Air Mata Cinta Dara

Air Mata Cinta Dara
Jebakan untuk Rio


__ADS_3

Suster Mery pun melayangkan aksi liarnya di atas ranjang pada Rio, dengan semua bujuk rayunya suster Mery terus menari diatas Rio.


Hingga akhirnya Rio pun membalas aksi suster Mery


dengan semua hasrat yang sudah tidak bisa dia tahan lagi.


Rio mencumbu setiap lekuk tubuh suster Mery yang menggoda hingga akhirnya keduanya menyatu dalam satu peluh.


Permainan suster Mery yang liar membuat Rio merasa puas dan lelah setelah semua kenikmatannya tersalurkan.


Rio pun terlelap dan memejamkan matanya dalam pelukan suster Mery.


Hingga tengah malam Rio pun terjaga dan membuka matanya, dan betapa terkejutnya dia saat melihat wajah wanita yang ada disampingnya adalah Amira.


"Hah setan"


Rio mundur dan terjatuh dari tempat tidurnya dengan histeris.


"Setan setan"

__ADS_1


Suster Mery pun datang dari kamar mandi dengan handuk yang dia pakai,


"Ada apa? Kamu kenapa?"


Tanya suster Mery dengan semua dramanya.


"Setan disana ada setan"


Jawab Rio menunjuk ke arah tempat tidur.


"Dimana ada setan? Disini tidak ada siapa-siapa? Lihatlah"


Jawab suster Mery meyakinkan Rio jika disini hanya dirinya dan Rio.


Suster Mery pun sengaja memberikan secangkir kopi itu untuk Rio minum.


Rio pun menuruti permintaan dia untuk meminum kopi tersebut, hingga akhirnya tidak lama kemudian setelah Rio meminum kopi tersebut dia langsung tidak sadarkan diri, suster Mery pun tersenyum dan segera menghubungi dr Dara untuk membawa Rio ke tempat dimana dia akan merasa ketakutan.


Suster Mery pun sengaja mencampur kopi itu dengan obat bius yang sudah mereka siapkan sebelumnya.

__ADS_1


Rencana awal memang suster Mery ingin menjebak Reiner, namun ternyata rencana gagal karena Vidia mengetahui dirinya bersama Reiner dan malah jatuh pingsan hingga akhirnya dia pergi membawa Vidia ke rumah sakit.


Melihat Rio, suster Mery pun melayangkan tatapannya untuk menggoda Rio dengan semua kemolekan tubuhnya.


Tentunya bagi suster Mery yang sebenarnya berprofesi sebagai wanita penghibur bukanlah tugas yang sulit untuk memikat Rio masuk dalam jebakannya, karena dia sudah ahli dalam hal memikat.


Setelah Rio benar-benar tidak sadar, suster Mery pun membawa Rio dengan dibantu satpam disana menggotong Rio masuk kedalam mobil Dara.


"Kerja yang bagus Mery, terimakasih "


Ucap Dara berterimakasih pada Mery.


Mery pun tersenyum dan mengatakan jika ini bukan lah apa-apa, karena ini tidak sebanding dengan pertolongan Dara dulu ketika menyelamatkan anaknya yang tertabrak oleh mobil pelanggan malamnya yang kesal dengan Mery karena lamarannya dia tolak.


Karena sakit hati akhirnya pria itu berniat untuk menghabisi Mery, namun ternyata gagal, disaat Mery hendak ditabrak pria itu, anak Mery yang bernama Mario datang dan menyelamatkannya, namun sayang bocah malang itu justru yang jadi korban tabrak lari di pria yang sakit hati itu.


Mery sangat terkejut dan sedih melihat anak satu-satunya tergeletak tak berdaya bersimbah darah di tengah jalan, dia lngsung berlari dan berteriak minta tolong, namun tidak ada yang bisa menolongnya, untunglah disaat yang tepat Dara datang dan langsung menyelamatkan Mario.


Dara yang saat itu tidak sengaja melewati jalan sepi dimana suster Mery dan anaknya sedang memerlukan bantuan langsung turun dan berlari menyelamatkan Mario,

__ADS_1


"cepat bawa ke mobil saya Bu, ibu yang tenang saya seorang dokter, sekarang kita pergi ke rumah sakit"


Ucap Dara meyakinkan Mery agar percaya padanya jika dia bisa membantu anaknya.


__ADS_2