(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 49 (S2)


__ADS_3

di ponpes...


"lo kenapa sih?"tanya rachel heran


ernest hanya diam saja


Kemudian dia berbaring dan memejamkan mata


"wanita itu membuat ku tidak bisa mengendalikan amarahku"geram ernest dalam hati


di resto..


"ck! Ini sangat menyebalkan"rutuk naya karna tiba tiba saja dia pms


"mana nggak bawa persiapan"rutuknya lagi


"kenapa nay?"tanya haikal


Naya hanya menggelengkan kepala


"aku ketoilet dulu"kata naya,kemudian naya langsung pergi ke toilet


Saat keluar dari toilet naya bertemu dengan azka


azka mencium aroma darah yang sangat menyengat


" jadi itu yang menjadi alasan gadis ini gelisa"pikir azka,kemudian ia melepas jaket yang dipakainya"diam!"azka menyuruh naya untuk diam


"sudah"ucapnya


Pipi naya langsung merah"ma makasih"ucap naya


"hem"sahut azka


Azka mendapatkan tubuhnya kembali setelah kematian alya,dia baru tau kalau jasad nya masih utuh dan tersimpan di dalam peti mati diruang bawah tanah di rumah alya


Saat mereka kembali para santri dan keluarga besarbastian melongo melihat azka dan naya berjalan beriringan dan jaket milik azka juga dipakai oleh naya


"sakit banget!!"gumam naya sambil memegang perutnya


"kenapa lagi dia?"tanya azka dalam hati


"ada yang bisa saya bantu kak?"tanya karyawan yang bernama raihan yang sebelumnya ditabrak oleh gladies


"nggak ada"jawab naya


Mata azka kembali memerah


"raihan!"panggil azka


langkah kaki raihan terhenti saat azka memanggilnya


"kenapa bang?"tanya raihan dengan entengnya


"saya sangat penasaran bagaimana kamu bisa hidup sampai sekarang"ujar azka


Raihan tersenyum miris


"tentu saja aku masih hidup,apakah bang azka berharap aku mati seperti kedua orang tua ku?"tanya raihan,pertanyaan raihan membuat semua orang tercengang


"ck,dari dulu sampai sekarang kau masih saja sangat menyebalkan"ucap azka


"sudah tahu aku sangat menyebalkan,harus nya abang pura pura tidak mengenaliku"jawab raihan,air mata sudah menganak disudut matanya


Azka bangun dari tempat duduknya"hei kenapa kamu menangis?"tanya azka"aku jadi merasa bersalah sudah membuat nya bersedih"gumam nya


"abang nggak ngerasain bagaimana aku hidup selama ini,aku tidak punya siapa siapa bang!"jawab raihan


"dasar anak bodoh!"ujar azka,kemudian langsung memeluk raihan

__ADS_1


"kamu kenapa bekerja ditempat seperti ini? Mulai sekarang kamu harus berhenti bekerja disini,harta milik keluarga sastrawijaya masih ada,alya mengelolanya dengan baik"ujar azka


Semua orang termasuk manager resto dibuat kebingungan karna azka dan raihan


"hiks akhirnya aku bisa berkumpul bersama keluarga ku lagi!"ucap raihan disela tangisnya


"hey sudah menangis nya,kamu bukan anak kecil lagi"kata azka


"a air mata ku tidak bisa berhenti"jawab raihan


"siapa dia?"tanya bastian kepada azka


"dia adikku"jawab azka


"berarti dia"bastian menggantung pertanyaannya


"dia abang kamu"jawab azka"Semua usaha dan saham yang di kelola oleh bu alya adalah milik anak ini"lanjut azka


"ini membuat ku sangat frustasi,bagaimana bisa wajah abang abang ku sangat awet mudah sedang aku sudah sangat tua!"jerit bastian,sepertinya dia benar benar frustasi


Dylan dan steven mendekat kearah azka dan raihan


"benarkah mereka berdua paman kami pa?"tanya dylan


"iya"jawab bastian


"kak alya mana bang?"tanya raihan


Wajah azka langsung berubah muram"dia sudah meninggal"jawab azka


raihan memejamkan matanya,lalu kemudian membuka matanya lagi"jadi hanya tinggal kita berdua yang tersisa?"tanya nya


