
Reina bersembunyi di belakang pohon besar
..."apakah ini tanda nya mau lahiran, kontraksi nya semakin sering.."Reina semakin merasakan mulas pada perut nya.
zeeeek " sentuhan tangan seseorang dibahu Reina..
..." ya Allah apa ini akhir dari hidup ku dan anak ku, jika memang ini akhir hidup ku, maka aku mohon orang yang menangkap ku mau menyelamatkan anak ku.." ucap Reina dalam hati menutup mata nya berbalik pelan pelan
..." kumohon jangan sakiti aku, tolong bawa aku ke RS , seperti nya aku akan melahirkan.." Reina mengatup kan tangan nya dengan suara bergetar meminta pengampunan.
.." rein, ini aku Bima.." Reina membuka mata lebar lebar langsung memeluk Bima
.."astaghfirullah Astaghfirullah astaghfirullahalazim ya Allah segala bentuk syukur dari mu, terima kasih.." Reina memeluk menangis melepaskan rasa takutnya
..."Zoe! selamat kan dia, dia berlari ke jalan besar meminta pertolongan.." Reina berbicara sambil menangis dengan panik nya, Bima berusaha berbicara berusaha agar untuk tenang namun Reina makin menjadi berbicara dengan panik.
cuuuuup bibir Bima mendarat ke bibir Reina, ini lah pertama kali Bima mencium Reina.
..." sudah tenang..?.." tanya Bima melihat Reina membuka bola mata nya lebar lebar karena sentuhan bibir Bima.
__ADS_1
..."Zoe .." Reina menunjuk dengan suara memelan.
...," semoga Tommy langsung menemukan nya, tadi kami tiba di villa beberapa pengawal angel langsung dibekuk, kami menanyakan keberadaan kalian, mereka bilang kalian pergi., aku kenal Zoe sejak kecil dia senang berlari dan kalo bersembunyi selalu disini , ditempat kau bersembunyi sekarang. " Bima memeluk dengan lembut Reina di dada bidangnya, dagu Bima di letakan di kepala Reina, dan mengatakan bahwa mereka sudah aman.
tak lama Zoe dan tommy berlari kearah Bima dan Reina, Zoe memeluk sepupunya Bima dan menangis.
..." aku ga mau tau, kalian harus menangkap angel dan penjara kan dia, dia jahat, kami ditampar nya, Reina didorong sampai terjatuh duduk, rambut aku dijambak angel.." Zoe menangis terisak-isak di pelukan Bima.
.." aku janji akan perkara kan dia.." jawab Bima dengan rasa amarah. sambil melihat pipi Zoe yang masih memerah.
..." bee bee tolong aku bee.." tangan Bima dipegang erat oleh Reina dengan bergetar.
.." kak, ini air ketuban, kau mau lahiran..??" Tommy memegang tubuh Reina yang sudah tidak kuat berdiri.
..." rasa mulas nya semakin sering.. " Reina mulai mengatur napas membuka dan melekuk bibir nya .
..." Bim tolong gendong Reina , aku segera ambil mobil.."pinta Tommy, Tommy segera berlari, Zoe menemani Bima yang menggendong Reina. menunggu mobil Tommy tiba
mobil datang dan menuju ke RS terdekat di daerah Bogor tersebut.
__ADS_1
dokter Rumah sakit tersebut langsung memeriksa Reina,
Reina akan mengalami kelahiran prematur untuk anaknya, keluarga Reina yang lain sedang dalam perjalanan ke rumah sakit tempat Reina di rawat.
..." sudah pembukaan 6, sebentar lagi akan melahirkan persiapan kamar bersalin.."
Reina dan Bima pun masuk ke ruang bersalin.
.." mau minum..?" tanya Bima , Bima tidak tega melihat selang infus ditangan Reina.
Reina menganggukan kepalanya , Bima pun memberikan minum untuk Reina, dan mencium kening Reina
..." ingat waktu itu kau pernah bertanya, jika aku nanti lahiran, nama siapa yang akan aku sebut,??? ..' aku akan sembut nama mama ku, nama ayah anak ini dan juga nama arsha pelindung ku dan anak ku. .." jawab Reina.
.." tak apa, setidaknya darah arsha ada papanya.."gurau Bima yang mengelus elus rambut reina.
..." hey baby girl, sebentar lagi kau akan lahir, kami belum sempat membeli kan apa-apa
untuk mu.., tenang saja Daddy mu punya mall apa saja bisa kamu pilih nak.." senyum Bima mengelus elus perut Reina.
__ADS_1