
azmi langsung berdiri saat mendengar apa yang dikatakan oleh rachel "kurang ajar!"gerutunya
"ernest mana? kenapa kamu bisa mengalami pelecehan?"tanya delia
"ernest pergi"jawab rachel
"sudah lah,aku sangat lelah"rachel beranjak menuju tempat tidur dan merebah kan tubuhnya di atas tempat tidur
Yang lainnya bengong melihat rachel malah tidur
di sebuah tempat yang cukup sepih dan gelap
"aku hampir menguasai tubuh anak itu"kata salah satu dari mereka
"jangan gegabah kamu key!"marah giorgino,pemimpin mereka
Key langsung berlutut dihadapan giorgino"maafkan hamba tuan!"ucap key seraya menundukkan kepala
giorgino menunjukkaan senyum nya
"bagus,kalau kamu masih menyayangi dirimu maka menurut lah,jangan jadi pembangkang"kata giorgino
Key mengeraskan rahangnya
Sote hari,tepatnya pukul 5 sore
Ditempat lain..
Lima orang laki laki bertubuh kekar datang ketempat kos tempat rachel dkk berada"permisi kami disuruh oleh tuan steven untuk menjemput nona rachel"kata salah satu dari mereka
Rachel bingung karna sebelumnya steven mengatakan dia sendiri yang akan menjemput dirinya
Rachel mencoba menghubungi steven namun tidak diangkat
"baiklah saya akan ikut"kata rachel" kalau teman teman ku juga ikut bersamaku"lanjutnya
kelima laki laki bertubuh kekar itu saling tatap kemudian mereka mengangguk
"baiklh"jawab salah satu dari mereka
saat ini mereka sudah berada dimobil
"kenapa perasaan gue nggak enak ya?"tanya naya
tiba tiba saja salah satu dari laki laki itu menyemprot kan sesuatu kedalam mobil
"ra rachel!"ucap azmi,kemudian dia langsung tertidur
Semua orang langsung tertidur kecuali kelima laki laki tadi
Mereka di bawa menuju mansioan tempat ernest dikurung..
naya yang sudah terbangun harus berpura pura pingsan karna takut di apa apakan oleh mereka
Mereka ber enam diikat dan dimasukkan kedalam sebuah ruangan
jam sudah menunjukkan pukul delapan malam
"chel! Chel!"naya menyenggol nyenggol rachel
"diam berisik"gerutu jack
ternyata jack sudah bangun sejak tadi
"gue penasaran banget siapa sebenarnya yang menyuruh para preman ini menculik rachel"gumam jack
tak lama kemudian beberapa orang datang..
byur!
Satu persatu dari mereka ber enam disiram air
"bocor bocor!"teriak haikal
Deg!
__ADS_1
Haikal terkejut
"ki kita diculik?"tanya haikal
"diem lo"gerutu jack
"aroma vampire begitu kuat dirumah ini"dalam hati jack
"sudah bangun semuanya?"tanya seseorang yang duduk membelakangi mereka
"siapa lo!"teriak jack
"ya,siapa kamu kenapa kamu menyuruh mereka menculik kami?"tanya azmi
"saya tidak menyuruh mereka menculik kalian"orang itu berbalik
Rachel tidak kaget sedikitpun,dia sudah menebak kalau ini ulah glen
"saya hanya ingin menculik dia"glen menyentuh dagu rachel
"nodai saja dia"dalam hati delia,delia berharap ernest akan membuang rachel setelah itu terjadi
"yakin lo ngebawa kami kesini? tidak ada tempat lain kah?"tanya jack,jack mulai menyadari keanehan di ruangan itu
"kenapa? Takut?"tanya glen sambil tersenyum mengejek
"tidak sama sekali"jawab jack
"hanya saja"jack menjeda perkataannya
jack menatap seisi ruangan itu
"apa kamu tau ruangan ini sebelumnya digunakan untuk apa?"tanya jack"lihat lah tempat tidur yang sangat banyak dan ada mayat manusia didalam lemari itu"kata jack lagi
Glen menyunggingkan bibirnya"jangan coba coba menakuti saya!"bentak nya
"jack memutar matanya"suruh saja anak buah memeriksa lemari itu"suruh jack
anak buah glen langsung memeriksa lemari yang dimaksud oleh jack
Ceklek!
Deg!
