?"tanya azmi
"dikamar"jawab ernest
Tanpa mereka sadari rachel sudah keluar dari kamar sejak tadi
sesosok tangan tiba tiba menyentuh bahu haikal
"aaaa!!!"jerit haikal
"berisik banget sih"gerutu rachel
semua orang terkejut melihat penampilan rachel yang acak acakan,dia juga tidak mengenakan hijabnya
"chel kamu kenapa?"tanya adelia
"gue gue gue"jawab rachel
"lo abis minum apaan chel?"tanya ernest karna mulut rachel bau alkohol
"gue minum air air yang ada di laci kamar oma"jawab rachel sambil tersenyum nakal kearah ernest
"air air?,berarti ada dua jenis?"tanya ernest lagi
rachel mengangguk...
"apaan lagi yang dia minum"tanya ernest dalam hati
rachel tiba tiba terfokus kearah bibir ernest
"em!!"gumam rachel sambil berjalan kearah ernest
"dapat!"rachel tiba tiba memeluk ernest
"chel lo ngapain?"tanya ernest sambil mencoba melepas pelukan rachel
"gue mau"rachel menggantung jawabannya
Tiba tiba rachel mendorong ernest hingga terduduk di sofa
"gue mau"rachel naik di atas paha ernest
"gue mau ini"rachel menyentuh bibir ernest
ernest mencoba menahan sesuatu yang menyesak dibawah sana
"chel tolong turun"pinta ernest
"chel lo abis minum apaan sih kok malah jadi mesum kayak gini?"tanya naya
azmi,delia dan jack menahan api cemburu yang sewaktu waktu bisa meledak karna melihat adegan mesra didepan mereka
__ADS_1
"chel sadar chel!"teriak azmi,dia sungguh tidak rela melihat rachel seperti itu
"gerah!"ucap rachel
"mau ngapain lo!"ernest terkejut melihat rachel tiba tiba mengangkat tangan
dalam sekejap rachel sudah berhasil membuka bajunya dan hanya menyisakan bra berwarna hitam
glek!
Ernest susah payah menelan slavinanya
"tutup mata kalian!!"teriak ernest
para laki laki disana langsung menghadap kearah lain...
"pakai lagi!"bentak ernest
"nggak mau!!"rachel melempar baju nya kesembarang arah
ernes mencoba menahan emosi nya
delia menahan tangis melihat adegan didepan matanya"harusnya aku yang ada diposisi itu"dalam nya
Sementara naya dia hanya melongo melihat tindakan rachel yang sangat liar menurutnya
ernest membuka jaket yang dipakainya lalu menutupi belakang tubuh rachel agar tidak dilihat yang lain
"kalian sudah boleh menghadap kesini"kata ernest
Mereka kembali menghadap kearah ernest
Rachel malah tertidur dipangkuan ernest
"what!"pekik azka saat melihat rachel tidur di pangkuan ernest
"ada apa dengannya?"tanya azka
"rachel meminum air yang ada dilaci oma"jawab steven
azka terkejut mendengar nya
"sebentar lagi efeknya akan lebih luar biasa lagi,aku tidak yakin ernest bisa menahannya kali ini"gumam azka
bastian dan yang lainnya baru datang kekediaman karna suatu alasan
"em!"rachel mulai terbangun lagi
"panas!"ucap nya
"ernest antar rachel kekamar"mata bastian sakit melihat nya
"baiklah"jawab ernest
Ernest langsung menggendong rachel kekamar
"aku akan menemani rachel"kata delia
"tidak perlu!"larang bastian
Delia mengepal tangannya,mau tidak mau dirinya harus kembali duduk
didalam kamar...
ernest menaruh rachel diatas kasur
Saat ernest ingin pergi rachel malah menarik tangannya
"chel tolong jangan seperti ini,gue udah mati matian nahan diri"gerutu ernest
ernest memilih duduk dipinggir tempat tidur,dia tidak berani melihat kearah rachel karna takut khilaf
tanpa dia sadari rachel sudah melepas semua pakaian ditubuhnya
"aaa kok masih gerah si?!!"teriak rachel kesal
"elo!"
