(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 82 (S2)


__ADS_3

air mata naya menetes melihat luka di tubuh sang anak"kenapa bisa jadi seperti ini?! "tanya nya


"ambil kan obat!!"teriak anak kepada darren


darren bergegas mengambilkan kotak obat


naya menyuruh ars duduk d sofa agar dia lebih muda mengobati luka nya


deg!


ars baru ingat kalau dirinya belum mandi,sangat gawat kalau sampai ketahuan azka dan raihan


"ma aku ke toilet dulu! "ars buru buru melarikan diri


"noah! "panggil naya, namun panggilan nayq tidak di pedulikan oleh ars


"mana noah ma?! "tanya daren,daren membawa kotak obat


"ke kamar mandi "jawab naya


darren duduk"apa makan tidak merasa aneh dengan sikap noah akhir akhir ini?! "tanya darren kepada naya


naya mengerutkan dahi mendengar pertanyaan darren "tidak" jawab nya


sementara itu di kamarnya ars langsung mandi dan mencuci pakaian yang dia pakai untuk menghilangkan kan aroma keringat dan inspirasi sisa sp*rma yang menempel


selesai mandi ars merasa tubuhnya lebih segar dari tadi


"aku tidak bisa menyembunyikan nya lebih lama lagi! dalam dua bulan pasti semua nya akan ketahuan"gumam ars


"tubuh ini memerlukan olahraga agar bisa lebih gesit dan bertenaga"ucap ars sambil memperhatikan lengannya yang sedikit berotot


esok harinya ars mengendap ngendap keluar dari kamar,dia berusaha menghindari naya karna


"ekhem! "dehem azka


ars meluruskan badannya lalu berbalik menghadap azka


sambil bersedekap azka menatap ars"kenapa mengendap ngendap seperti pencuri?! "tanya nya


saat ars ingin menjawab tiba tiba dia mendengar suara naya"pa! noah sudah keluar dari kamarnya belum?! "tanya naya dari dapur


ars melotot saat mendengar suara naya"kabur!!"ucapnya pelan sambil berlari keluar rumah


azka melongo melihat ars lari terbirit birit setelah mendengar suara naya


"pa!! "panggil naya


"noah nya pergi keluar ma! "jawab azka


naya sangat kesal"awas saja kamu noah! "gerutu nya kesal


di sisi lain...


ars sedang mengendarai sepeda motornya"luka q sudah sembuh,aku tidak ingin dia curiga kalau aku bukan manusia"gumam nya


"lagian pasti dia masak sesuatu yang sangat banyak kandungan bawang putih nya"ars sampai merinding mengingat makanan makanan yang disajikan oleh naya


sementara itu dari arah berlawanan afan dan deri jalan jalan mengendarai sepeda motor mereka masing masing

__ADS_1


ars langsung menghentikan sepeda motor nya pinggir jalan


"afan! deri! "ars memanggil mereka berdua


keduanya langsung meminggir kan motor mereka saat mendengar panggilan dari seseorang.


deri menoleh lebih dulu"fan! itu noah"kata deri kepada afan


"mana?! "afan menoleh untuk melihat apakah benar itu noah


"iya! itu beneran noah! "afan langsung memutar kepala motornya begitu juga dengan deri,mereka berdua langsung menghampiri ars


"lo mau kemana ars?! "tanya afan


"nggak ada,jalan jalan saja"jawab ars


"ikut kita aja kalau gitu! "deri mengajak ars ikut dengan nya dan afan


"emangnya kalian mau kemana?! "tanya ars


ars memperhatikan outfit yang di pakai oleh mereka berdua"kalian mau pergi ke acara nikahan kah?? "tanya nya


"iya! "jawab keduanya


di tempat lain...


geby menangis ingin ikut kedua orang tua nya pergi kerja di luar kota


"kamu sekolah geby! "ucap mario


mia memegang kedua bahu geby"katakan apa yang telah terjadi? apa ada yang menindas kamu di sekolah?!"tanya nya dengan lembut