"bos,benar benar ada mayat didalam sana"lapor salah satu anak buahnya
Glen langsung memucat
"sudah terlambat,kalian tidak akan bisa keluar dari sini"kata jack sambil tersenyum licik
"apa maksud kamu!"bentak salah stau anak buah glen sambil melayangkan satu tinjuan kearah wajah jack
glen tidak mempedulikan mereka
"jangan banyak bicara kalian!aku akan menyuguhkan sebuah tontonan sebelum kalian semua mati!"ucap glen,dia menarik rachel dan melemparnya keatas salah satu tempat tidur diruangan itu
"ikat dia!"glen menyuruh anak buahnya mengikat kedua tangan rachel ke sisi kiri dan kanan ranjang
"dengan kamu memakai rok seperti ini,jadi tambah mempermudah kerjaan ku"kata glen sambil meraba betis rachel
rachel hanya bisa menangis..
Disebuah kamar..
ernest terbangun karna mencium aroma tubuh manusia
"aku tidak imgin membunuh lagi,kenapa ada saja manusia yang datang kesini"gerutunya
Di sisi lain..
Glen dengan tidak tahu malunya membuka celana di hadapan mereka dan menunjukkan alat vitalnya yang sudah mengeras dan berb*lu dihadapan semua orang
"jangann!!!"teriak rachel
"hahaha akhirnya aku bisa merenggut sesuatu yang berharga bagimu ernest !!"teriak glen
__ADS_1
jack masih saja tidak bergerak,entah apa yang dia tunggu
Brak!
Suara pintu di dobrak
Deg!
Ernest sangat terkejut melihat siapa yang berada diruangan itu..
tanpa berpikir lagi ernest langsung melompat kearah glen
Brak!
Tubuh glen terpental membentur lemari
"nah ini baru seru!"ucap jack
Jack dengan santainya melepas ikatan tali ditubuhnya,setelah itu jack langsung menghajar para anak buah glen
Ernest melepas ikatan tali di tangan rachel
"jangan sentuh!!"jerit rachel karna dia mengira yang memegang tangannya adalah glen
Ernest langsung menarik rachel kedalam pelukannya"tenang!"ucpa ernest
Deg!
Rachel membuka matanya dan melihat kearah ernest
"hiks!
Rachel mulai menangis lagi
Rachel mendorong ernest agar menjauh darinya"dari mana aja lo! Kenapa lo ninggalin gue sendirian kenapa!!"tanya rachel disela tangisnya
"maaf"hanya itu yang bisa diucapkan oleh ernest
Dalam hitungan menit keadaan langsung berbalik,sekarang justru glen dkk yang diikat
delia terus melempar tatapan kearah ernest namun ernest tidak peduli sedikitpun
rachel masih saja menangis karna masih trauma dengan kejadian yang hampir merenggut kesuciannya
"nay,gue udah kotor nay,tadi bajingan itu nyium leher gue!"kata rachel sambil menangis
Ernest semakin meradang setelah mendengar perkataan rachel
"untung saja aku masih,menyimpan ini"dalam hati ernest,ernest mengeluarkan pisau kecil anadalannya
Glen mulai,panik saat melihat ernest membawa pisau kecil kearahnya
"ma mau apa kamu ernest ! saya ini abang kamu! Jangan hanya karna wanita kamu mau mencelakai saudara kamu sendiri!!"teriak glen
"hanya?"tanya ernest,lalu dia berjongkok
"a aku akan memberikan wanita mana pun yang kamu mau"kata glen lagi
"aku tidak butuh!"sahut ernest
Ernest mulai mendekatkan pisaunya kearah alat vital glen
Glen panik bukan main saat pisau mendekati alat vital berharga miliknya"jangan!!"teriak glen histeris
Clas!
"ups,maaf"ucap ernest
"aaaaaa!!!!"jerit glen karna alat vitalnya sudah dipotong oleh ernest
Semua laki laki diruangan itu sangat ngilu melihat ernest dengan santainya memotong alat vital glen
"bungkam mulutnya!"ernest menyuruh haikal menutup mulut glen
Haikal melepas sepatu dan kaos kakinya"maaf"ucap haikal lalu haikal menyumpalkan kaus kaki miliknya kemulut glen
__ADS_1
"jangan mendekat!"teriak rachel saat azmi mencoba mendekatinya
rachel melarang semua orang mendekatinya kecuali naya