
....." Assalamualaikum ..." Reina memberikan salam kepada orang orang di dalam rumah, di ruang tamu Reina melihat Raka, mama Sofie dan Nia
..." walaikumsalam.., Reina sudah pulang, sini nak.."
Reina menghampiri mama Sofie dan mencium punggung tangan mertua nya dan juga mencium punggung tangan Raka
...." nak ini perkenalkan Nia ,temen Raka sekarang bekerja di puskesmas tempat mama, mama bawa kesini, katanya mau kenal an sama istri sahabatnya waktu SMA dulu.."
Nia mengulurkan tangan nya ke arah Reina
"..Nia" ucap Nia dengan sandiwara yang matang seakan akan mereka belum pernah saling kenal
."..Reina.." Reina membalas jabatan tangan Nia
Reina segera pamit ingin kekamar nya , untuk mandi dan akan segera turun ke ruang makan .
...." langkah yang cepat , Raka sudah bergerak cepat ingin segera menghalalkan Nia sebagai istri sah nya.." Reina segera masuk ke kamar mandi membersihkan badan nya setelah itu melakukan kewajiban Islam nya sholat Maghrib
..." assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.." ucap Reina menoleh kanan dan kiri
Tok tok ...daun pintu pun terbuka sedikit
..." rein sudah siap..? "Raka masuk secara perlahan takut kejadian semalam terulang lagi
..." sudah mas, mas sudah sholat..?" tanya Reina sembari merapikan sajadah dan mukenah nya
..." sudah tadi berjamaah sama mama dan Nia.."
"oooh" Reina menjawab singkat
raka pun menyuruh Reina untuk duduk disampingnya , tempat Raka duduk di pinggir tempat tidur nya
..."rein, besok besok jangan gitu lagi ya, mas ga dibangunin lagi , kamu berangkat gitu aja, walau kita ga searah tapi mas mau kamu pamit sama mas.."pinta Raka sambil menyelipkan rambut Reina dibelakang telinga nya
" ya Allah , mas Raka , aku tuh takut lama lama bisa bucin sama sikap kamu.."
..."maaf mas karena mas bilang mau ada Operasi pasien mas, setelah subuh mas tidur lagi, aku ga berani ganggu.." Reina pun beranjak dari samping Raka
..." ayo mas ditunggu mama sama nia,.." ajak Reina
Reina dan Raka turun dari lantai 2 menuju meja makan untuk makan bersama
__ADS_1
..." pengantin baru mah rasanya beda ya, dijemput keatas untuk makan.." ledek mama Sofie, Nia yang terlihat jelas melihat tajam Reina dan Raka , reina hanya tertunduk tidak menanggapi ucapan mama
..." Raka , ini aku lho sama Tante Sofie yang masak tadi .." ucap Nia yang ingin mengambil kan nasi untuk Raka
..." he he Reina juga bisa masak, sambal nya apalagi, kapan kapan kamu ya nak yang masak.." tambah mama Sofie
Reina yang melihat Nia ingin mengambil kan nasi segera ditepis oleh Reina
..." maaf Nia, biar aku saja yang menyendok kannya untuk mas Raka.." dengan cekatan Reina memasukkan nasi sayur dan lauk untuk Raka
..." selama aku masih istri sah nya, biarkan aku melayani suami ku , sesudah aku ga jadi istri nya terserah mau kamu apain mas Raka.." itulah yang ada dipikiran Reina saat ini
sepanjang makan malam Nia terus menceritakan masa masa SMA bersama raka , Raka,mama Sofie yang menikmati cerita Nia tertawa terbahak-bahak
.." pengen bobo..." keluh Reina yang merasa asing ditengah tengah mereka, tampak mama Sofie pun menikmati kehadiran Nia
setelah makan mama Sofie ,Raka dan Nia kembali berbincang bincang di ruang keluarga
...."rein kamu ngapain disini, ayo keruang tengah.." ajak Raka yang memegang tangan Reina
Reina segera menepis tangan Raka
