
ernest masih terus menangisi kepergian clara
"ma aku belum bisa membahagiakan mama kenapa mama pergi secepat ini?!! "tanya ernest sambil memeluk tubuh clara
sekuat apapun seorang anak dia akan tetap meneteskan airmata di saat ditinggalkan oleh seseorang yang mereka panggil, mama, bunda,umi,ibu dan emak
ernest memainkan tangannya sehingga pisau yang menancap di perut clara langsung tercabut dan melesat kearah lyora
jleb!!
pisau itu langsung menancap di tenggorokan lyora
"akh!! "lyora terbelalak menahan sakit, darah segar langsung menyembur dari tenggorokannya
"bukankah kamu mau mati bersama mamaku? aku sudah mewujudkannya! "ujar ernest
nisa langsung pingsan melihat itu,sementara yang lain nya langsung terduduk lemas
"salahnya kenapa memprovokasi ernest,naluri membunuh klan vampire sangatlah kuat"ujar axel
azka, ars dan axel hanya menyaksikan saat saat terakhir yang sangat menyakitkan bagi lyora
geby gemetar melihat itu"hiks aku mau pulang!! "teriak nya sambil nangis kejer
ars langsung memeluk geby"tenang tenang, jangan nangis! anggap saja yang kamu lihat tadi itu hanya sekedar mimpi"ucap ars
plak!!
geby memukul ars"mimpi gimana? itu nyata! nggak akan bisa jadi mimpi!! "ucap nya marah
ars menyentuh kepala geby hingga beberapa detik kemudian geby langsung tertidur,kemudian ars mengangkat dan membaringkannya diatas sofa
"maaf sudah membuat kamu ketakutan"ucap ars sambil merapikan anak rambut yang menutupi wajah geby
lyora meregang nyawa dengan kondisi mata terbelalak dan mulut menganga
"karna dia cukup berpengaruh buatlah seolah olah dia bunuh diri atau kecelakaan! "kata axel kepada bawahan nya
"baik tuan!"sahut mereka
mayat lyora langsung di bawa pergi oleh bawahan axel
"bagaimana dengan clara? "tanya ars
lama axel tertegun
"bagaimana menurut kamu nest?! clara cukup berpengaruh di kota ini karna dia juga istri dari orang paling Kaya di kota ini,kalau tiba tiba Menghilang akan membuat orang orang curiga,tapi kalau kita memberitahu clara meninggal pasti para ibu ibu komplek sini ingin melihat dan ikut memandikan jenazahnya dan akan ketahuan kalau ada bekas senjata tajam di tubuhnya!"axel meminta pendapat ernest karna ernest adalah anak kandung clara
ernest menyeka aur matanya"apa tidak ada cara untuk menyamarkan luka bekas senjata tajam di tubuh mama?! "tanya nya
axel menoleh kearah azka
__ADS_1
azka menggeleng"luka akan tetap terlihat saat melihat jenazah di mandikan"jawabnya
ernest tertunduk lemas"lakukan apa tang menurut kalian pantas"ucapnya pasrah
" buat seolah olah dia pergi keluar negeri dan menetap di luar negeri, nyatanya kita harus mengubur nya secara diam diam"ujar azka
meskipun tidak terima ernest tetap harus menurut
"naya,viola geby dan clara bertugas memandikan jenazah,agar tidak ketahuan kita akan menguburnya di halaman belakang rumah ini"lanjut azka
"maafkan nest ma"dalam hati ernest
"sa! nisa!! "andri menepuk nepuk pipi nisa
"nisa! "panggil aldi
"sa! "sopian ikut menepuk nepuk pipi nisa
"em, udah udah!! "nisa mengibas tangannya agar mereka menyingkir
saat terbangun nisa tidak melihat mayat lyora ataupun clara,dia juga tidak melihat wanita lainnya
"kemana yang lain? kenapa cuma aku perempuan disini?"tanya nya dalam hati
axel mendekati nisa dan andri"kunci keselamatan kalian adalah lisan kalian sendiri,jika kalian bisam menjaga lisan kalian maka umur akan panjang"ucapnya,setelah mengatakan itu axel langsung pergi
"jangan cerura ke siapapun tentang apa yang kalian lihat atau kalian akan mati! "ujar sofian
deg!!
