
Raka keluar dari kamar tamu tempat Nia sedang beristirahat, sepasang matanya mencari Reina di ruang tamu namun tak terlihat, Raka berlari ke kamar mereka seperti orang kehilangan akal membuka kamar mereka
braaak pintu terbuka kasar.
lagi lagi Raka mencari Reina seperti orang yang kehilangan akal, sampai mencari ke kamar mandi, namun yang ditemukan hanyalah kamar kosong.
Raka melihat di meja rias milik Reina tidak tersisa barang barang kecantikan milik reina,
Raka juga membuka lemari namun beberapa pakaian Reina pun sudah tidak ada, yang tidak dibawa kotak perhiasan bawaan pernikahan dari Raka untuk Reina, juga kartu ATM dan kartu kredit Raka yang dipercaya kan untuk dipegang Reina.
Raka terjatuh berlutut menggenggam kedua kartu tersebut meremas nya, ini kedua kali nya Raka menangis terisak setelah menangis kehilangan papanya.
..." maafkan aku rein, aku laki laki pecundang yang ga bisa menyelamatkan rumah tangga kita.."Raka menangis terasa sesak hingga terisak-isak.
tak lama Raka bangkit dari berlutut nya, berlari keluar kamar dan menuruni anak tangga terburu-buru hingga membuat kakinya terkillir
."..awwwwww..."
bik asih dan pa Bambang berlari menolong Raka dan memapah nya ke sofa.
.."bik , mbak Reina dah pergi lama? .." tanya Raka yang memegang bahu bik asih mencari tau keberadaan Reina
..." sudah dari tadi mas Raka., mbak Reina titip salam dan meminta maaf pada keluarga ini.." bik asih pun menangis tidak menyangka nasib rumah tangga Raka dan Reina berakhir seperti ini.
pak Bambang membantu mengurut dan membenarkan letak kaki Raka yang terkillir, setelah sudah lebih enakan, Raka segera ingin mengambil kunci mobil dan melangkah kan kaki nya keluar rumah
__ADS_1
tapi langkah kaki Raka terhenti , mama sofie memanggil nya
..." Raka , mau kemana kamu nak..."
Raka berbalik menghampiri mama nya, minta izin untuk mencari Reina menjemput nya dan membawa kerumah nya juga
..." ka, Nia sudah sadar, mama takut Nia kenapa kenapa, mama takut Nia berbuat nekat.." mama Sofie menggenggam tangan Raka mengisyaratkan agar Raka tidak pergi dan tetap tinggal.
Raka menunduk kan kepalanya , menyetujui permintaan mamah nya, dan masuk ke kamar tamu tempat Nia beristirahat untuk melihat keadaan nia
.." ya Allah. akibat keegoisan ku, aku menyakiti hati Raka Nia terutama Reina disaat dia terpuruk , Raka menemani nya dan sekarang Reina harus merasakan kesedihan nya lagi.." mama Sofi yang tampak menyesal dengan perbuatannya yang dulu minta dijodohkan dengan anak teman nya
ditempat Reina
Reina menghubungi Tommy, menanyakan keberadaan Tommy, dan memberi tahu kalo Reina sebentar lagi akan sampai di rumah keluarga nya.
..aku pulang... lirih Reina
Reina disambut dengan pelukan dari para kakak dan kakak iparnya, Reina melihat Tommy yang melipat tangannya meminta maaf bahwa Tommy sudah menceritakan semua tentang Reina dan Raka ke keluarga besar.
..." kamu sudah makan rein..yuk ke kamar ,kakak temani.." ajak Kania.
sedangkan ayu Tama dan tommy ada diruang tamu memikirkan nasib reina.
.. " aku bilang juga apa, dari awal kan ayu ga setuju perjodohan ini, bang Tama pake maksa maksa." ayu yang selama ini tidak pernah marah, biasanya lemah lembut, baru kali ini ayu sampai rela memarahi suami nya
__ADS_1
belum puas memarahi Tama , ayu memarahi Tommy
.." kamu juga tom, katanya akhlak nya si Raka itu baik. manaaaa? liat kebukti malah punya pacar, nikah sirih bahkan kabarnya lagi hamil istri sirinya.."
.." yu, ingat kehamilan mu .. tenang " Tama berusaha menenangkan ayu yang tampak emosi memarahi mereka berdua.
..." ayu ga rela bang, kalo adik ayu di gituin.., abang rela ??? dari awal ayu dah ragu.." ayu menangis dan sempat mengalami kram pada perut nya, untung suami dan ipar ayu seorang dokter sehingga membantu ayu agak tidak kram pada kehamilan nya.
tak lama kaniaa keluar dari kamar Reina
.." gimana Reina. ? " tanya Tama
.." dia lagi mandi, ga mau makan, mau nya minum susu, Reina sedikit mual, tau sendiri adik mu punya maag, stres dikit perutnya ga nyaman.."jawab Kania
ayu bangkit dari sofa nya, dan pamit ingin membuat kan susu buat Reina
.."malam ini aku tidur sama Reina, kamu tidur sendiri aja bang. maaf bang, si Dede juga males tidur samping papa nya.." ucap ayu sambil menunjuk ke arah perut nya yang besar , ayu masih marah akibat perjodohan yang Tama lakukan dulu
.." SP 1 dah loe bang.." ledek Tommy, Tama hanya menunduk. ayu segera meninggalkan mereka bertiga di ruang tamu.
."..tadi Reina bilang supaya aku yang urus semua perceraian Reina sama Raka dan minta dipercepat, biar anak dalam kandungan Nia mendapatkant hak nya sebagai anak sah " ucap Kania.
Tama dan tommy hanya mengangguk kan kepala , merasa merasa bersalah karena sempat menggebu-gebu menjodohkan Reina tempo hari.
.." yang terbaik kak, biar kak Rein juga tenang .." ucap Tommy.
__ADS_1
mereka bertiga tidak menyangka nasib percintaan sodara perempuan nya yang selalu berakhir air mata.