Akhirnya Ku Menemukanmu..

Akhirnya Ku Menemukanmu..
bima yang hangat


__ADS_3

.." arsha dimana Daddy mu.." Reina mencari Bima yang tak terlihat batang hidungnya setelah kejadian di kamar mandi tadi.


..." Daddy katanya keluar sebentar mom, om Tommy sudah pulang, Tante Zoe juga pulang ke apartemen katanya Daddy jangan ganggu mommy.." jelas arsha


memang sehabis mandi tadi , Reina memejam kan matanya sebentar.


bik irah menyuruh Reina untuk makan, karena arsha tadi sudah makan bersama Tommy dan zoe, tapi Reina menolak dengan alasan Masih


kenyang makan Cheese cake tadi.


..'"arsha ayo tidur , biar mommy yang menemani tidur" awal nya arsha menolak tapi Reina mengatakan tidur anak-anak itu harus 9-10 jam . arsha pun mengangguk dan di temani Reina tidur.


Bima pulang sebuah bungkusan asinan Betawi dari Rawamangun. mencari Reina yang tidak ada di kamar nya. Bima takut Reina pergi karena kejadian tadi sore, dengan rasa khawatir Bima mencari Reina ke kamar mandi dan akhirnya Bima beranjak di kamar arsha, perasaan nya lega begitu melihat arsha dan Reina sedang tidur berpelukan.


1jam lebih Bima menatap 2 orang yang kini harus dilindungi sedang tidur berduaan. Reina terbangun mengulet seperti anak kecil mengangkat tangan nya hingga membuat perut nya sedikit kram , Reina memegang dan mengusap perut nya.


.." kenapa nak , laper ya?.."


...,,"Hay.." ucapan salam Bima dengan suara berbisik dan lembut membuat Reina mambuka matanya lebar-lebar


..." kamu sudah pulang bie???..." Bima mengangguk dan mengajak nya pindah. Reina menganggukan Kepala nya , merapikan selimut untuk menutupi badan arsha.


ketika Reina ingin turun dari ranjang, Bima dengan lembut menggendong Reina. awalnya Reina menolak tapi dengan kegigihan Bima , Reina akhirnya mau.

__ADS_1


..." lingkarkan tangan mu di leher ku agar kau tak terjatuh..," dengan malu malu Reina melingkari tangan nya ke leher Bima, Bima segera berjalan bak pangeran kuda putih membawa princess ke meja makan.


diletakkan nya Reina meja makan. Bima membuka kulkas dan membuka asinan Betawi tersebut dalam mangkok dan diberikan ke Reina.


..." asinan Betawi.." Reina langsung menyantapnya , bumbu khas nya dan keluar dari suhu dingin membuat Reina memejam mejamkan mata saat memakan nya.


..." enak?..." tanya Bima, Reina menganggukkan kepalanya dengan cepat dan tidak lupa mengucapkan terimakasih.


Reina paham Bima mengalihkan agar Reina tidak malu atas kejadian sore tadi. Bima pun tidak membahas sedikit pun kejadian tadi.


..."bie lihatlah perut ini bergerak gerak.."Reina melihat anaknya sedang memberikan salam berapa kali buat Reina dan Bima.


Bima berlutut mensejajarkan ke arah perut Reina.


.."anak kita, anak yang bukan darah daging mu , kau bersedia berkata anak kita.." Reina memandang Bima dengan mata berkaca-kaca


tanpa menunggu jawaban dari Reina, Bima memegang perut Reina dan berbisik.


.." hay anak Daddy seneng ga makanan yang Daddy bawa?? .."


Reina dan Bima terkejut karena bayi dalam perut Reina merespon hingga Bima merasakan sentuhan dari dalam. Bima dan Reina tertawa


.." lihat dia membalas sentuhan mu.." jawab Reina yang tadinya mata nya berkaca kaca menjadi menangis.

__ADS_1


.. "jangan nangis rein, aku ga mau liat kamu sering sering menangis.." Bima memegang kedua pipi reina dan menghapus nya, Reina langsung memeluk Bima , tangisan nya semakin besar


..." terima kasih bie , Terima kasih kau mau mencintai ku dan anakku, terima kasih atas kasih sayang mu dan arsha kepada ku.."


Bima mencoba menenangkan dan mengusap usap punggung Reina, ternyata yang melihat adegan ini bukan arsha saja, ada bik irah dan pak Wahyu yang melihat. bima yang kaku sekarang menjadi sosok yang hangat.


.." de, bilang sama mommy mu udahan nangisnya, nanti tetangga pada denger , disangka nya Daddy mu kejam sama mamamu." ucap Bima, lagi lagi gerakan kecil merespon suara bima., membuat tangis an Reina berubah menjadi tawa.


..." bobo sama bibik ya.." ajak bik irah dengan lembut, arsha pun mengangguk masuk ke kamar.


Reina kembali di gendong Bima dan diletakkan di tempat tidur dengan perlahan, Bima merapikan tempat bantal agar Reina dan bayinya menjadi nyaman.


..." bie sudah tidur.." tanya Reina yang posisi tidur mereka saling berlawanan, Bima yang mendengar suara Reina membuka matanya dan bangun dari posisi tidur nya.


..." kenapa apa kamu sakit? mau apa biar aku belikan..?"


Reina meminta dengan malu malu


.." anu itu... perut ku kram, bisa kah kau mengusapnya .." Reina menutup kedua matanya, mengutuki perbuatan nya yang meminta diusap perut Reina.


Bima kembali merebahkan badan nya , kali ini menghadap ke Reina, mengusap usap perut Reina, perut yang awalnya kram sekarang menjadi rileks hingga reina bisa memejamkan matanya dan tertidur.


muaach satu kecupan kecil di kening Reina yang mendarat dari Bima untuk Reina yang sudah tertidur, dan mengucapkan selamat tidur mimpi indah.

__ADS_1


__ADS_2