..." belum rapi mas, mas ngobrol aj. aku bantuin bibi dulu, bukan nya mas senang agar segera Nia dihalalkan.." Reina menjawab dengan suara bergetar, sengaja reina menghindar dari ajakan Raka, Reina ga mau jadi obat nyamuk diantara mereka
...." cape ya kerja nya...? " tanya Raka yang sedang meminum susu hangat yang telah Reina siapkan
..." biasa lah mas, tapi sekarang ada job tambahan" ucap Reina yang Selesai membersihkan wajah nya , lalu duduk bersampingan dengan Raka, membuat Raka mengerutkan telinga nya
Reina menceritakan perjanjian hutang nya dengan menjaga arsha ketika Bima sedang sibuk , Reina pun menceritakan arsha yang trauma akibat kecelakaan itu
.." mmmm kenapa atasan mu ga nikah lagi aja ya, apa perlu mas datangi bos mu
..? tanya bima yang ingin pergi ke kamar mandi
..." mungkin nungguin aku, jika sudah bercerai dari mu.." jawab Reina dengan asal
Raka segera menghentikan langkahnya dengan nada kesal dia membentak Reina
..." kamu jangan sembarang an rein, segitu ingin cepat nya kamu berpisah?." terlihat wajah Raka yang tidak suka akan jawaban reina
...." becanda mas, pak Bima itu tidak akan menyukai aku, aku pendek kuntet bulet lagi he he. aku juga terlalu muda buat dia." jawab Reina
__ADS_1
..." lagipula memang kita akan berpisah kan..? " tanya Reina dengan dua bola mata yang melihat Raka dengan memelas
Raka tidak menjawab dan masuk ke kamar mandi
POV Raka
..." astaghfirullah, ada apa dengan hati dan pikiran ku sekarang, seperti nya ada rasa lebih untuk Reina.." Raka mencuci muka nya berkali-kali untuk meringankan kekhilafan nya
15 menit Raka keluar dari kamar mandi, mendapatkan istri nya sudah tertidur pulas
..."rein kamu sudah tidur..?" Raka merapikan anak- anak rambut yang menutupi wajah reina , namun Reina tidak merespon nya
.." pasti lelah ya,. kamu lucu kalo lagi tidur.." ucap Raka yang berbicara sendiri. Raka mencium pipi Reina secara pelan-pelan ,tanpa disangka membuat junior raka terbangun
..." ya Allah ampuni aku ..." gumam Raka dan segera membalikkan badan Raka agar tidak menambah kekhilafan nya
pagi pun tiba , seperti permintaan Raka, Reina membangun kan untuk sholat berjamaah, makan bersama dan minta izin untuk berangkat kerja
...."mas bisa minta tolong, ini handuk kimono nya menyangkut di kalung ku. " pinta Reina menghampiri Raka
Raka membantu nya melepas kan kait dari kalung nya, tapi konsentrasi itu buyar melihat air mengalir dari rambut nya melewati belahan dadanya, wajah Reina yang juga masih bawah membasahi sedikit bibirnya
..".rein,."'panggil Raka , membuat Reina mengadahkan kepalanya keatas
cup cup
ntah malaikat apa yang mendekati Raka , sehingga Raka mencium bibir Raka sebanyak 2 kali, Reina tersentak kaget
..."maaf.." hanya kata itu saja yang terucapkan Raka, Raka segera pergi meninggalkan kamar nya
Reina memegangi bibir nya sambil bercemin
...." ini maksudnya apa..?" Reina masih melamun maksud dari perbuatan Raka.
Reina pun turun dengan pakaian kerja nya yang sudah rapi, berpamitan dengan mama Sofie yang juga sudah bersiap-siap
Raka mengantarkan Reina ke garasi mobil yang sudah terbuka
..." aku pergi kerja dulu ya mas, tampak Reina yang malu malu mencium punggung tangan Raka"
dan lagi lagi pikiran Raka penuh dengan rasa ingin menyanyangi Reina,ditariknya kepala Reina dan Raka mencium kening Reina dengan penuh sayang.
__ADS_1
..." hati hati ya.."
Reina masuk ke dalam mobil tidak mengatakan satu kata apa pun, yang ada dalam pikiran Reina mungkin biru semacam formalitas suami sebagai istri depan mama nya.