
Senin pagi Reina pun bergegas pergi ke tempat kerjanya. yup dia bekerja pusat perbelanjaan Jakarta internasional. mall terbesar dengan wahana mainan yang terbilang cukup lumayan komplit, dan sering ada artis artis papan atas seminggu sekali.
.."rein.."panggil Adit yang sama sama berkerja di mall Jakarta internasional tetapi beda bagian..
Reina yang mencoba menghindari Adit. dengan cepat Adit menarik Reina , untuk berhenti
.." apa sih mas..? belum cukup mas Adit ganggu AQ kaya hantu, belum puas mama mas adit bikin aku malu terus..?" ungkap Reina kesal
.." kamu habis nangis, mata mu bengkak,? " tanya Adit ingin memegang pipi Reina
.." iya aq habis nangis puas, pusing mas mikirin kamu yang kaya hantu.." jawab Reina
Reina pun mengambil napas dalam dalsm dalam, sambil mengatup kan tangan nya dengan mata berkaca-kaca ,suara bergetar
..." rein mohon mas, jauhi rein, rein takut, rein malu kalo mama mas Adit marah marah terus ga jelas sama rein, dikomplek perumahan rein, dikerjaan , mama Adit menjelek jelek an rein membuka aib keluarga Rein yang anak korupsi, yang papanya selingkuh ..." pinta rein
rein berjalan kembali, dan menghentikan langkahnya kembali menghampiri Adit
..." kalo mas Adit memang sayang sama rein, belajar lah melupakan rein, jadilah anak lelaki yang Sholeh yang tidak membantah orang tua mas,.." reina pun meninggalkan Adit yang berdiri mematung..
di mall Jakarta internasional terdengar lagu Pingkan Mambo kekasih tak dianggap alunan musik membuat Reina berdecak. .." kenapa lagu nya harus ini sih kan berkesan amat..."
tak lama Reina Tiba di meja kerja nya
**ddrdzzzrzrz suara wa dari burung hantu alias raka..Reina pun membuka wa dari Raaka
Raka;
rein kita ketemuan ya., nanti aku jemput kamu sepulang kerja..
Reina;
buat apa mas? AQ lagi banyak kerjaan.
__ADS_1
Raka;
mama nanyain kamu, mama pengen ketemu sama kamu, gimana rein apa sudah pertimbangan permintaan ku..?
Raka;
reina...??? jawab rein
Reina;
maaf mas , jangan buat aku gila gara gara permintaan mas Raka
Reina pun menuju ruangan kerja nya.. dan fokus pada pekerjaan nya
akhirnya sore hari pun tiba Reina keluar dari pintu mall Jakarta internasional, dengab rasa terkejut Reina melihat Raka dan Adit tampak di depan parkir depan sedang menunggu reina.. mreka yang tanpa janjian saling melambaikan tangan ke arah reina dan ingin menghampiri Reina.
dengan cekatan Reina berjalan cepat ke arah Raka, menghampiri dan mencium punggung tangan Raka
adit tersentak kaget , mata tajam Adit melirik Reina dan Raka..
..." apa2 an ini rein..kamu bisa jelas kan pada ku, siapa laki2 ini rein.." tanya Adit yang melihat Reina yang tadi berlari menghampiri Raka , dan mencium punggung tangan Raka
..." dia ,,,Raka. calon imam ku...." jawab Reina dengan lantang.
.." apa itu berarti ,Reina setuju syarat ku..?? " gumam Raka melihat Reina
Adit mengusap muka nya dengan kasar, dan tersenyum sinis..
.." bener kata mamah berarti ya.. buah jatuh ga jauh dari pohonnya... ayah nya aja selingkuh, anaknya bisa selingkuh.."
Reina menelan air Slavia nya..
".. astaghfirullah tega nya kamu mas.." gumam Reina dengan mata berkaca-kaca
__ADS_1
..." hati2 mas, jaga bicara nya.. " pinta Raka
.. " kenapa ,? ga terima, sampah sama sampah , cocok.." ujar Adit
pakkkk tamparan dari Reina pun melayang ke pipi Adit
..." papa ku memang menikah lagi, meninggal kan mama dan aku juga sodara ku. tentang perilaku ku jangan sangkut paut kan dengan papa ku.."
tangis Reina tak terbendung, mendengar ucapan kasar Adit, yang begitu memekik di telinga, Reina dan Raka meninggalkan Adit yang diam mematung,
Adit pun pulang kerumahnya dengan membanting pintu kamar..
cekrek..pintu terbuka
...."kenapa nak..? mama Adit yang langsung masuk mengusap usap bahu Adit
..." sudah selesai mah, ini kan yang mama mau , reina sudah punya pengganti Adit mah.."
tampak rona kebahagiaan di muka mama Adit
.." Alhamdulillah,.. tuh kan liat dia aja cepet ngelupain kamu, ayolah dit kamu juga harus lupain reina.."
Adit yang menatap wajah mama Adit, tampak sedih, karna melihat reaksi mama nya betapa senang nya mama Adit mendengar kabar baik tentang Rena..
" Adit mau istirahat mah, mama bisa keluar dulu"
mamah Adit pun keluar kamar, Adit menarik selimut nya dan menutup matanya.
setelah mama Adit pergi , Adit menurunkan selimut yang menutupi wajahnya tadi., dada Adit merasa sesak atas apa yang tadi dilihat sore hari sepulang kerja.
..." kejam banget takdir , Aku harus rela melepas Reina,.mah ,kenapa mama ga suka sama Reina hanya karena permasalahan keluarga nya.." Adit menetaskan air mata dan tak lama Adit pun tertidur...
mama Adit keluar dari kamar Adit mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang disana..
__ADS_1
..." hallo jeng, Alhamdulillah anak saya sudah putus , lepas dari perempuan yang babat bibit nya ketauan ga baik, gimana lanjut ga kita jodohkan anak kita?? pinta mama Adit.." mama Adit pun menyelesaikan obrolan mereka, "... baiklah nak, waktu nya mama yang turun atas wanita yang mama pilihkan.." senyum jahat mama adit