"boleh Aja asal kamu mau berjanji nghk akan ngasih tau orang lain"sahut aldi
"kamu! "sofian menunjuk kearah andri"kalau kamu madih sayang sama ibuk kamu maka angan beritahu dia, kamu ngasih tau dia sama aja dengan kamu membunuhnya"sofian memperingatkan andri agar tidak memberitahu siapapun termasuk ibunya sendiri
"ya! "jawab andri"aku nggak mungkin ngebiarin ibuk mati"lanjutnya
"bagus! "ucap sofian
dua jam kemudian mereka sudah selesai memandikan dan mengubur jenazah clara dengan baik dan benar
ernest melamun di sudut ruangan"maafin nest ma! "ucapnya
rachel langsung menghampiri ernest"sabar nest! "gumam nya
ernest langsung tidak menanggapi nya
rachel langsung menarik ernest ernest ke dalam pelukannya"sabar"ucapnya
ernest hanya mengangguk,lidah nya masih terasa keluh untuk berbicara
nisa sejak tadi memperhatikan ernest"meskipun tahu kalau dia bukan manusia aku masih saja nggak bisa melupakannya, apa aku benar benar jatuh cinta sama dia?! "tanya nya dalam hati
__ADS_1
mata nisa berair melihat kemesraan di antara ernest dan rachel
sementara itu ars terus berada di samping geby,dia harus memastikan bahwa geby tetap terlelap
"musuh belum di atasi tapi kekuatanku sudah mulai melemah! sangat tidak mungkin bagiku mengorbankan ernest! aku tidak akan melakukan itu walaupun aku mau"gumamnya
"dada ku terasa semakin sakit"ars menyentuh dadanya yang terluka
naya mendekati ars"meskipun kamu bukan anak ku noah tapi tubuh ini tetap saya yang melahirkannya! saya akan tetap menganggap kamu noah"ujar nya
ars menoleh"panggil apapun yang kamu suka"jawab nya sambil tersenyum tipis
namun senyum ars malah membuat naya was was dan takut
"di dia pangeran vampire, berani beraninya aku memprovokasinya"rutuk naya dalam hati
ars menarik naya agar duduk di sebelahnya
"bersikaplah seperti biasa,aku tidak akan menyakiti kalian karna aku sudah menganggap kalian seperti keluarga ku sendiri"jelas ars
ars benar benar sudah menganggap mereka seperti keluarga nya sendiri
"makasih"ucap naya
sementara itu para bawahan axel membuat seolah olah lyora kecelakaan mobil,mereka meletakkan mayat lyora di dalam mobil tang biasa di gunakan oleh lyora lalu mendorong mobil hingga jatuh ke jurang lalu membakarnya hingga membuat mayat sulit di kenali
axel sangat puas dengan kinerja para bawahannya
"jangan! jangan! "teriak geby,geby terbangun dari tidurnya
deg!
"kok aku malah ada dirumah? perasaan tadi masih di rumah ars?! "tanya nya sambil memegang kepalanya yang terasa pusing
"sudah bangun?! "tanya ars
geby terkejut kemudian menoleh"a ars! "ucap nya gugup
ars tersenyum"apa kamu takut dengan ku?! "tanya nya
geby menggeleng..
"mana mungkin nggak takut"dalam hati nya
ars menghela nafas saat mendengar kata hati geby"aku harus lebih bersabar"gumamnya
tatapan geby mengarah kearah gelas berisi darah di depan ars"i itu apa?! "tanya nya
ars mengambil gelas berisi darah itu"darah"jawab nya, ars menyeruput darah itu
"iii!! "seru geby, dia merasa jijik melihat nya
__ADS_1
dalam sekejap ars sudah berada di sebelahnya
cup!!. ars mencuri ciuman di pipi geby