Air Mata Cinta Dara

Air Mata Cinta Dara
terlemparnya Sukma


__ADS_3

Tanpa menoleh ke belakang, Sukma terus berlari dari kejaran Rio dan anak buahnya,


Dia tidak menghiraukan tembakan dari Rio mengincarnya.


Yang dia pikirkan Sukma harus segera bertemu seseorang untuk menolongnya.


Setelah lari sekuat tenaga, Sukma tersenyum kala melihat ada celah menuju jalan raya dari dalam hutan itu.


"Akhirnya, aku menemukan jalan raya, aku harus minta tolong"


Sukma kembali berlari dan melambaikan tangannya ke arah jalan raya, berharap ada yang melihatnya,


"Tolong tolong"


Teriak Sukma.


"Berhenti Sukma, jika tidak maka peluru ini akan tidak akan mengampuni mu"


Teriak Rio pada Sukma coba menghentikan pelariannya.


Mendengar teriakan Rio memintanya untuk berhenti membuat langkah Sukma semakin kuat.


Dia kembali berlari maju ke depan menuju jalan raya.


Sinar matahari yang mulai redup, sedikit menghalangi pandangan Sukma.


Anak buah Rio terus mengejar dan berteriak pada Sukma untuk berhenti.

__ADS_1


"Hei jangan lari, berhenti kamu"


Dan disaat pandangan Sukma semakin menggelap karena hari semakin petang, tanpa Sukma sadari, saat dirinya berhasil keluar dari hutan, Saking bahagianya, Sukma tidak melihat ada mobil yang sedang melaju sangat kencang.


Sukma yang terus berlari akhirnya tertabrak mobil tersebut dengan sangat keras hingga tubuhnya terpental jauh dari tempat dia tertabrak.


"Kik..."


Suara rem mobil yang coba mengerem laju mobilnya saat menabrak tubuh Sukma yang lemah.


"Bug ..."


Tubuh Sukma yang terpental akhirnya mendarat sangat keras di tengah jalan.


Darah pun bercucuran dari setiap tubuh Sukma yang terluka, tubuh Sukma beberapa kali terguling sebelum akhirnya benar-benar mendarat.


Teriak Rio yang menyaksikan Sukma tertabrak mobil sedan hitam dan terlempar begitu jauh ke atas.


"Astaga, bagaimana ini bos?"


Rio meminta anak buahnya untuk tetap diam, dan jangan sampai ada orang lain di luar hutan yang tahu keberadaannya.


Karena Rio tidak mau jika mereka di curigai akan kecelakaan yang menimpa Sukma.


"Sembunyi, semua sembunyi jangan sampai mereka melihat keberadaan kita?"


Perintah Rio pada semua anak buahnya.

__ADS_1


Rio dan anak buahnya mengamati gerak-gerik si pengendara yang telah menabrak Sukma.


Ternyata orang yang telah menabrak Sukma adalah gadis remaja sekitar usia 17 tahun,


Gadis itu coba turun dari mobil dan melihat keadaan Sukma yang tergeletak bersimbah darah di aspal.


Gadis itu melihat Sukma sudah tidak sadarkan diri dengan wajah yang rusak karena benturan yang keras, serta lumuran darah yang keluar dari setiap lukanya.


"Ih serem sepertinya dia mati, aku harus pergi dari sini, jangan sampai ada yang tahu aku yang telah menabraknya"


Ucap gadis itu pun segera pergi dan berlalu dari tempat itu.


Gadis itu ternyata tidak mau bertanggung jawab atas apa yang telah dia lakukan pada Sukma, gadis itu justru langsung pergi begitu saja meninggalkan Sukma.


Setelah memastikan pengendara itu pergi, akhirnya Rio dan anak buah keluar dari tempat persembunyiannya.


Mereka langsung berlari menuju tubuh Sukma yang tergeletak.


Rio sangat terkejut melihat keadaan Sukma yang saat ini ada di hadapan kakinya,


Benturan yang sangat keras setelah terlempar jauh ke atas membuat tubuh Sukma seakan remuk, tidak ada harapan hidup dilihat rio pada Sukma, terlebih saat Tio melihat wajah Sukma, rasanya dia ingin muntah sendiri,


Kerikil kecil menancap di wajah Sukma, bahkan sampai tidak berbentuk wajahnya karena terlalu banyak luka di wajahnya.


"Mustahil ...ini tidak mungkin"


Teriak Rio yang tidak percaya jika Sukma bisa secepat itu tiada tanpa campur tangan darinya.

__ADS_1


__ADS_2