
...." lama amat ke toilet bel..? " tanya salah satu teman Bella.
..." toilet nya ada tulisan rusak tadi , gw jadi ke toilet divisi lain., udah ayo cuzz pulang .." Bella mengajak teman nya untuk buru buru pulang
POV Nia
.." Nia kok kamu malah melamun ..." ucap mama Sofi yang mengagget kan Nia dalam lamunan nya
..." hah iya mah , kenapa.."
mama Sofi menggenggam tangan Nia, dan tersenyum lembut
..." tadi jadi kan kamh ketemu Reina? kamu pamitan dan minta maaf sama Reina..?, makasih ya nak kamu mau melakukan nya demi mamah..." mama Sofi menggenggam tangan Nia.
dalam hati Nia , Nia tampak panik bagaimana jika Raka dan mertua nya tau kalo Reina juga hamil , bisa ada pembatalan perceraian jika tau reina juga hamil.
..." eh iya mah , tadi aku udah ketemu reina di to-i-let.., pas aku mau ketemu eh dia ada ditoilet, terus sekalian aku pamit.." Nia tidak menceritakan apa yang terjadi di dalam toilet tadi.
.." mah malam ini kita langsung berangkat aja yuk, kita nginap di hotel dekat bandara biar ga telat, dan berangkat buru buru.." ajak Nia dengan membuat alasan yang masuk akal
mama Sofi pun mengiyakan permintaan Nia. dan mereka berdua tersenyum
dalam pikiran Nia berkecamuk ingin segera membawa raka dan mertua nya agar tidak ada komunikasi masuk ke Raka dan mama mertua nya tentang Reina.
__ADS_1
hari sudah sore, karyawan karyawan bergegas satu persatu pulang, Bima juga keluar dari ruangan nya, berjalan melewati meja Reina
..."paperbag Reina.." Bima celingak-celinguk mencari reina
.." bukan nya dia sudah pulang, dasar sembrono, paper bag berharga bisa tertinggal.." decak Bima yang berbicara sendiri
Bima mengambil ponsel mencoba menghubungi Reina, namun yang menjawab hanya operator diluar jangkauan, bima berpikir kalo Reina mungkin sudah dalam pemeriksaan di rumah sakit..
Bima pun menchat Reina , kalo paperbag nya Bima bawa, karena Bima tau itu kenang kenangan dari mantan mertua dan mantan suaminya.
Bima berjalan menuju keluar ruangan, beberapa berpamitan dan memberi hormat setiap papasan dengan Bima.
."..rese amat tumben toilet rusak , jadi muter muter nyari toilet.." Bima mendengar beberapa karyawan perempuan nya mengeluh karena toilet rusak
.."dasar anak banteng.." Bima tertawa sendiri mengerut kan kening nya menggaruk-garuk keningnya yang tidak gatal.
tiba tiba langkah kaki Bima terhenti mengingat Reina keluar dari ruangan Bima tadi juga ingin ke toilet sebentar, bima berjalan mundur berapa langkah langsung berbalik arah berlari ke ruangan Reina
dengan napas terengah-engah Bima memeriksa meja kerja Reina, dalam laci nya masih ada tas dan kunci mobilnya.
Bima menghubungi Laras menanyakan Reina, Laras mengatakan Reina tidak pulang dengan nya, dan paperbag nya memang tertinggal , Laras sudah menginfokan nya lewat ponsel Reina namun masih checklis 1.
Bima berlari menuju toilet khusus yang biasa dipakai Reina bersemedi , dibuka satu satu bilik toilet namun tidak ada Reina tidak ada dalam toilet tersebut..
__ADS_1
Bima terus berlari dan mencoba menghubungi Wisnu agar menanyakan toilet karyawan yang rusak , setelah mendapat kabar kembali dari wisnu, toilet tidak ada yang bermasalah , Bima segera berlari mencari toilet yang tadi dikeluhkan beberapa karyawan.
..." kerjaan siapa ini..?pantas saja tidak ada yang masuk, jika dari depan lorong saja sudah tertulis toilet rusak, .."
Bima masuk dengan nafas terengah-engah, sampai di pintu toilet tampak terkunci, Bima mengetok ngetok pintu tersebut, terlihat juga ada bayangan orang tergeletak depan pintu.
.." shiiit..." Bima kembali menghubungi Wisnu agar menyuruh salah satu cleaning servis atau apapun juga ke lantai 5 tempat toilet wanita.
tak lama beberapa orang cleaning servis tiba, menghampiri Bima , Bima menyuruh membuka pintu toilet, setelah terbuka kuncinya, Bima membuka pelan pelan karena ada seseorang yang tergeletak di bawah nya
mata Bima terbelalak melihat reina yang tergeletak, Raka juga melihat bercakan darah dikaki Reina.
bima mencoba menyadarkan Reina dengan menepuk-nepuk pipi Reina dan memanggil manggil namanya, badan Reina sudah terasa dingin karena terlalu lama di lantai.
..." perut ku perut ku sakit.." itu kata kata terakhir Reina dan kemudian tidak sadarkan diri.
Bima segera mengangkat nya dan berlari membawa Reina keluar dari toilet
..." cepat siapkan mobil.." Bima berteriak menyuruh karyawan nya menyiapkan kendaraan untuk membawa Reina ke RS
bertahan lah rein..
__ADS_1