(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 18 (S 2)


__ADS_3

ditempat lain..


"ma "panggil bastian


"aku adalah kakak mu"sahut alya dengan wajah tanpa ekspresi


bastian terdiam


"i iya tapi aku lebih nyaman manggil mama ketimbang kakak!"bastian mulai kesal,dia tahu alya masih marah pada nya karna membiarkan ernest masuk ke pesantren


"udah dong ngambekkkannya"dylan datang


"diam kamu anak kecil!"gerutu bastian


"oma lihat papa marah marah"adu dylan kepada alya


"biarkan saja dylan,dia masih dalam masa pertumbuhan sedangkan kamu sudah tua,jadi kamu harus mengalah sama yang lebih kecil dari kamu"kata alya


wajah bastian pias karna malu


"aku tidak bisa membiarkan ernest celaka"dalam hati alya


di pesantren...


"ernest!!!"rayyan dan cleo berteriak diluar gerbang pesantren


"apaan nih?!"tanya azmi


rayyan memutar matanya


"eh bang gue mau ketemu sama ernest ,mana dia ?"tanya cleo


"buset nih anak kayak nggak pernah diajarin sopan santun aja"celetuk haikal kesal


"ada apa nih?"tanya rachel


"mereka nyari sua"azmi menghentikan perkataannya


"ernest !"lanjut azmi


"oh"rachel ber oh ria


rachel bingung bagaimana mau nyuruh mereka masuk karna rayran mengenakan celana pendek dan cleo tidak mengenakan jilbab


"bentar"rachel masuk kedalam pesantren untuk mencari ernest


tak lama kemudian rachel datang bersama ernest


"oh kalian rupanya"ucap ernest


"ck,gue kira udah sekarat,taunya masih bisa jalan"celetuk rayyan


puk!


ernest menimpuk kepala rayyan menggunakan pena yang dibawanya


"ngapain kalian kesini?"tanya ernest


"kita nge khawatirin lo anak kadal"gerutu rayyan kesal


sedangkan cleo hanya diam saja,ia merasa minder karna disana hanya dirinya wanita yang tidak menggunakan hijab


rayyan menyenggol lengan cleo


"ah iya kenapa ray?"tanya cleo dengan ekspresi sedikit terkejut


rayyan menunjukkan ekspresi dongkolnya"nggak ada"jawab rayyan kesal


dari dalam pesantren adelia datang membawa hijab sarung yang panjang dan kain sarung kemudian memberikannya kepada rayyan dan cleo


"cakep"puji ernest saat melihat rayyan memakai sarung


"cakep dari mananya? gue ngerasa kayak abis sunat kalau pakai sarung kaya gini"rutuk rayyan


"kepala gue gede banget ya? perasaan dulu nggak segede inu deh"ucap cleo sambil ngaca di spion motornya


"dari lo kepala lo emang gede,elo aja yang nggak nyadar"ejek rayyan

__ADS_1


cleo menatap rayyan penuh dendam"awas aja lo nggak gue ajak pulang bareng'ancam cleo


"ya cle,hangan gitu dong,nanti gue pulang sama siapa kalau nggak sama lo?!"rengek rayyan


cleo memutar matanya..


"nyadar juga"gerutu cleo


"udah ribut nya"ernest berusaha menengahi permasalahan di antara mereka berdua


"yok masuk!"ajak ernest


mereka semua masuk ke area pesantren..


di ruangan khusus tempat menerima tamu


"pak gerry bilang lo lagi sakit,kok malah berkeliaran sih?"tanya cleo


"tadinya sih emang sakit,tapi sekarang udah baikan"jawab ernest


"oh"sahut cleo


"oh ya nest,cewek yang manggil elo tadi tuh siapa sih namanya?"tanya rayyan


"emang nya lo mau ngapain?"tanya ernest ,ekspresi wajah ernest mulai dingin


"nggak jadi deh"sahut rayyan


"silahkan diminum"raya datang membawa camilan dan teh hangat


"makasih"sahut rayyan


ernest merasa aneh saat melihat tatapan mata naya


"di minum nest"rayyan menyodorkan gelas berisi teh hangat yang sebelum nya diberikan oleh naya kepada ernest