Deg!
Ernest sangat terkejut melihat pemandangan didepan matanya
"baiklah kalau itu mau lo"ucap ernest
Ernest membuka pakaian yang melekat di tubuhnya"maaf"ucap nya
meskipun sedang dalam pengaruh obat rachel tetap merasakan kesakitan saat milik ernest mencoba menerobos miliknya
__ADS_1
"akhirnya"azka merasa puas ernest akhir nya melakukan nya
Ernest melakukannya sampai efek obat yang diminum rachel hilang dan rachel bisa tidur
Entah sudah berapa kali ernest memuntahkan cairan kenikmatan nya di dalam rah*m rachel
Pukul tiga pagi akhirnya rachel bisa tidur..
"awww!!"ernest menahan ngilu dibagian intimnya karna terlalu lama melakukannya
keesokan harinya...
Semua orang sudah bangun kecuali ernest dan rachel
jack tampak sangat kelelahan karna tidak bisa tidur,dia sibuk berkelahi semalaman melawan iblis dan vampire yang datang karna mencium aroma sp*rma ernest yang tumpah
saat bangun rachel terkejut mendapati dirinya dan ernest sudah tidak memakai busana
"aww!!"pekik rachel karna bagian intimnya terasa perih
"jangan jangan!"rachel menutup mulutnya,dia kembali mengingat semua yang telah terjadi semalam
"sangat memalukan!!"jerit nya dalam hati
Dengan susah payah rachel berhasil kekamar mandi
setelah mandi dan berganti pakaian rachel bergegas keluar dari kamar,dia takut orang orang akan salah paham
Rachel berjalan sangat pelan karna merasa sakit dibagian intimnya,tubuhnya juga juga terasa lemas dan sakit
"akhirnya sampai juga"rachel merasa lega dirinya sudah sampai diruang tamu
"chel lo parah banget"kata naya
"kenapa?"rachel berpura pura lupa
"ayo kita sarapan!"panggil valia
"ayo chel!"naya menarik tangan rachel
"aah!"eluh rachel kesakitan
"lo kenapa chel? apa ada yang sakit?"tanya naya khawatir
"wajah kamu pucat banget chel"kata haikal
naya menempelkan tangannya di kening rachel
"panas banget! Kamu demam chel!"pekik naya
"ck,jangan teriak teriak juga"gerutu rachel
Setelah rachel keluar dari kamar ernest langsung bergegas mandi,berganti pakaian lalu keluar dari kamar
ernest terkejut melihat naya mengompres dahi rachel
"lo kenapa chel?"tanya ernest
Bukan nya menjawab rachel malah memejamkan matanya
ernest duduk disamping rachel
"nggak usah dekat dekat"rachel mendorong ernest agar menjauh
"chel kok lo kayak gitu sih sama ernest ?"tanya steven
"nggak ada"jawab rachel asal
rachel ingin bangun dari tempat duduk"aahh! Sakit banget!"lirih nya
"mana yang sakit chel?"tanya naya khawatir
"perut?"tanya naya lagi karna sejak tadi rachel terus memegang perutnya
"bukan perut,tapi ini gue"gerutu rachel dalam hati
rachel hanya bisa mengangguk kepala dengan sedih karna tidak mungkin kalau dia mengatakan bagian intimnya yang terasa sakit
steven membawakan segelas air untuk diberikan kepada rachel
"berikan padanya"steven memberikan gelas berisi air kepada ernest
Saat ingin mengambil gelas tersebut tiba tiba ernest merasa sakit dibagian dadanya
"apa yang terjadi? Kenapa tiba tiba sakit?"sekuat tenaga ernest menahan nya
steven membelalakkan matanya saat melihat mata ernest memerah"ernest !!!"panggil nya
__ADS_1