
mobil segera melaju ke rumah Raka , sesampainya dirumah Raka, Reina segera turun mengetok ngetok pintu rumah Raka, namun rumah terlihat kosong
.."mas raka ini aku mas , mas Raka ini Reina, aku punya berita bagus.." Reina terus memencet bel rumah namun tetap tidak ada jawaban.
reina meminta tolong meminta untuk tommy menghubungi Raka, namun jawaban tommy ponsel raka masih tidak aktif dari semalam. rasa frustasi Reina terus menekan bel pada rumah Raka.
lalu tetangga Bu sofi keluar karena mendengar kegaduhan yang Reina buat, tetangga tersebut memberi tahu kalo tadi malam mereka berpamitan dan meninggalkan rumah , katanya mau menginap di hotel agar tidak ketinggalan pesawat.
Reina segera berlari menghampiri Bima dengan air mata berlinang Reina minta diantar kan ke bandara, Reina juga bertanya kepada tommy pukul berapa Raka meninggalkan Indonesia
Bima segera membawa Reina ke Bandara
.." ayo pak Bima tambah kecepatan, saya janji kasih baapk diskon bikin kopi gratis 10x bapak ga perlu bayar.." Bima yang mendengar ucapan Reina mengusap usap kerutan kening nya ,karena tidak enak pada Tommy yang duduk disampingnya.
sesampainnya di bandara keberangkatan luar negeri, Reina masuk ke dalam berlari mencari tau apakah pesawat keberangkatan ke Belanda sudah berangkat, namun jawaban dari informasi membuat Reina jatuh terkulai lemas pesawat sudah take-off
Reina terduduk lemas, Reina terlambat mengejar Raka.
dengan jalan terhuyung Tommy memapah reina ,
Reina hanya bisa berdiri di pinggir apron melihat tempat pesawat pesawat terparkir.
..." maafkan mama sayang.. mama telat kasih tau papa kamu, kalo kamu ada disini.." Reina yang mengelus elus perut nya, hanya melihat lihat pesawat pesawat yang landing dan departed dia atas awan .
__ADS_1
"....mas rakaaaaaa, ini aku reinaaaaaaaa , ternyata aku hamiiil mas, aku hamil anak mu.. anak kita.. massss" Reina berteriak lepas dengan menangis terisak Isak
sementara dipesawat
deeeeg.. Raka memegang dada nya
..." kenapa ka, tanya mama sofi.." melihat Raka begitu gelisah, Raka menjawab perasaan yang tidak nyaman di dadanya.
Raka menanyakan ponsel nya yang dari tadi malam tidak dapat ditemukan, Raka berharap ada pesan dari reina yang masuk ke ponsel, nya namun Nia hanya menjawab mungkin terselip di antara koper .
..." maafkan aku Raka , aku ga mau Reina mencari cari tau tentang kamu..," ucap Nia dalam hati.
Reina pun pulang dengan pandangan melihat kaca mobil , mata hanya bisa berkaca kaca, memikirkan bagaimana nasib anak nya, apa kah dia akan kuat menjadi single mom
..."pak Bima.., makasih ya udah bawa aku ke rumah sakit kemarin, kalo ga mungkin anak ini ga akan selamat. " ucap reina yang masih melihat ke arah kaca luar
Reina pm menjelaskan sebelum pulang perut nya tidak nyaman hingga harus ke toilet , dan hari itu memang sangat sakit rasanya.
Reina juga bertemu Nia istri raka
..," kalo ga dia bilang mungkin aku hamil, aku benar-benar ga kepikiran, aku baru sadar kenapa ga haid dan muntah muntah belakangan ini .."
Bima meminggirkan kendaraan di samping jalan tol dan mengintrogasi kan Reina, Tommy sempat menanyakan kenapa berhenti.
__ADS_1
.." jadi terakhir kamu bertemu dengan istri Raka.."
Reina menganggukan kepala nya dengan mata penuh tanya
.." apa kau tau kalo kau terkunci dalam toilet..?"
Tommy yang mendengar membelalakkan matanya.
.." terkunci apa maksud nya..?" dengan nada penuh emosi
..." iya waktu aku ingin keluar, pintu tidak bisa terbuka , aku ketok ketok meminta tolong tidak ada satu pun yang mendengar, hingga akhirnya aku tak sadarkan diri, jadi itu karena sengaja dikunci..???" Reina menanyakan balik ke bima
..Bima menganggukan kepalanya .."iya, ada juga yang menaruh tulisan toilet rusak di depan koridor masuk toilet, hingga tidak ada satu pun yang masuk toilet." jelas bima
Bima juga menambahkan kalo cctv tidak bisa mengecek siapa yang mengunci dan memberikan tulisan di depan koridor, cctv tidak ada di area toilet, sidik jari depan pun tidak bisa jadi bukti, karena banyak orang yang memegang handel pintu tersebut, termasuk sidik jari Reina
..." hari ini seluruh karyawan juga dikumpulkan, untuk di tanyakan, kapan terakhir ke toilet tersebut.." ucap Bima
.." dengan kata lain ada yang ingin melihat aku mati atauuuuu..." Reina terhenti menjelaskan nya
Tommy mengerutkan kening nya menunggu jawaban Reina
..." menginginkan anak ini tiada tom.." lagi lagi Reina meneteskan air mata dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya
__ADS_1
Tommy meminta bina agar terus diadakan penyelidikan berharap menemukan titik temu .
mobil kembali di jalankan menuju arah rumah sakit. sedangkan Reina pikiran nya berkecamuk menanyakan siapa yang ingin menjahati nya dan calon anak nya.