"ya ya "sahut ernest


ernest meminum teh hangat itu beberapa tegukan


setelah meminum teh hangat itu perasaan ernest mulai kacau


"arrrgghhh!!"ernest menggeram menahan diri agar taringnya tidak keluar


"mampus lo"jack tertawa dalam hati melihat ernest berjuang matian matian untuk tidak mengungkap kan wujud aslinya didepan kedua sahabatnya


beberapa menit sebelumnya jack menghipnotis naya agar naya mengikuti semua perintahnya untuk mencelakai ernest dengan cara mencampur kan air suci dan bawang putih kedalam air teh yang dibuat untuk ernest dkk


"haha,kedua bahan itu tidka akan berpengaruh di tubuh manusia,tapi sangat berpengaruh kepada vampire"ucap jack pelan


"gi gimana nih cleo?"tanya rayyan panik


cleo berlari keluar untuk meminta pertolongan


"tolongg!!!!"teriak cleo


para santri berlari menghampiri cleo


"tolongin ernest "pinta cleo


"kenapa lagi tu anak?"tanya azmi


haikal bergegas memanggil ustad faisal


ustad faisal dan yang ustad lainnya bergegas datang


"arrrggghhh!!!"erang ernest


"astaghfirullah!"ustad faisal terkejut melihat wajah ernest memucat


"ada apa ini sebenarnya?"tanya ustad fajri


"saya tidak tahu pak,setelah minum teh itu ernest jadi kaya gini"jawab rayyan


fajri langsung memeriksa gelas bekas diminum ernest


"aneh,kenapa ada bau bawang putih?"tanya fajri heran

__ADS_1


"bawang putih?"tanya rayyan ,rayyan mengambil gelas miliknya lalu mengendusnya


"punyaku juga ada bau bawang putihnya"kata rayyan


cleo mengambil gelas miliknya kemudian mengendus nya"punya ku juga"sambung cleo


"siapa yang membuat ini?"tanya fajri


"naya pak"jawab haikal,karna dirinya melihat naya berada di dapur


rachel berlari masuk..


"ada apa ini pa?"tanya rachel


"diam dulu chel"kata fajri


rachel langsung diam


"tubuhnya sangat dingin dan dia tidak memiliki denyut nadi sama seperti kemarin"dalam harti ustad faisal


tap!


ernest membuka matanya


srett!


bruk!


ernest bergerak sangat cepat dan membanting tubuh ustad faisal ketembok


ernest hampir kehilangan seluruh kesadaran nya


"pergi!!"teriak ernest sambil memegang kepalanya


"arrrgghhh!!"ernest mengerang kesakitan karna dirinya terus melawan naluri vampire yang berusaha menguasai tubuhnya


setiap ada yang mendekat akan terpentalembentur dinding


"hiks nest please brenti!!"rachel menjerit ketakutan


ernest berjalan kearah rachel lalu mecengkram leher gadis itu begitu saja


uhuk!!


rachel terbatuk


"nest!"dengan susah payah rachel memanggil nama ernest


steven berlari masuk kedalam area pesantren..


steven yang sebelum nya sedang bekerja dikantor tiba tiba ditelfon oleh alya dan menyuruhnya menolong ernest


alya mengetahui semua itu dari azka,meskipun pada siang hari azka tidak bisa terlihat namun azka bisa memberitahu alya melalui suaranya


buk!


mau tidak mau steven harus memukul ernest hingga pingsan


bruk!


ernest ambruk menimpa tubuh rachel


"maaf"ucap steven,steven menangis karna telah menyakiti adiknya sendiri


steven langsung menggeser dan membaringkan tubuh ernest


"hiks"steven terisak saat melihat sang adik memejamkan mata


dengan tangan nya yang gemetar steven merogoh sakunya dan mengambil sesuatu berbentuk seperti vitamin untuk anak kecil lalu memasukkannya kedalam mulut ernest


"telan dek telan!!"teriak steven karna ernest tidak kunjung menelannya


"di dia tidak meninggalkan?"tanya rachel


"tidak,aku tidak akan membiarkan itu terjadi"jawab steven panik


"rachel!"fajri mendelik kearah rachel

__ADS_1


steven mengurut ngurut tenggorokan ernest agar obat tadi segera masuk ke lambung


__ADS_2