
..." haduh anak mommy tidur ya.." Reina mengambil Aira dari pelukan Zoe
..."wangi ini, kenapa badan Aira bau parfum raka.." gumam Reina yang masih hapal dengan minyak wangi yang dikenakan Raka, Raka pernah membahas masalah minyak wangi yang sengaja dia pesan dari luar negeri dan hanya beberapa orang yang menggunakan nya.
aira terbangun dari pelukan Reina, mencari sosok orang lain.
..." om, teman om mana..?" aira mengucek ucek mata'nya mencari Raka , Aira yang belum berpamitan.
.." siapa tom? teman mu?.." Reina menyipitkan matanya, ntah kenapa pikiran ny tertuju ke Raka dengan wangi parfum yang dipakenya dan melekat di badan Aira.
..." Daddy , mau digendong daddy..." aira menggerakkan tangan nya ke arah Bima,
.." seperti nya aku yang membawa kendaraan pulang.." gerutu Reina, karena supir mereka menjemput arsha pulang kursus.
.." jangan cemburu sayang, ada waktunya kamu digendong, seperti aku menggendong Aira.." ucapan Bima membuat Reina melototi Bima, karena malu terdengar depan Tommy dan Zoe.
..".otak kotor.." gerutu Reina dengan suara memelan
*
..".bee, kenapa tadi sempat kamu menanyakan tentang Raka??apa kah ada sesuatu yang kamu sembunyikan dari ku.
__ADS_1
Bima mengambil napas yang panjang , berat mengatakan yang sejujurnya namun tetap harus dikatakan Bima.
Bima bangun dari tempat tidurnya memakai baju piyama dan duduk di kursi santai milik setelah melakukan perdebatan dan pertengkaran versi Bima dikamar lantai 2.
Reina merasa Bima akan berbicara serius dengan melihat mimik wajah nya yang tanpa ekspresi.
.." Raka sudah tiba di Indonesia, beberapa hari yang lalu, dia sudah tau kalo dia punya anak dari mu.." suara getar Bima ingin rasa nya Bima sembunyikan tapi kenyataannya Reina harus tau.
.." apa tadi anak ku bertemu raka???.." mata Reina berkaca kaca peluh menetes di pipinya.
Bima menganggukan kepalanya,Bima pun merasakan suatu ketakutan apakah yang akan terjadi kedepan nya.
.."mengapa dia baru tau sekarang?? mengapa dia baru tiba sekarang??" Reina semakin menjadi menangis ,melap air yang ada di hidung nya.
.." apa kau ingin bertemu nya ? .." Reina hanya bisa menangis tidak menjawab pertanyaan Bima.
.." ya Allah apa arti tangisan Reina, apa dia akan berpikir meninggalkan ku, membentuk keluarga baru kembali bersama raka? .." diam diam Bima menangis diatas kepala Reina, Bima berkali-kali menghapus air mata nya.
hingga keesokan harinya suasana masih berasa sunyi, Bima dan Reina tidak banyak mengeluarkan suara atau gurauan saling menyindir.
.". Aira, arsha ,hari ini diantar mommy ya , daddy ada rapat paagi hari ini..." Bima terlihat buru buru menghindari reina. Bima mencium Aira dan arsha berulang kali.
__ADS_1
.." aku pergi.." Bima menyodorkan tangan nya tapi Reina sedang melamun ,tidak mendengar pamitan Bima.
.."mommy, moom.." panggil aira
Reina tersadar dari lamunannya dan menanyakan kepada Aira yang di depan meja makan .
.." mom, Daddy mau pergi kerja.." jawab arsha, Reina melirik bima yang sudah berdiri disampingnya.
.."kamu ga sarapan dulu..?" tanya Reina, Bima mencium punggung kepala istrinya tanpa menjawab pertanyaan Reina dan segera pergi.
..." mungkin dia melamun , bagaimana cara mengatakan ingin berpisah dari ku.." Bima berjalan menuju mobil nya .
..." ada apa dengan Bima, sejak perkataan nya tadi malam, dia jadi berubah? .." reia sedikit bingung dengan tingkah Bima.
setelah selesai makan pagi Reina mengantarkan anak anak ke sekolah, Reina tidak sadar mobilnya sedang di ikuti oleh raka, dan raka tidak menyadari jika Bima memperhatikan mobil Raka yang sedang mengikuti mobil Reina.
*
.." bee aku ada di lobby tengah, aku ga bawa mobil tadi di drop sama pak Wahyu , anak anak lagi dirumah mamah, kita ngedate ya di kafe cinta..😘..." Reina mengirim chat untuk Bima, dan Bima membacanya.
Reina kembali menchat Bima karena tidak ada balasan
__ADS_1
.." cuma dibaca aja bee, jawab kek iya sayang, iya , oke, .." 😫😫