
..." ka Bim, ke ruangan dr. Exel dulu yuk.." ajak Tommy. Bima mengikuti dengan wajah Bingung . sampai disana dr.exel dan Tommy berbicara serius.
.." gue tanya serius.. kak Bim itu mau bertahan apa berniat ninggalin kak Reina?.." tanya Tommy tegas, Bima menjawab akan bertahan dan menjaga reina.
Tommy menceritakan bahwa kondisi Reina saat ini lelah , Reina yang tidak ingin disangkutkan dengan masa lalu, Reina yang ingin terus bersama Bima.
.." jadi lupa ingatan nya??."
dr.exel tertawa dengan pertanyaan Bima
.." bohong, Reina tidak hilang ingatan, Reina ingin berpura-pura jika hilang ingatan, reina ga akan bebas tidak dibebankan memilih antara Raka dan kamu.., "
cekreeeek pintu ruangan Reina terbuka.
"..Hay.." sapa Tommy, tomi dan Bima duduk di samping ranjang Reina.
.." kak rein, ini Bima suami kakak, loe nikah Ama duda, yang tadi aku ceritakan , kan Bima ini sayang banget ma kakak, .." jelas Tommy sambil mengedipkan mata ke Reina.
.." jadi Tommy ikutin permintaan aku, berpura-pura lupa ingatan.."Reina menatap Tommy, Tommy segera meninggalkan Bima dan Reina berdua agar diberi kesempatan berdua.
.." Hay..," sapa Bima.
Reina menerima bunga itu, bima mencium kening Reina
.." terima kasih kau hidup lagi untuk ku dan anak anak kita. "
Bima mencium pipi Reina
.." terima kasih kau mau bertahan untuk aku, .."
Bima mencium bibir reina
.." aku mencintaimu , maaf atas perbuatan ku Tempo hari.."
Bima memeluk Reina, dengan lembut.
__ADS_1
.." walau kau lupa ingatan dan tidak mencintai ku, aku akan menjadi mata ,telinga,,mulut ,kaki, tangan, yang akan menemani mu.
.." tuh kan balik kaya dulu lagi romantis.." ucap Reina tersenyum masih dipelukan Bima.
..." mommy Daddy.." arsha dan Aira masuk ke dalam ruangan Reina.
mereka ingin memeluk reina, tapi di tahan Bima , agar memeluk mommy nya pelan pelan dan satu persatu.
.." tangan mommy sakit..?" aira melihat tangan kiri Reina yang di sanggah. Reina tersenyum, Reina amat merindukan anak-anak, namun reina berusaha bersikap biasa melanjutkan sandiwara nya.
Bima membisikkan ke telinga Reina
.."ini anak anak kita, Aira dan arsha.." Bima tersenyum.
.." aku tau bee, itu anak kita.." Reina menahan air matanya.
.." ku ikuti mau mu sayang berpura-pura lupa ingatan, aku akan merawat, menyanyangi mu.." batin Bima.
*
.." cerita kan pada ku, awal kita bertemu, mengapa kau bisa jatuh cinta pada ku..?.."
Bima menggenggam jari jemari Reina.
.." di Bali, ya pertemuan kita pertama di Bali, kau begitu unik, tiba di Jakarta ternyata kita ditakdirkan kembali ,kau adalah bawahan ku, kerjaan kita ribut terus kaya tom en jerri, jatuh cinta? pertama kali melihat mu hatiku berdegup kencang.."
..." mereka anak-anak kita??.." tanya Reina kembali. Bima menganggukan Kepala nya.
..."arsha walau tidak dilahirkan dari rahim mu, tapi cintamu melebihi dari anak kandung.." Bima mencium kening Reina
.." yang begini ni bikin luluh.." batin Reina.
*
akhir nya Reina di izinkan untuk pulang.. menunggu Bima mengurus administrasi, Reina memberanikan diri ke kamar Nia dirawat yang dikabarkan menyendiri dan meminta berpisah dari Raka.
__ADS_1
.." boleh aku masuk.." Nia menoleh melihat keadaan tangan Reina dengan tangan disanggah. wajah Nia masih terlihat pucat
.." kau? pergilah, aku tidak ingin diganggu..." jawab Nia dengan wajah murung.
.." setelah aku sembuh ,aku akan menyerahkan diri.."
Reina mengerutkan keningnya
.."menyerahkan diri?? lebih tepatnya sebagai saksi, saksi untuk memberat kan angel di penjara." ucap Reina.
.." tidak ada lagi yang aku harapkan, lebih baik aku didalam penjara, tidak ada orang yang akan menjenguk ku. " Nia menangis pedih.
.." kau terlalu pesimis.." Reina duduk di samping Nia.
.."setelah Raka menceraikan ku, kembali lah pada Raka, anak mu, kau dan Raka.." ucap Nia
Reina menggeleng kan kepala
.." kau salah,! yang ada itu aku, Aira, Bima dan arsha, kami adalah satu keluarga.., sedangkan kamu dan Raka,." Reina tersenyum melihat Nia
Nia menangis terisak Isak
.." aku makhluk hina, ternyata aku dulu diperkosa, dan tidak tau siapa yang menodai ku, sedang Raka , Raka rela berkorban sampai sejauh ini.. aku jahat rein jahat.."tangis Nia makin menjadi.
Reina menutup bibir Nia dengan jarinya
.." sssssst , ga boleh ngomng gitu, raka itu cinta sayang ma kamu, kalo sekarang dia diam dan marah sama kamu wajar, kau menjauh kan anak dan ayah nya, andai kamu diposisi ku pasti kau marah juga kan??"
Nia menatap wajah Reina dengan air mata yang terus mengalir.
.." sampai saat ini, mas Raka ga pernah mengatakan mau kembali pada ku ,ga pernah, kalian aja pada kebakaran jenggot kamu dan Bima.." Reina dan Nia tertawa
.." mas Raka hanya mau mengambil hak nya sebagai papanya Aira, berkewajiban menafkahi Aira, walaupun papa sambung nya mampu menafkahi Aira, jika mas Raka tidak memberikan nafkah, maka semua akan. dipertanggungjawabkan di akhirat nanti.."
Nia tersenyum dan berpelukan dengan Reina, meminta maaf atas kesalahan yang dilakukannya.
__ADS_1