"pa, sebelum pergi kita harus menemui kepala sekolah agar dia memberi teguran kepada murid yang mengganggu anak kita! "kata mia kepada mario


"ma bukan kaya gitu,ini lebih serius lagi dari yang mama kira"ucap geby


mario menatap geby dengan tatapan marah"katakan!!"mario akhirnya meninggikan suaranya


"intinya aku nggak mau sekolah disana lagi!!! "teriak geby sambil nangis kejer


"plak!!


mario tanpa sadar menampar pipi geby dengan sangat keras


tangis geby langsung berhenti,tamparan mario membuat pipi geby langsung memerah dan bengkak


mia sangat terkejut sehingga dia tidak bisa berkata apa apa


"ka kamu!! "tunjuk mia kearah mario


mario melihat tangan nya yang dia pakai untuk menampar putri kesayangannya


tamparan mario tidak hanya membuat pipi geby memerah dan bengkak tapi juga membuat kepala geby pusing


geby bangun lalu berjalan kearah pintu keluar, sambil sedikit sempoyongan geby terus berjalan hingga keluar gerbang


"berani berani nya kamu memukul anak kita!! "mia sangat marah kepada mario


"pokoknya kamu harus bisa membujuk anak kita! kalau kamu tidak bisa membawa geby pulang lebih baik kita cerai saja! "ancam mia,setelah itu mia langsung masuk kedalam kamar

__ADS_1


bruk!


mario terduduk di lantai"a apa yang sudah ku lakukan?! "mario menatap tangannya yang di pakai untuk menampar putri tercinta"maafin papa nak! "ucapnya sambil berderai air mata


mia memberitahu stella tentang kejadian tadi dan meminta stella mencari dan mengajak geby tinggal di rumahnya untuk sementara waktu


sementara itu geby berjalan menyusuri jalan raya tanpa alas kaki,tatapan aneh dari orang yang lewat tidak di pedulikan oleh nya


ars,afan dan deri masih asik berbincang di pinggir jalan


tiba tiba ponsel afan berbunyi...


afan langsung mengangkat nya"ya ada apa stell?!"tanya nya


"geby pergi dari rumah! dia abis berantem sama bokapnya"jelas stella


ars terkejut mendengarnya


afan melotot mendengar nya"apa!! kok bisa?! "tanya afan


"ya bisa aja! please bantu gue nyariin dia!"pinta stella


"ya ya"sahut afan


"ayo kita cari geby! dia kabur dari rumah! "afan mengajak ars dan deri


mereka bertiga langsung menghidupkan motor"lebih baik kita berpencar biar cepat ketemu nya"ujar ars


"baiklah!"sahut deri dan afan


mereka berdua langsung berpencar untuk mencari geby


"kenapa kamu bertengkar dengan orang tua kamu?! apa karna kejadian di hutan?! "tanya ars dalam hati


ars melajukan motor nya sambil mencari aroma tubuh geby


"dapat! "ucap nya"ars lebih kencang lagi melajukan sepeda motornya


mata ars memerah melihat kondisi geby yang sangat memperihatinkan,ars bergegas turun dari motor lalu menghampiri geby yang sedang duduk meringkuk di bawah pohon


"geby apa yang terjadi?! "tanya ars sambil membantu geby bangun


geby hanya diam saja,hanya suara isakan tangis yang tersengar


ars memperhatikan pipi geby yang memerah, perlahan ars mengangkat tangan lalu menyentuh pipi geby dengan lembut


"sakit!! "geby langsung menepis tangan ars


"apa papa kamu yang melakukan nya?! "tanya ars


geby menatap ars"bukan urusan lo!! "ucap geby,lalu geby pergi meninggalkan ars


dengan cepat ars langsung mencekal lengan geby


"apa lagi yang lo mau?! hah! nggak ada yang berharga lagi di diri gue!! "teriak geby sambil menangis sesenggukan


ponsel ars tuan tiba berbunyi...


ars langsung mengangkatnya"aku sudah menemukan geby! "setelah mengatakan itu ars langsung mematikan panggilan

__ADS_1


__ADS_2