Akhirnya Ku Menemukanmu..

Akhirnya Ku Menemukanmu..
lagi lagi kau menemukan ku


__ADS_3

Reina melajukan kendaraannya,walau tidak tau ingin kemana, setidaknya dia bisa keluar menghirup udara segar.


krucuk kruuuucuk


..." perut ku perih sekali, sekarang kalo laper ga bisa di tahan , lambung oh lambung.."


Reina memberhentikan dan memakirkan kendaraan nya di sebuah pujasera. dekat tempat Reina bekerja, memesan lontong Medan dan segelas teh panas.


..." semoga kuat perut nya makan ini, dari kemarin pengen banget makan lontong sayur medan. .." ucap Reina mengaduk aduk makanan tersebut


..."makan ya rein walau hati sedang galau kamu harus makan rein.."


Reina berbicara sendiri menyemangati dirinya, dengan hidung dan mata yang masih mengeluarkan air. hati ny perih , air matanya bercampur dalam kuah lontong sayur Medan yang Reina makan.


..." sudah mang , maaf ga habis, perut nya lagi ga enak.." ucap Reina sambil memberikan uang 50ribuan ke penjual lontong tersebut


..." iya tumben, biasanya pasti habis.." jawab penjual lontong tersebut dan mengembalikan sisa uang yang Reina berikan, Reina hanya menebarkan senyuman.


Reina berjalan menuju parkiran


.." ini hari Minggu, Laras bersama keluarga nya pasti, cafe masih tutup, apa aku kerumah mama, tapi ntr ditanyain kemana Raka.." Reina terus berbicara sendiri layaknya seperti orang frustasi


pandangan menjadi gelap , dan lagi lagi Reina tak sadarkan diri.


di rumah Bima


Reina membuka matanya pelan pelan


.." dimana aku, rasa nya aku kenal tempat ini, seperti kamar siluman rubah.." ucap Reina yang ada di dalam pikiran nya tak dapat di katakan


samar samar Reina mendengar suara yang tak asing dia dengar sedang menelepon memanggil dokter


Reina membuka matanya lebar-lebar

__ADS_1


..." lagi lagi kau menemukan ku pak.." lirih Reina


Bima segera menghampiri Reina, karena Reina ingin bangun dari tidur nya


..." kenapa sering sekali kamu pingsan di jalan, setidaknya ada orang yang mengenal mu, menemukan mu.." kali ini bima terlihat khawatir karena melihat wajah Reina yang pucat


..." belakangan ini perut ku agak ga nyaman.."


Bima mengambil teh dari nakas samping tempat tidur nya


.." ini minum lah teh ini.." Reina pun meminum teh buatan bin irah, pelayan rumah bima.


Reina mengucapkan kalimat terimakasih kepada bima, sepasang matanya mencari seseorang


.." arsha mana???"


.." sedang di rumah Oma dari mendiang istriku, karena itu aku menemukan mu lagi dan lagi tergeletak di jalan, ..."


..." maaf , dan terima kasih.." jawab Reina


Ting tong


.." seperti Steve teman ku dokter yang memeriksa mu dulu datang ,aku keluar dulu ya.."


Reina hanya mengangguk kan kepala nya, dan mencoba merebahkan badannya nya lagi


"..Steve masuklah,sorry bro ganggu weekend loe .." ajak Bima yang menyuruh Steve untuk masuk, terlihat Steve membawa teman nya karena rencananya mereka akan pergi bermain tenis.


.."namanya juga dokter pribadi , selagi masih bisa gue tempuh ya gue datang,sorii gw datng ma teman gue, ."


Bima pun berkenalan menjabat tangan nya


".. Bima .." ucap Bima

__ADS_1


.." Tommy" balas Tommy . sahabat dr. Steve yang buka praktek bersama dengan Tommy, Bima menyuruh tommy untuk duduk di sofa.


Bima dan steve pun berjalan menuju kamar Bima,sambil berjalan mereka berbincang


.." lu nemuin dimana lagi tuh cewe pingsan yang loe kasih nama siapa? anak banteng, wanita dollar.. he he" ledek Steve


.." Reina, namanya Reina.." Bima meralat semua umpatan nama yang diperuntukkan reina.


Tommy yang mendengar nama Reina seketika melihat ke arah Steve dan Bima


..."Reina, apa kah yang dimaksud kakak ku, mengapa perasaan ku tidak enak.." gumam tommy dalam hati.


Tommy bangkit mengikuti arah Bima dan Steve berjalan . ntah kenapa tommy mempunyai perasaan yang tidak enak.


Steve memeriksa Reina, seperti biasa tekanan darah Reina yang rendah , ketika ingin memeriksa lebih detil , Reina menolaknya dan mengatakan hanya lambung nya yang sekarang sedang tidak nyaman


.." kak rein.." panggil Tommy yang tampak dari luar kamar segera berlari menghampiri reina.


Reina terkejut melihat ada Tommy di rumah Bima, Tommy berdiri menghampiri Bima menarik kerah baju bima


.." ini kakak ku, apa yang kau lakukan, .."Bima mencoba melepaskan cengkraman tangan Tommy,


.." tom, itu atasan ku, Daddy nya arsha, anak laki laki yang pernah aku bawa kerumah bermain dengan Tya.." jelas Reina dengan nada pelan dan suara melemah.


Tommy segera melepaskan Bima, dan meminta maaf.


Tommy segera menghampiri Reina , dan menanyakan apa yang terjadi. dan menanyakan kenapa tidak menghubungi Raka suaminya.


..." apa kah aku harus menceritakan semua pada Tommy, apakah sekarang waktunya, bagaimana jika mama tau,...." batin Reina yang ingin bercerita


tommy mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi raka, namun di larang oleh Reina.


..." jangan tom, jangan,, jangan menghubungi mas Raka.." Reina mengeluarkan air mata nya kembali seperti nya sudah tidak terbendung lagi untuk menceritakan pada sodara kembar nya.

__ADS_1


Bima dan Steve memutuskan untuk keluar, dan membiarkan Reina dan tommy bercerita.


__ADS_2