
Raka pun menghampiri Reina dan memegang kedua bahu Reina
.." rein maafin aku , biar aku jelaskan.."
Reina memandang mata Raka dengan kebencian
.." aku tau aku cuma istri kontrak, tapi aku pernah bilang jangan ada pernikahan sebelum kita berpisah, tak bisakah kalian menahan nya.."
..." maaf reina itu aku yang meminta Raka untuk menikahi aku, karena itu aku berapa kali meminta kamu untuk berpisah dari Raka.." Nia yang tadi nya juga ikut terdiam , memberanikan diri untuk membela diri.
..." kamu Nia, kita sama sama perempuan , bagaimana kalo posisi kita dibalik, apa kamu paham posisi kuuuu? " Reina teramat geram menahan dan menekan setiap ucapan yang keluar dari mulut nya
tak lama Reina tertawa sambil menangis, memegang pakaian dan rambut Raka yang masih basah
.."hi hi , aku cari kamu kemana mana, tapi kamu disini sedang bersenang senang dengan orang yang sudah kamu jadikan istri, lihatlah pakaian mu yang baru dan rambut mu yang masih basah, pasti kalian tadi habis menikmati nya.."
Raka hanya bisa melihat Reina dengan wajah memelas dan ketakutan, hari ini mungkin akhir perpisahan Reina dan Raka
..." kamu egois mas, kamu ga lebih buruk dari papa aku yang mempunyai 2 wanita dalam hidup nya, kamu tiduri juga kedua wanita itu, dan aku wanita bodoh yang tiap kamu minta kewajiban aku sebagai istri mu, aku rela memberikan ke kamu.." ucapan Reina kali ini membuat Raka mundur beberapa langkah
.." rein aku.." lirih Raka dengan suara bergetar
..." tak usah kembali ke acara kakak ku, lebih baik kau pulang atau menetap disini, jangan rusak acara keluarga ku, apalagi istri mu itu meminta jatah waktu untuk dirinya.." Reina memandang Nia raka dengan penuh kekesalan.
Reina pun beranjak keluar, namun Raka segera menahan dan menarik tangan kiri Reina
paaaaaak..tamparan mendarat di pipi Raka
..." urus mas, u..ruslah jika memang sudah waktunya kita berpisah, berbahagialah kau bersama diri nya, ini kan yang selama ini kalian nantikan.."
__ADS_1
selamat buat kalian
Reina pun keluar dari kamar apartemen Nia dan berlari masuk ke lift , menangis di dalam lift merasa di tipu oleh raka dan nia , merasa di khianati
..." mama inikah yang kau rasakan , saat tau papa punya wanita lain.." Reina masih terisak meringkuk dengan kepedihan yang Reina rasakan barusan.
POV Raka
..." habis lah sudah..."
Nia yang mendengar ucapan Raka menghampiri Raka, menanyakan kenapa raka sampai bersedih melihat Reina yang akhirnya mengetahuinya pernikahan ini
.." ka apa kamu mulai mencintai Reina? katakan .." Nia menggoncang kan bahu Raka menginginkan jawaban keliai dari Mulut Raka
..." iya , aku mulai mencintai nya.." Raka menjawab nya dengan pandangan kosong
Nia mundur perlahan menutup mulut nya dengan kedua tangan nya, sambil menggeleng geleng kan kepala nya
Nia segera memeluk raka erat erat , bagai orang yang takut kehilangan
.." ayo kita ke rumah mu, katakan pada mamah kita sudah menikah, katakan pada mama aku lah wanita yang kamu cintai..."
Nia semakin panik seperti orang yang hilang akal menginginkan agar semua diselesaikan hari ini.
Raka melepaskan tangan Nia, meminta waktu untuk menenangkan diri, menyelesaikan dengan Reina, baru membicarakan ke mama .
..." sampai kapan ka, aku dah lelah main kucing-kucingan sama mama kamu, aku juga ingin diakui mama kamu sebagai mantunya, tinggal dirumah , makan bersama.." Nia pun memohon sambil mengatup kan kedua tangan nya.
raka pun pamit meninggalkan apartemen milik nia dan segera mencari Reina
__ADS_1
.." aku belum siap kalo harus kehilangan Reina, aku mencintainya, iya aku mencintai nya, aku belum mengatakan itu padanya.."
Raka pun melaju kan kendaraan nya.
Reina masih melajukan kendaraannya di jalan, tanpa tujuan yang ingin dia tuju.
akhirnya Nia menepikan kendaraan nya di pinggir jalan, meletakkan kepalanya di lingkaran stir mobil dengan tangan penompang nya.
..." akhir dari rumah tanggaku, seperti ibu ku.. .." rintih Reina yang menepi kan kendaraan di pinggir
tuk tuk tuk pintu kaca mobil reina terkettuk oleh Bima dan terlihat ada arsha di dalam mobil tersebut
..."arsha.. Bima.." Reina segera menurun kan kaca mobilnya, yang sudah berdiri tegak Bima
..." kenapa dengan matamu, lagi lagi mengeluarkan air mata lagi, apa stok air mata mu penuh..?.." ledek Bima yang melihat ke arah mata Reina
..." bapak aja yang kurang kerjaan, selalu menemukan ku setiap aku menangis.." .
Bima segera ke mobilnya, menurun kan arsha untuk segera menaikan arsha ke mobil Reina
..." ini bawalah anak ku ke rumah ku , aku ada kerjaan sedikit . jagain ya..." Bima pun segera meninggalkan Reina dan arsha
Reina hanya diam terpaku melihat kelakuan Bima yang seenaknya menitip kan arsha
..." ya Tuhan pak Bima , tak tau kah aku sedang bersedih.." ucap Reina dengan jengkelnya
..." Tan aku mau pulang.." pinta arsha
arsha dan Reina segera meninggalkan Bima dan kendaraan, Bima melambaikan tangannya.
__ADS_1
..." lagi lagi aku menemukan mu dalam keadaan menangis.." ujar bima