(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 29 (S2)


__ADS_3

azmi langsung berdiri saat mendengar apa yang dikatakan oleh rachel "kurang ajar!"gerutunya


"ernest mana? kenapa kamu bisa mengalami pelecehan?"tanya delia


"ernest pergi"jawab rachel


"sudah lah,aku sangat lelah"rachel beranjak menuju tempat tidur dan merebah kan tubuhnya di atas tempat tidur


Yang lainnya bengong melihat rachel malah tidur


di sebuah tempat yang cukup sepih dan gelap


"aku hampir menguasai tubuh anak itu"kata salah satu dari mereka


"jangan gegabah kamu key!"marah giorgino,pemimpin mereka


Key langsung berlutut dihadapan giorgino"maafkan hamba tuan!"ucap key seraya menundukkan kepala


giorgino menunjukkaan senyum nya


"bagus,kalau kamu masih menyayangi dirimu maka menurut lah,jangan jadi pembangkang"kata giorgino


Key mengeraskan rahangnya


Sote hari,tepatnya pukul 5 sore


Ditempat lain..


Lima orang laki laki bertubuh kekar datang ketempat kos tempat rachel dkk berada"permisi kami disuruh oleh tuan steven untuk menjemput nona rachel"kata salah satu dari mereka


Rachel bingung karna sebelumnya steven mengatakan dia sendiri yang akan menjemput dirinya


Rachel mencoba menghubungi steven namun tidak diangkat


"baiklah saya akan ikut"kata rachel" kalau teman teman ku juga ikut bersamaku"lanjutnya


kelima laki laki bertubuh kekar itu saling tatap kemudian mereka mengangguk


"baiklh"jawab salah satu dari mereka


saat ini mereka sudah berada dimobil


"kenapa perasaan gue nggak enak ya?"tanya naya


tiba tiba saja salah satu dari laki laki itu menyemprot kan sesuatu kedalam mobil


"ra rachel!"ucap azmi,kemudian dia langsung tertidur


Semua orang langsung tertidur kecuali kelima laki laki tadi


Mereka di bawa menuju mansioan tempat ernest dikurung..


naya yang sudah terbangun harus berpura pura pingsan karna takut di apa apakan oleh mereka


Mereka ber enam diikat dan dimasukkan kedalam sebuah ruangan


jam sudah menunjukkan pukul delapan malam


"chel! Chel!"naya menyenggol nyenggol rachel


"diam berisik"gerutu jack


ternyata jack sudah bangun sejak tadi


"gue penasaran banget siapa sebenarnya yang menyuruh para preman ini menculik rachel"gumam jack


tak lama kemudian beberapa orang datang..


byur!


Satu persatu dari mereka ber enam disiram air


"bocor bocor!"teriak haikal


Deg!

__ADS_1


Haikal terkejut


"ki kita diculik?"tanya haikal


"diem lo"gerutu jack


"aroma vampire begitu kuat dirumah ini"dalam hati jack


"sudah bangun semuanya?"tanya seseorang yang duduk membelakangi mereka


"siapa lo!"teriak jack


"ya,siapa kamu kenapa kamu menyuruh mereka menculik kami?"tanya azmi


"saya tidak menyuruh mereka menculik kalian"orang itu berbalik


Rachel tidak kaget sedikitpun,dia sudah menebak kalau ini ulah glen


"saya hanya ingin menculik dia"glen menyentuh dagu rachel


"nodai saja dia"dalam hati delia,delia berharap ernest akan membuang rachel setelah itu terjadi


"yakin lo ngebawa kami kesini? tidak ada tempat lain kah?"tanya jack,jack mulai menyadari keanehan di ruangan itu


"kenapa? Takut?"tanya glen sambil tersenyum mengejek


"tidak sama sekali"jawab jack


"hanya saja"jack menjeda perkataannya


jack menatap seisi ruangan itu


"apa kamu tau ruangan ini sebelumnya digunakan untuk apa?"tanya jack"lihat lah tempat tidur yang sangat banyak dan ada mayat manusia didalam lemari itu"kata jack lagi


Glen menyunggingkan bibirnya"jangan coba coba menakuti saya!"bentak nya


"jack memutar matanya"suruh saja anak buah memeriksa lemari itu"suruh jack


anak buah glen langsung memeriksa lemari yang dimaksud oleh jack


Ceklek!


Deg!