"ada ernest"jawab azka


"kenapa hanya ernest yang disebut? Apakah aku bukan keponakannya?"tanya dylan dalam hati"tapi kenapa bang steven biasa saja mendengarnya?"lanjutnya


"om,perkenalkan nama saya steven"ucap steven


"mana yang bernama ernest?"tanya raihan kepada steven dan dylan


"Ernest sudah pulang"jawab steven


jack menghampiri fajri untuk berpamitan"pak saya pulang duluan"kata nya kepada fajri


"kamu mau pulang naik apa?"tanya fajri karna perginya tadi mereka di jemput menggunakan mobil,hanya ernest yang membawa motor


"bapak tidak perlu khawatir,saya akan segera sampai ke pondok"jawab jack


tatapan jack tidak sengaja bertemu bertemu dengan raihan


Mata keduanya langsung berubah menjadi merah


"raihan!"azka langsung menggandeng raihan agar tidak membuat keributan disana


"steven antar jack pulang!"ucap azka


"baik om"jawab steven


Steven buru buru menghampiri jack dan menarik nya pergi


didalam mobil...


"dia vampire yang memiliki kekuatan khusus"ucap jack


"dugaan gue benar,ternyata orang itu juga vampire"dalam hati steven


sementara itu di resto..


"rai nanti kamu pulang bersama bastian"kata azka kepada raihan

__ADS_1


"baiklah"jawab raihan


Naya pergi keluar resto karna takut pms nya menembus jaket dan mengotor kursi resto


"ayo saya antar"kata azka kepada naya


naya mengelus dada karna azka tiba tiba sudah berada disampingnya


"makasih"ucap naya malu,karna situasi nya sangat canggung


"jangan sungkan,panggil saja om"kata azka lagi


"oh,baiklah"jawab naya


Azka mengantar naya ke ponpes menggunakan mobil yang biasa nya digunakan oleh alya untuk bepergian


hening....


Disepanjang jalan tidak ada yanh memulai percakapan


sesampainya didepan ponpes naya langsung turun"makasih"ucap naya"om"lanjut naya


"sama sama"sahut azka


Azka tidak langsung pergi,dia memejamkan matanya dan memanggil ernest agar segera datang


Ernest yang sebelum nya sedang berbaring untuk menenangkan diri langsung bangun dan keluar dari kamarnya


Rachel keluar dari kamar mandi"loh kemana dia?"tanya nya


"bodoh amat mikirin dia,mending gue tidur"ucap rachel


Rachel langsung berbaring dan memejamkan matanya karna sekarnag sudah pukul sepuluh malam


Para ustad dan santri lainnya juga dalam perjalanan pulang


saat ini ernest sudah berdiri diluar mobil azka ,dia terkejut azka bisa mengemudi mobil


Azka menyuruh ernest masuk kedalam mobil lalu menceritakan semua nya termasuk soal identitas raihan


"berarti hanya kita bertiga klan vampire yang tersisa?"tanya ernest


"belum tahu,meskipun ada vampire yang lain sudah jelas bahwa dia adalah musuh kita karna dia pasti keturunan julio atau para pengikutnya"jawab azka


Ernest terdiam..


"ernest"azka memegang bahu ernest"sekali lagi saya ingatkan,kamu harus bisa menahan amarah kamu"azka mencoba mengingatkan ernest


"saya akan berusaha"jawab ernest


"bagus"ucap azka


"ya sudah pulang sana"azka menyuruh ernest pulang ke ponpes


"baiklah"ernest membuka pintu mobil lalu masuk kearea ponpes


sementara itu para santri dan yang lainnya heboh karna naya tiba tiba mengilang


ting!


Ponsel haikal masuk notif


"aku sudah pulang"


Pesan dari naya


"naya sudah pulang"kata haikal kepada yang lain nya


"sama siapa naya pulang?"tanya azmi

__ADS_1


"mending nanti kita tanya sama dia"ucap adelia


🌺maaf kalau banyak typo dan ada kesalahan dalam pengucapan🙏🌺


__ADS_2