"bos,benar benar ada mayat didalam sana"lapor salah satu anak buahnya


Glen langsung memucat


"sudah terlambat,kalian tidak akan bisa keluar dari sini"kata jack sambil tersenyum licik


"apa maksud kamu!"bentak salah stau anak buah glen sambil melayangkan satu tinjuan kearah wajah jack


glen tidak mempedulikan mereka


"jangan banyak bicara kalian!aku akan menyuguhkan sebuah tontonan sebelum kalian semua mati!"ucap glen,dia menarik rachel dan melemparnya keatas salah satu tempat tidur diruangan itu


"ikat dia!"glen menyuruh anak buahnya mengikat kedua tangan rachel ke sisi kiri dan kanan ranjang


"dengan kamu memakai rok seperti ini,jadi tambah mempermudah kerjaan ku"kata glen sambil meraba betis rachel


rachel hanya bisa menangis..


Disebuah kamar..


ernest terbangun karna mencium aroma tubuh manusia


"aku tidak imgin membunuh lagi,kenapa ada saja manusia yang datang kesini"gerutunya


Di sisi lain..


Glen dengan tidak tahu malunya membuka celana di hadapan mereka dan menunjukkan alat vitalnya yang sudah mengeras dan berb*lu dihadapan semua orang


"jangann!!!"teriak rachel


"hahaha akhirnya aku bisa merenggut sesuatu yang berharga bagimu ernest !!"teriak glen

__ADS_1


jack masih saja tidak bergerak,entah apa yang dia tunggu


Brak!


Suara pintu di dobrak


Deg!


Ernest sangat terkejut melihat siapa yang berada diruangan itu..


tanpa berpikir lagi ernest langsung melompat kearah glen


Brak!


Tubuh glen terpental membentur lemari


"nah ini baru seru!"ucap jack


Jack dengan santainya melepas ikatan tali ditubuhnya,setelah itu jack langsung menghajar para anak buah glen


Ernest melepas ikatan tali di tangan rachel


"jangan sentuh!!"jerit rachel karna dia mengira yang memegang tangannya adalah glen


Ernest langsung menarik rachel kedalam pelukannya"tenang!"ucpa ernest


Deg!


Rachel membuka matanya dan melihat kearah ernest


"hiks!


Rachel mulai menangis lagi


Rachel mendorong ernest agar menjauh darinya"dari mana aja lo! Kenapa lo ninggalin gue sendirian kenapa!!"tanya rachel disela tangisnya


"maaf"hanya itu yang bisa diucapkan oleh ernest


Dalam hitungan menit keadaan langsung berbalik,sekarang justru glen dkk yang diikat


delia terus melempar tatapan kearah ernest namun ernest tidak peduli sedikitpun


rachel masih saja menangis karna masih trauma dengan kejadian yang hampir merenggut kesuciannya


"nay,gue udah kotor nay,tadi bajingan itu nyium leher gue!"kata rachel sambil menangis


Ernest semakin meradang setelah mendengar perkataan rachel


"untung saja aku masih,menyimpan ini"dalam hati ernest,ernest mengeluarkan pisau kecil anadalannya


Glen mulai,panik saat melihat ernest membawa pisau kecil kearahnya


"ma mau apa kamu ernest ! saya ini abang kamu! Jangan hanya karna wanita kamu mau mencelakai saudara kamu sendiri!!"teriak glen


"hanya?"tanya ernest,lalu dia berjongkok


"a aku akan memberikan wanita mana pun yang kamu mau"kata glen lagi


"aku tidak butuh!"sahut ernest


Ernest mulai mendekatkan pisaunya kearah alat vital glen


Glen panik bukan main saat pisau mendekati alat vital berharga miliknya"jangan!!"teriak glen histeris


Clas!


"ups,maaf"ucap ernest


"aaaaaa!!!!"jerit glen karna alat vitalnya sudah dipotong oleh ernest


Semua laki laki diruangan itu sangat ngilu melihat ernest dengan santainya memotong alat vital glen


"bungkam mulutnya!"ernest menyuruh haikal menutup mulut glen


Haikal melepas sepatu dan kaos kakinya"maaf"ucap haikal lalu haikal menyumpalkan kaus kaki miliknya kemulut glen

__ADS_1


"jangan mendekat!"teriak rachel saat azmi mencoba mendekatinya


rachel melarang semua orang mendekatinya kecuali naya


__ADS_2